
"Heaaa.....!"
Manggala lansung menyongsong dengan sebuah serangan tangan kosong, ke arah Para penyerangnya.
Buak....! Buak...!
"Aaaa.....!"
Dua orang penyerang lansung terpental ke tanah terkena tendangan Manggala. Manggala lansung mengubah serangannya dengan begitu cepat beberapa orang murid tingkat Tiga puluh Pedang Roh yang mencoba menghadang nya menjadi sasaran.
"*Aaaaa......!"
Set....! Set....!
Hup.....!
Beberapa orang lansung menghunus pedang dan lansung menyerang Manggala dengan pedang di tangan. Manggala melentingkan tubuh ke udara menghindari sabetan pedang musuhnya, dengan secepat kilat ia memberikan tendangan beruntun, sehingga orang itu tidak sempat menghindar.
Buak....! Buak....!
"Aaakh...!"
Dua orang murid tingkat Tiga puluh yang menyerang Manggala dengan pedang terpental ke lantai batu jalan itu, Manggala lansung melesat ke arah dua orang lainnya, gerakannya hampir tak terlihat mata sehingga musuh - musuhnya lagi lagi harus menerima pukulan tanpa sempat membalas.
"Aaaa......!"
Mereka bermentalan ke lantai batu jalan menuju gerbang ke tiga Divisi Dalam Pedang Roh itu.
.
"Bangsat...! Siapa sebenarnya anak muda ini? Ilmu nya tidak bisa di anggap enteng, kesaktian nya setara para master Ketua Divisi!" guman salah seorang yang berdiri di dekat prajurit siluman dari Kerajaan Awan Hitam Atas Langit itu.
.
"Kita pakai formasi Pedang darah!" ajak salah seorang murid Divisi Dua Pedang Roh itu.
.
"Baik.!!" jawab murid yang lain mereka pun melakukan formasi Pedang darah, namun kali ini mereka menggunakan pedang mereka.
.
Mereka melakukan formasi dengan menyatukan kekuatan, mereka berbaris tiga barisan dan mengangkat pedang di atas kepala. tidak lama mereka membentuk lingkaran dengan ujung pedang saling menyilang.
.
Tidak lama mereka pun mengalirkan tenaga dalam ke pedang mereka, cahaya merah pun menyelubungi pedang - pedang itu.
.
__ADS_1
Setelah itu mereka kembali mengangkat pedang mereka ke atas, cahaya merah itu pun membentuk pedang raksasa, yang di kobari api.
.
"Kak Laras mundurlah dulu, tampaknya Jurus Pedang Darah yang mereka pakai lebih berbahaya dari sebelumnya.!" pinta Manggala pada Laras.
.
"Baiklah, sebaiknya Kau juga berhati hati Manggala!" jawab Laras, ia pun melesat menjauhi tempat itu.
.
Manggala pun bersiap dengan 'Jurus Tameng Dewa'. tingkat tiga, dan menambah dengan 'Jurus Raga Dewa'.
.
"HIIYAAA.....!!!"
Jerit melengking keluar dari mulut mereka, maka seketika cahaya merah berbentuk pedang itu meluncur ke arah tempat Manggala berdiri.
Wuss.....!
Swoss....! Swoss.....!
Baaam......!!"
.
"Ha ha ha....! Mati Kau..!!"
.
Namun begitu debu dan batu itu kembali jatuh ke tanah, tampak lobang besar berbentuk kawah kecil di sekeliling tempat Manggala berdiri.
.
"HAH....!"
.
Mereka semua ternganga melihat Manggala berdiri di atas gundukan tanah itu bagai tidak tersentuh, sedang di sekelilingnya tanah dan batu jalan itu hancur menjadi berkeping - keping.
.
"Terbuat dari apa tubuh manusia itu, seorang Master pun belum tentu mampu menahan 'Jurus Pedang Darah'. itu," ujar salah seorang dari murid Divisi Dua Pedang Roh itu ketakutan, tangan tambak gemetaran, wajahnya berubah pucat.
.
"Sekarang giliran ku, terima lah!!"
__ADS_1
.
Begitu selesai berkata Manggala menyorongkan tangannya ke depan cahaya putih berbentuk telapak tangan itu melesat secepat kilat ke arah rombongan murid Divisi Dua Pedang Roh itu.
.
Wuss....!
Booom....!
"Aaaaa.....!!!"
Para murid Divisi Dua Pedang Roh itu berterbangan bagai daun daun tertiup angin.
Sedangkan para prajurit siluman itu melesat ke udara menghindari serangan Manggala itu.
.
Para prajurit siluman itu lansung memberikan serangan dengan tombak dan pedang mereka ke arah Manggala.
.
Pletak..! Tak....!
Trang...!
"Heh....!"
Mereka tampak terkejut karna senjata mereka bermentalan dan tombak mereka patah begitu menyentuh tubuh Manggala.
.
Belum hilang keterkejutan mereka Manggala telah melesat bagai kilat menghajar tubuh mereka dengan tendangan yang sangat cepat, sehingga prajurit siluman itu tidak sempat menghindar.
.
Buak..! Buak.!
.
"Aaaa.....!!!"
Bersambung....
Jangan lupa like, Koment dan favorit ya...
Terima kasih....
.
__ADS_1