
Wusss..!
Tongkat mustika itu lansung berubah menjadi panjang sesuaia yang di inginkan pemiliknya. Manggala membuat tongkat itu sepanjang sekitar dua meter setengahan.
"Seraaaang......!!"
Salah seorang dari orang-orang berpakaian merah ala ninja itu memerintah. orang yang memberi perintah itu memakai topeng berwarna hitam membentuk tengkorak.
Puluhan mata pedang melesat cepat ke arah titik mematikan di tubuh Manggala. Namun Manggala hanya menunggu dengan tersenyum.
Tiba-tiba secepat kilat Manggala mengayunkan tongkat Mustika Dewanya. kecepatan gerakan Manggala itu hampir menyamai kecepatan cahaya sehingga orang-orang berpakaian ninja berwarna merah itu tidak sempat menghindar.
Buk..!
Buk..!
"Aaakh...!"
Sekitar sepuluh orang, orang-orang berpakaian ninja berwarna merah itu bermentalan ke tanah dengan mulut menyembur darah segar. Tidak sampai di situ Manggala dengan entengnya menangkis setiap serangan pedang yang mengarah padanya, Manggala memang sengaja menggunakan Jurus Tongkat Dewa nya.
Padahal Manggala menggunakan 'Jurus Tameng Dewa'. dan 'JurRaga Dewa'.nya. Jadi j8ka tubuhnya terkena pedang musuhnya tubuhnya juga tidak akan terluka. Namun dengan 'Jurus Tongkat Dewa itu. Manggala dengan mudah menghalau setiap serangan pedang musuhnya yang mengincar titik lemah di tubuhnya.
Trang! Trang...!
Buk..! Duk!
__ADS_1
"Aaakh..!"
Tidak lebih dari lima jurus orang-orang berpakaian ninja berwarna merah itu berjatuhan ke tanah, beberapa orang dari meteka lansung meregang nyawa. Sisanya mengalami luka dalam yang cukup parah, sehingga mereka yang terkena pukulan tongkat Mustika Dewa di tangan Manggala itu tidak sanggup bertarung lagi.
Sekitar lima belas orang masih berdiri di belakang orang yang memakai topeng tengkorak berwarna hitam itu. Mereka menunggu perintah dari orang bertopeng tengkorak berwarna hitam itu.
"Kita pakai formasi Tujuh Pedang Api Pembakar Bumi!" Perintah orang yang memakai topeng tengkorak berwarna hitam itu.
"Baik Ketua!" Jawab anak buahnya. Merekapun berkeliling membentuk lingkaran dengan ujung pedang menyatu di tengah. Begitu mereka meningkatkan tenaga dalam, kearah pedang di tangan meraka. Maka seketika di batang pedang mereka mengeluarkan cahaya merah menyala.
Cahaya merah itu menyatu di tengah, cahaya merah itu membentuk tujuh buah mata pedang yang di selubungi api. Ke tujuh mata pedang itu berukuran cukup besar, sekitar satu jengkal orang dewasa dan panjang nya sekitar satu setengah meteran.
Enam belas orang berpakain merah itu termasuk orang yang memakai topeng tengkorak berwarna hitam itu mengacungkan pedang mereka ke depan. Begitu mereka mengayunkan pedang mereka ke arah Manggala. Maka seketika tujuh pedang dari cahaya merah itu meluncur cepat ke arah Manggala.
Manggala meningkatkan tenaga dalamnya, begitu ketujuh pedang itu hampir menyentuh nya Manggala memutar tongkat Mustika Dewa nya dengan sangat cepat, sehingga tongkat mustika itu membentuk baling-baling yang berputar.
Ke tujuh mata pedang dari cahaya itu tertahan oleh tongkat Mustika Dewa yang berputar cepat di tangan Manggala itu.
"Hiaaa..!"
Orang bertopeng tengkorak dan anak buahnya berusaha menekan ke arah Manggala dengan sekuat tenaga. Kekuatan tenaga dalam mereka cukup tinggi sehingga mau tidak mau kedua kaki Manggala terdorong ke belakang.
"Hup..!"
Tap.!
__ADS_1
Manggala menguatkan kuda-kuda nya, dan menjejak kan kakinya ke atas tanah. Maka dorongan tenaga dalam musuhnya dapat di redamnya.
"Huaaaks...!"
Orang-orang berpakaian ninja berwarna merah itu lansung memutahkan darah segar, penutup wajah mereka sebelah bawah lansung terbuka
Tampak darah segar mengalir di sudut bibir mereka. Hanya orang yang memakai topeng tengkorak berwarna hitam itu yang memegangi dada. ia pun membuka topengnya tampak wajahnya memerah karna mengalami kekacuan jalan darah, dan napasnya tampak memburu karna napasnya mengalami sesak.
Manggala mengacungkan tongkat nya ke depan, dengan secepat kilat ia melesat dengan 'Jurus Tongkat Dewa'.nya, dalam beberapa gerakan ke enam belas orang itu terpental ke tanah. Karna sudah mengalami luka dalam, lima belas orang anak buah topeng tengkorak itu langsung meregang nyawa.
Sedangkan orang yang memakai topeng itu terpental ke tanah, dengan darah menyembur dari mulutnya pertanda ia mengalami luka dalam yang cukup parah.
Beberapa orang, pasukan ninja merah itu tampak pasrah, apa yang akan di lakukan Manggala pada mereka. Mareka hanya bersiap menerima nasib.
Manggala tampak menyandang tongkat Mustika Dewa itu di atas bahunya. Namun belum sempat Manggala mendatangi orang-orang berpakaian ninja berwarna merah itu, Tiga buah kapak bermata dua melesat dengan begitu cepat ke arahnya, dengan sigap Manggala melompat ke udara menghindari ke tiga kapak bermata dua itu.
"Ho ho ho...! Rupanya ada manusia yang mau pamer kekuatan ya..!!"
Bersambung....
Jangan lupa like
Koment
Vote
__ADS_1
Dan Favorit nya ya.
Terima kasih banyak..