
Kita tinggalkan Manggala yang kembali ke Kerajaan Galuh Kencana. Kita lihat apa yang terjadi di Kerajaan Awan Hitam Atas Langit setelah kehancuran Perguruan Pedang Kembar.
Raja Iblis Merah sangat terkejut dengan tewasnya Iblis Hitam Penjaga Lima Pilar dan salah seorang dari Tujuh Jendral Iblis Pedang. Raja Iblis Merah memerintahkan Pangeran Iblis Merah mengirimkan pasukan yang yang di pimpin oleh enam Jendral Iblis Pedang yang tersisa membawa pasukan cukup banyak kembali untuk mengusai Perguruan Pedang Terbang yang selama ini adalah sekutu terkuat mereka di bumi.
Pangeran Iblis Merah juga mengirimkan seorang Siluman yang terkenal kekuatan dan kehebatannya di Kerajaan Awan Hitam Atas Langit yaitu Siluman Rubah Ekor Lima. Sekitar tiga ribu pasukan gabungan Iblis Merah dan pasukan siluman di kirimkan ke PerguruanPedang Terbang.
"Balakosa! Kau pergi ke neraka perut bumi, lepaskan tujuh Raja Siluman Naga Neraka perut bumi jadikan pasukan kita di bumi, dan Tujuh Iblis Penjuru Angin penguasa tujuh benua!" Titah Raja Iblis Merah yang bernama asli Catra Bhadrika itu.
"Semua Perintah Ayahanda akan Hamba laksanakan!" Jawab Pangeran Balakosa yang di kenal dengan Pangeran Iblis Merah itu sambil berlutut di depan raja Iblis Merah.
Pangeran Iblis Merah segera menyiapkan diri untuk berangkat ke bumi menuju neraka perut bumi. Pangeran Balakosa segera menuju neraka perut bumi dengan di kawal Ratu Siluman Baladeva. Baladeva adalah siluman bangsa peri yang terkenal kejahatan di kalangan kerajaan Awan. Mereka berangkat untuk membebaskan tujuh Raja Siluman Naga Neraka Perut Bumi.

PANGERAN IBLIS MERAH
Setelah sampai di dasar perut bumi Pangeran Iblis Merah langsung menuju penjara khusus siluman di dasar perut bumi. Di penjara khusus siluman itu terdapat banyak sekali siluman yang di penjarakan.
Tujuh siluman naga adalah siluman yang paling menakutkan yang ada di penjara neraka perut bumi. Tujuh siluman naga yang berasal dari Tujuh penjuru di dunia.
.
.
Sementara itu Manggala yang berada di istana Galuh Kencana terlebih dahulu menyiapkan istana bersama orang-orang terdekatnya dan para prajurit barunya.
Baginda Raja Kindar Buana dan Permaisuri Primata Trisna bersama Laras dan Mentari tampak sibuk menggali harta kerajaan yang sempat di simpan. Harta itu akan di gunakan untuk biaya hidup para prajurit.
Manggala sendiri telah mengirimkan undangan kepada seluruh kerajaan dan perguruan yang sedang mengadakan perlawanan terhadap pasukan siluman yang menjajah di bumi.
Dari dalam wilayah Kerajaan Galuh Kencana sendiri Manggala mengadakan penerimaan prajurit baru. Para prajuritnya yang berasal dari Perguruan Pedang Kembar yang menjadi panitia penerimaan prajurit baru itu.
__ADS_1
Melihat kemampuan para prajurit baru itu salah seorang bekas murid Perguruan Pedang Kembar yang di angkat menjadi kepala prajurit tampak agak kecewa melihay kemampuan para pemuda yang mendaftar sebagai prajurit itu.
"Pangeran,hamba takut para prajurit baru yang kita rekrut ini hanya akan menjadi makanan empuk para prajurit siluman itu. Kemampuan silat mereka terlalu rendah pangeran," Ucap kepala prajurit itu.
"Tidak usah cemas Paman, kita akan melatih mereka terlebih dulu. Paman telah melihat orang-orang khusus yang masuk ke Perguruan Pedang Kembar, tapi mereka hanya pemuda biasa yang mempunyai semangat juang untuk membela negri dan keluarga mereka. Kita saat ini sedang mengadakan perbaikan istana. Tenaga mereka sangat kita butuhkan. Selain itu bekerja bangunan bisa membuat pisik mereka menjadi kuat," Jawab Manggala sambil tersenyum.
"Segala titah Pangeran akan hamba lakukan," Ucap kepala prajurit itu.
"Tidak usah terlalu sungkan Paman. Kalian adalah prajurit andalanku. Jadi berlaku normal sajalah. Draka dan Jingga juga akan membantu kita. Iya kan Draka?"
"Tentu saja Tuanku, Kami akan membantu sebisa kami," Jawab Draka sambil menunduk memberi hormat.
"Terima kasih banyak Draka. Kau memang seorang teman yang baik," Kata Manggala sambil menepuk lembut bahu Draka.
"Terima kasih Tuanku," Jawab Draka lagi.
Sementara itu di dapur umum kerajaan. Pandan Ayu tampak sibuk dengan prajurit yang bertugas memasak di bantu sekitar tiga puluh orang pendekar wanita dari Perguruan Pedang Suci. Pandan Ayu yang biasa mengurus konsumsi di Perguruan Pedang Suci memilih menjadi pemimpin dapur umum bersama saudara-saudara seperguruannya.
.
.
Dari berbagai Perguruan dan Kerajaan yang selama ini mengadakan perlawanan terhadap pasukan siluman, mulai berdatangan ke Kerajaan Galuh Kencana untuk bergabung. Laras dan Mentari yang di angkat menjadi senopati agung Kerajaan Galuh Kencana tampak sibuk melatih para prajurit baru.
Dalam tiga bulan para prajurit muda itu telah mengalami peningkatan kedigjayaaan yang luar biasa. Draka lah yang mempunyai andil besar dalam peningkatan kepandaian para prajurit baru itu.
Dengan Mustika Naganya Draka berhasil menciptakan prajurit-prajurit yang begitu tangguh. Air hasil rendaman tiga mustika naga itu membuat tenaga dalam dan pisik prajurit baru itu cepat meningkat.
Tentu saja berita kemajuan di Kerajaan Galuh Kencana telah sampai ke telinga Pangeran Iblis Merah yang menjadi pimpinan pasukan Iblis dan siluman yang berada di bumi menjadi murka.
Pasukan Kerajaan Awan Hitam Atas Langit terus memperluas wilayah kekuasaannya. Perguruan Pedang Kembar kini hanya tinggal nama. Perguruan besar itu kini bagai sebuah kerajaan yang begitu besar. Ribuan Pasukan siluman dan pasukan Iblis menguasai wilayah itu.
Ratu Baladeva selalu mendampingi sang kekasihnya Pangeran Iblis Merah. Pagoda Lima pilar itu itu telah di rubah bak sebuah istana megah menggunakan kekuatan sihir tujuh Siluman Naga Neraka perut bumi.
__ADS_1
"Lapor Pangeran! Dari laporan mata-mata kita Kerajaan Galuh Kencana semakin membesar dan semakin berani terang-terangan menambah pasukan," Lapor salah seorang dari Tujuh Siluman Naga Neraka perut bumi.
"Perintahkan Pasukan Raksasa Gigan untuk mengobrak abrik Kerajaan itu," Perintah Pangeran Balakosa sambil asik bermesraan dengan kekasihnya Ratu Baladeva.
"Baik Pangeran! Titah Pangeran segera di laksanan," Jawab Siluman Naga Tritan. Tritan adalah salah satu dari Tujuh Siluman Naga Neraka perut bumi. Ke enam naga dari Tujuh penjuru dunia lainnya adalah:
Gorga.
Minotorus.
Hidra.
Kentarus
Kelbalus
Khimera.
Setelah mendapat perintah dari Tritan. Raksasa Gigan segera berangkat ke Kerajaan Galuh Kencana dengan sekitar seribu orang pasukan siluman untuk menjalankan perintah Pangeran Balakosa.
Dalam perjalanannya Raksasa Gigan merusak setiap desa yang mereka lalui. Rumah-rumah para penduduk mereka rusak. Kalau ada pata manusia yang mengadakan perlawanan mereka bunuh dengan keji.
.
.
Bersambung...
Jangan lupa like Koment Vote dan favorit nya ya teman-teman. Terima kasih banyak.
Maaf beberapa hari belakangan ini signal di tempat author buruk. Kemarin author nulis gara-gara signal malah tulisannya hilang begitu upload.. Tetap ikuti ya KiSAH PENDEKAR TANPA TANDING.
.
__ADS_1
.