KISAH PENDEKAR TANPA TANDING

KISAH PENDEKAR TANPA TANDING
Pengejaran Ke Pagoda Lima pilar part 7


__ADS_3

Cahaya merah membentuk sebuah cakar raksasa menyongsong cahaya putih berbentuk telapak tangan dari telapak tangan Manggala itu.


Blaaar.....!


Ledakan Dahsyaitut mengguncang tempat itu, debu debu berterbangan bebatuan lantai lapangan itu pun ikut berterbangan.


.


Datuk Sesepuh Setan Merah terpental beberapa tombak ke belakang, darah segar menyembur dari mulutnya pertanda ia mengalami luka dalam yang cukup parah.


.


Datuk Sesepuh Setan Merah segera bangkit dengan memegangi dada, ia mengalirkan hawa murni k tubuhnya untuk mengobati luka dalam yang ia derita. Karna pengalaman dan tenaga dalamnya yang tinggi tidak butuh waktu lama ia telah berhasil mengobati luka dalamnya sekitar delapan puluh persen luka dalam yang di alaminya.


.


Sedangkan Manggala hanya terjajar dua langkah ke bwlakang, namun ia tidak mengalami luka dalam sedikit pun. 'Jurus Tameng Dewa'. tingkat empat nya dan 'Jurus Raga Dewa'. membuat Pendekar muda itu tidak tersentuh.


.


Para murid Divisi Dua Pedang Roh yang masih hidup tampak beringsut menjauh, ada beberapa orang yang tewas terimbas ledakan pukulan Manggala dengan Datuk Sesepuh Setan Merah tadi.


.


Sedangkan Laras tampak tenang-tenang saja, ia malah duduk bersandar di daun pintu gerbang besar itu. Matanya tidak luput memperhatikan Manggala. Laras tidak ingin ketinggalan moment setiap kehebatan kedigjayaaan ilmu kesaktian Pangeran Kerajaan Galuh Kencana itu.


.


Di lain sisi, Datuk Sesepuh Setan Merah mulai meningkatkan tenaga dalam nya, ia mengerahkan hampir seluruh tenaga dalam yang ia miliki. Datuk Sesepuh Setan Merah mempersiapkan 'Jurus Cakar Iblis Pembelah Langit'. tingkat tertinggi yang ia kuasai.


.


Cahaya merah mulai menyelumbungi tubuh Datuk Sesepuh Setan Merah, cahaya itu kemudian lama kelamaan membentuk sesosok raksasa dengan mulut bertaring dan kepala bertanduk, raksasa merah itu mencengram jari tangan membentuk cakar. Ini lah Jurus tingkat tertinggi dari Ilmu Cakar Iblis Pembelah Langit. Cakar Iblis Merah Penghancur.


.


Manggala menatap raksasa cahaya berwarna merah di depannya itu, Manggala hanya tinggal sebatas betis raksasa cahaya itu. Manggala hanya tersenyum dengan Perlahan ia meningkatkan tenaga dalamnya, ia menggunakan sebuah jurus mengumpulkan tenaga dari alam, yaitu Jurus Jiwa Dewa Abadi.


.


Menggala kembali mempersiapkan diri dengan 'Jurus Tameng Dewa'. Tingkat Empat nya Jurus tameng jiwa raga dan Jurus Raga Dewa.

__ADS_1


.


Manggala mengambil tongkat Mustika Dewa dari dalam bajunya, dengan mengalirkan sedikit tenaga dalam ke tongkat pemberian Pendekar Tongkat Dewa itu, maka seketika tobgkat itu berubah menjadi besar, dan panjang sekitar lima setengah hasta orang dewasa.


.


"Ha ha ha...! Kau pikir dengan tongkat itu kau akan sanggup mengalahkan Iblis raksasa merah ku hah!" Datuk Sesepuh Setan Merah tertawa terkekeh melihat Manggala hanya mengeluarkan tongkat mustika nya itu.


.


"Tertawa lah sepuas mu Datuk! Karna mungkin itu adalah tawa terakhirmu!" Jawab Manggala dengan lantang dan tidak kalah sengitnya, nada bicara pendekar muda murid Lima Pendekar Dewa itu begitu dingin.


.


"Apa Kau bilang!" Ha..!!"


Begitu Datuk Sesepuh Setan Merah menyudahi kata-kata nya, tangan bayangan merah raksasa itu lansung mencerca secepat kilat ke arah tubuh Manggala dengan cakar nya.


.


Blaaarrr.....!


.


"Apa? Dia masih sanggup menahan cakar Iblis merah ku!" Guman Datuk Sesepuh Setan Merah dalam hati. Datuk Sesepuh Setan Merah kembali mengayunkan tangan kirinya membentuk cakar ke bawah, maka seketika itu pula cakar Iblis merak dari cahaya itu menderu mencerca ke arah Manggala.


.


Wusss....!!


Blaaarrr....!


Lagi-lagi bebatuan bercampur tanah dan debu berhamburan ke udara. Cakar Iblis merah raksasa itu berulang kali mencerca tempat Menggala berdiri itu. Namun yang terdengar hanya bunyi ledakan tanah di sekitar tempat itu Sedangkan suara Menggala tidak terdengar sedikit pun.


.


"Hiyaaa...!"


Tiba-tiba Manggala menyorongkan tongkat Mustika nya ke depan, angin kencang menghembus bagai badai ke arah tangan raksasa merah dari bayangan dari Ilmu Datuk Sesepuh Setan Merah itu. Angin kencang itu mendorong kedua cakar Iblis merah itu. Saking kencang nya angin itu membuat tangan dan tubuh raksasa iblis merah itu terdorong ke belakang.


.

__ADS_1


Tubuh raksasa iblis merah dari cahaya merah itu terdorong sampai berdiri, suara kakinya menjejak tanah terdengar begitu keras, kedua tangan nya menyilang di depan dada.


.


"Bangsat!" Rutuk Datuk Sesepuh Setan Merah setengah berguman. Kedua tangannya membentuk cakar di depan dada, begitu pun iblis merah raksasa dari bayangan kekuatan tenaga dalam Datuk Sesepuh Setan Merah juga membuat cakar yang sama. Dari cakar iblis merah itu membentuk sebuah bola api yang begitu besar.


.


"Heaaa....!"


Teriakan nyaring Datuk Sesepuh Setan Merah melengking dengan keras nya. Maka seketika ia menyorongkan cakar nya le depan, maka iblis merah raksasa dari bayangan itu juga mengikuti.


.


Bola api besar itu menderu ke depan dengan begitu cepat, suara menderu memekakkan telinga. Manggala yang dari tadi bersiap hanya merapatkan kedua telapak tangannya di depan dada.


.


Wusss....!


Blaaaarrr.....!!


Ledakakan besar mengguncang tempat itu, yang jadi korbannya adalah tanah dan bebatuan di sekitar tempat Manggala berdiri. Datuk Sesepuh Setan Merah menatap kearah debu-debu yang menutupi lokasi tempat Manggala berdiri itu. Seribu tanda tanya berkecamuk di dalam pikirin Sesepuh Perguruan Pedang Kembar itu.


.


.


Bersambung...


Jangan lupa Like


Koment


Vote


Favorit nya ya...


Terima kasih banyak....


__ADS_1


__ADS_2