
Seraaaang....!" Manusia yang mau mati, Masih saja banyak bicara! Seraaang....!!"
Para prajurit siluman Kerajaan Awan Hitam Atas Langit itu dan para ninja merah bertopeng tengkorak itu langsung menyerang ke arah Manggala dan Laras. Manggala dan Laras tidak tinggal diam mereka juga merangsek menyerang ke arah musuh yang mengeroyok mereka.
.
"Hiyaaa...!"
"Hiyaaat...!"
Dess...! Desss....!
"Aaaa...!"
Beberapa orang pengeroyok yang menyerang ke arah Laras harus terpental terkena pukulan jarak jauh tenaga dalam Laras.
.
Buk...! Buk...!
"Oookh...!"
Dua prajurit siluman harus terjerambat ke tanah terkena pukulan tongkat Mustika Dewa di tangan Manggala itu. Kecepatan gerakan tongkat Mustika Dewa itu hampir tidak terlihat, sehingga para prajurit siluman itu sulit untuk menghindari nya.
.
Sementara itu Draka yang berhadapan dengan Iblis Hitam tampak saling berhadapan dengan ukuran raksasa kedua nya tampak begitu seram dan mengerikan, Tongkat Pedang Emas di tangan Draka kini teracung ke depan, pertanda raja naga itu siap bertarung.
.
Sedangkan Iblis Hitam tampak telah bersiap dengan kapak besar bermata duanya itu, keduanya saling menatap, mengukur dan memperhatikan gerakan sang lawan.
.
"Katakan apa pesan terakhir mu Draka? Biar bisa ku sampaikan pada Kaisar Kerajaan Kayangan.. Ho ho ho...!!"
.
"Pesan terakhirku adalah melihat kematian mu Iblis Hitam!" Jawab Draka dengan begitu sengit, "Hiaaa....!!"
__ADS_1
Jerit melengking keluar dari mulut Draka, maka seketika tubuh nya melesat dengan begitu cepat bagaikan kilat ke arah Iblis Hitam, Tombak bermata pedang itu meluncur ke arah kepala Iblis Hitam.
.
Trang...!
Bruurrr...!
Si Iblis Hitam tidak tinggal diam. Iblis Hitam cepat menyambut serangan Draka itu dengan kapak besarnya, suara dua senjata besar itu memekakkan telinga.
.
Namun kekuatan Tongkat Pedang Emas Draka di atas kekuatan kapak bermata dua Iblis Hitam. Iblis Hitam terjajar kebelakang beberapa langkah. Semburan tanah tempat Iblis Hitam membuat beberapa prajurit siluman yang berada di sekitar nya terpental
.
"Aaaaa...!"
Gagal dengan serangan pertama nya, Draka melanjutkan dengan serangan kedua. Kali ini Draka menyabetkan Tongkat Pedang Emas nya ke arah tubuh Iblis Hitam. Iblis Hitam cepat-cepat melintang kapak kembarnya menapaki Tongkat Pedang Emas di tangan Draka itu.
.
Bunga api memercik dari mata pedang emas dan kapak mata dua itu. Lagi-lagi Iblis Hitam harus terjajar ke belakang menahan tenaga serangan Draka itu. Di luar dugaan Iblis Hitam Draka dengan cepat menyusulkan sebuah tendangan yang begitu cepat ke arah bahu kanannya, sehingga ia tidak sempat menghindar lagi.
.
Buaaak....!
"Aaaakhh....!"
Lenguhan tertahan keluar dari mulut Iblis Hitam, di iringi tubuhnya terpental beberapa tombak ke belakang dan dan jatuh tertelungkup. Iblis Hitam cepat-cepat berdiri dengan wajah berubah merah karna menahan amarah.
.
Draka hanya tersenyum tipis menatap ke arah Iblis Hitam yang tampak begitu marah. Iblis Hitam mengusap mata kapak besar bermata duanya. Api besar langsung menyelubungi mata kapak bermata dua itu.
Swoss...! Swoss....!
Udara panas terasa begitu pekat di area tempat Iblis Hitam berdiri itu. Beberapa orang prajurit siluman dan orang-orang bertopeng tengkorak itu langsung melompat menjauh, karna tidak tahan menahan aura panas yang mendera di daerah itu.
__ADS_1
.
Melihat Iblis Hitam mengerahkan kekuatan nya, Draka pun tidak tinggal diam. Draka lansung mengerahkan tenaga dalam nya ke arah Tongkat Pedang Emas nya. Cahaya kuning kemerahan langsung menyelubungi Tongkat Pedang Emas Draka itu.
.
Wuss...!
Swosss...!
Dua kekuatan berbentuk bola cahaya dan bola api lansung meluncur deras dari kedua senjata mahluk raksasa itu.
.
Blaaaar....!!"
Ledakan besar mengguncang tempat itu, beberapa prajurit siluman dan orang-orang bertopeng tengkorak itu langsung bermentalan ke tanah dan meregang nyawa akibat terkena api ledakan pukulan Draka dan Iblis Hitam itu.
.
Laras dan Manggala terpaksa mengerahkan Jurus tameng yang mereka miliki untuk menahan dampak ledakan pukulan Draka dan Iblis Hitam itu.
.
Hanya beberapa orang prajurit siluman dan orang orang bertopeng tengkorak yang sempat melompat menjauh dan berhasil selamat.
.
Para prajurit dan orang-orang bertopeng tengkorak itu tampak terkejut melihat Laras dan Manggala tidak mengalami apa pun karna ledakan besar yang barusan terjadi.
"Mereka manusia atau dewa, kekuatan mereka sanggup menahan epek ledakan pukulan raja naga dan Iblis Hitam!" Guman salah seorang bertopeng tengkorak itu. Para prajurit siluman itu tampak saling pandang satu sama lain, mereka pun punya kebingungan yang sama.
.
"Kita tidak mungkin mundur, jika kita mundur kita tentu akan di habisi oleh Datuk Sesepuh!" Ujar salah seorang yang bertopeng tengkorak itu.
.
.
__ADS_1
Bersambung..