
Saat pembicaraan mengarah ke penyimpanan makanan, para goblin melompat keluar dan bergabung dengan pembicaraan.
Untuk sesaat, Alice terkejut melihat respon mereka yang berlebihan, tetapi tiba-tiba ekspresinya berubah menjadi senyum bangga.
"Kalau begitu, mari kita bangun penyimpanan makanan ~"
Bagi Alice, Goblin dan Conley mirip dengan hewan peliharaan.
Sebagai pemilik, makanan dan sesuatu yang dapat mereka gunakan untuk menghabiskan waktu luang mereka perlu disiapkan, dia mengaktifkan skill [Special room creation] dan membuat [Food storage].
Ketika dia menggunakan skill yang hanya bisa digunakan oleh master labirin, Alice dipenuhi dengan sensasi kepuasan yang aneh, pada saat yang sama, bagian dari Labirin Bawah Tanah mulai berubah.
Dalam sekejap mata sebuah ruangan terbentuk didepan matanya.
Penampilan luarnya tidak berbeda dengan ruangan normal lainnya, tetapi bagian dalam ruangan benar-benar berbeda.
ruangan itu sepertinya bisa menampung lusinan orang atau lebih banyak lagi, sebuah pilar yang berkilau dengan lampu hijau seolah-olah terbuat dari zamrud terpasang ditengah-tengah ruangan. Sebuah gambar Spirit yang indah terpasang di permukaannya, yang memancarkan aura kesegaran diseluruh ruangan.
Penampilan pilar itu seperti seperti spirit yang sedang terkurung didalam zamrud.
Karung goni yang biasanya berisi gandum memenuhi ruangan itu, selain itu ada juga, panci besar yang biasanya digunakan untuk membuat sup, toples untuk menyimpan madu, dan peralatan penyimpanan lainnya yang tampaknya diperlukan.
"Oh, tempat seperti itu!"
"Hebat"
"Makanan!"
"cepat cari!"
"Daging!!!"
Alice yang menyaksikan ini, merasa puas atas kinerjanya.
Goblin segera memasuki ruangan misterius yang muncul di depan mereka, dan mulai mencari makanan sekaligus.
Namun,
"tuan Alice! Karung itu kosong! "
"pancinya juga!"
"Guci juga!"
"Tidak ada makanan disini!"
Para Goblin yang mengetahui kalau tidak ada makanan di dalam ruangan yang megah itu mulai berduka.
“Nah, ini ruang penyimpanannya. Jika kalian tidak mengisinya dengan makanan tentu saja tidak akan ada apa-apa di dalamnya ”
"Jadi, makanannya tidak bisa dibuat menggunakan sihir!"
"Ahahaha, Bodoh, kalian bodoh!"
__ADS_1
Melihat wajah para Goblin, Alice tertawa bahagia, sangat menyenangkan melihat wajah mereka yang menderita karena tidak tau apa pun soal sihir.
"Mantra dari sistem Penciptaan mengkonsumsi banyak mana daripada yang bisa kamu pikirkan, daripada menggunakan sihir untuk membuat makanan, jauh lebih baik untuk membuat homunculus atau automata!"
"" "" ???? "" ""
"Ma …, Itu artinya aku tidak bisa menyia-nyiakan mana yang ku punya pada saat ini hanya untuk membuat hal-hal sepele seperti makanan. Kalian harus mencarinya sendiri"
Mendengar kata-katanya, para Goblin merasa kecewa.
Namun, Alice berkata 'jangan sedih' dan beri tahu mereka keuntungan dari ruangan ini dengan ramah.
"Ruangan ini persis seperti namanya, itu adalah tempat penyimpanan makanan, tapi, semua jenis makanan tidak akan membusuk di sini, dan kesegaran makanan bisa tetap terjaga seperti ketika dimasukkan kedalam ruangan. ”
"Eh, erm, dengan kata lain, apa maksudmu?"
“Roti dan buah tidak akan rusak, seolah-olah waktu dihentikan di kondisi saat makanan itu pertama kali disimpan didalam ruangan. Bahkan jika makanan itu telah dimasak 100 tahun yang lalu, kalian masih tetap bisa memakannya. ”
"" "" ???? "" ""
Bagi para Goblin yang masih tidak mengerti betapa bermanfaatnya ruangan ini, Alice tetap menjelaskannya kepada mereka dengan ramah.
"sepertinya kalian masih belum mengerti, umpamanya seperti ini, apakah kalian pernah mendapatkan makanan yang sangat melimpah sebelumnya?"
"Kita perna"
“Lalu, setelah kamu selesai memasaknya dan memakannya sampai perutmu kenyang dan ternyata masih ada banyak daging yang tersisa. Apa yang akan kamu lakukan?"
"sepertinya otakmu mulai berfungsi, apa kau sudah mengerti maksudku?"
"jadi sisa makanan yang kami miliki harus disimpan di ruangan ini!"
“Itu benar. jadi, ketika kalian tidak bisa berburu karena terkendala cuaca atau yang lainnya, kalian bisa mengeluarkan makanan yang telah kalian simpan ditempat ini untuk dimakan”
Mata para goblin mulai berbinar.
Jika cerita itu benar, maka jumlah kawan mereka yang mati karena kelaparan akan turun drastis.
"Apakah sekarang kamu mengerti betapa bergunanya tempat itu?"
"Iya!"
“Maa, selanjutnya aku akan membuat perkebunan di mana kalian bisa menanam dan memanen bahan makanan. selain itu aku juga akan membuat dapur tempat bahan makanan bisa diolah”
Meskipun dia menggerutu betapa merepotkannya itu, mendengar kata-katanya, mata para goblin menjadi cerah.
Melihat mereka, Alice tersenyum jahat di wajahnya.
"Yah ~, tentu saja itu semua dapat terealisasikan jika kalian melakukan pekerjaan kalian dengan benar"
"T, tentu saja, kami akan melakukannya dengan baik"
"Jangan salah paham, kegagalan tidak diizinkan, Jika kalian diperintahkan untuk mati, maka kamu harus melakukannya dengan senyum diwajahmu. ”
__ADS_1
“……. ”
"Jika kalian dapat memberi tahu kami alasan kegagalan kalian dan dapat menebusnya diwaktu berikutnya maka kami akan memaafkan kesalahan kalian, dan Jika kalian dapat menunjukkan kepada kami rencana yang baik daripada apa yang kami miliki, kami akan menggunakan rencamu, jadi kalian tidak perlu takut mengemukakan pendapat kalian"
Mata merah rubinya yang indah menatap Goblin.
Meskipun perkataannya terdengar lembut, tetapi isi dari kata-katanya menembus ke dalam hati goblin.
“Namun. Kalian semua harus setia kepada kami, saya tidak akan membiarkan kebohongan, saya juga tidak akan mengizinkan kemalasan, dan yang paling penting adalah saya tidak akan mengizinkan yang namanya **** bebas. ”
"Y, Ya!"
“Karena kakak memiliki sifat yang lembut, Dia mungkin tidak akan mempermasalahkannya…. Namun! Saya tidak akan mengizinkannya. Tak akan pernah!!"
"Haiii !!"
{ket: kerja bagus Alice, hancurkan fantasi Conley yang ingin membangun haremnya!}
Mereka dapat merasakan kemarahan pada kata-kata terakhir Alice, Goblin hampir menangis dan bersujud di tanah. mereka berdoa dengan putus asa agar dia tidak akan menunjukkan kemarahannya pada mereka.
Melihat Goblin yang bersujud ke tanah karena ketakutan dengan mata dinginnya, dia merasa senang dan mulai tertawa keras.
"Hahaha, Hahaha, Aghh... Hugk..hugk"
Disaat dia sedang tertawa tiba-tiba dia terbatuk.
'aku tersedak, sepertinya aku harus melatih tawa jahat ku lagi'
"pekerjaan ku disini sudah selesai, kalian kembalilah kerumah kalian masing-masing"
“…. . H, haiii”
Alice menyuruh para goblin yang masih menggigil ditanah untuk pulang dan beristirahat.
"Sampai jumpa"
Mengatakan demikian, ketika dia akan menggunakan mantra teleportasi, Goblin berhenti gemetar dan berkata.
"T, tunggu sebentar"
"Ya, kita akan pergi bersama. ”
“Karena kita adalah pengawal… ”
"Pro, pengawal!"
Melihat para goblin, Alice memiliki wajah kosong sesaat, dan kemudian tersenyum polos.
"Pengawal … , maa, baiklah. Aku akan menerima ketulusanmu. ”
Mengatakan demikian, sementara Alice melafalkan mantra, mereka maju ke ruang labirin lainnya.
Meskipun para goblin yang berdiri di belakangnya masih memiliki rasa takut dihati mereka. Akan tetapi, mereka tetap setia mengikutinya.
__ADS_1