
Di kota Bacau, penginapan [Tiger Claw].
Bangunan itu memiliki lima lantai, yang dimana, lantai pertama dan kedua digunakan sebagai pub dan lantai ketiga sampai kelima digunakan sebagai penginapan
Penginapan ini biasanya digunakan sebagi tempat para petualang nongkrong atau pun sebagai tempat untuk beristirahat jika mereka lelah setelah menjalankan misi. Selain itu, bukan hanya petualang aktif yang sering datang ketempat ini bahkan beberapa petualangan yang telah pensiun pun mungkin datang ke tempat ini untuk mengenang masa lalu.
Setelah ekspedisi penaklukan desa goblin selesai dengan sukses, para petualang yang sebelumnya ikut serta dalam misi itu sedang berkumpul dan bercerita satu sama lain.
Mereka menghabiskan sebagian uang yang mereka dapatkan untuk membeli minuman dan bersenang-senang.
Biasanya setiap kali para petualang menyelesaikan misi mereka, Pub akan dipenuhi dengan suasana meriah dengan suara tawa dan celaan yang dilontarkan satu sama lain.
Tetapi suasana di pub sedikit berbeda kali ini, mereka terlihat sedang membahas sesuatu yang penting satu sama lain. Kemungkinan besar, mereka sedang membicarakan rumor yang sedang beredar beberapa waktu yang lalu.
"Oi, sudahkah kamu mendengarnya?"
“Maksudmu tentang labirin yang ditemukan oleh [sword valkyrie] ? "
"Ya, dari informasi terbaru yang ku dapat, sisa-sisa dari party [holy sword] juga membenarkan berita tentang harta melimpah yang tersimpan didalamnya"
Party petualangan yang sebelumnya berpartisipasi dalam penaklukan desa Goblin [holy sword] dan [sword valkyrie] secara kebetulan menemukan Labirin Bawah Tanah.
Rumor mengatakan bahwa di dalam labirin itu terdapat tumpukan harta dan monster menakutkan yang sedang menjaga tempat itu.
[holy sword] sempat bertemu dengan monster itu ketika mereka sedang menjelajahi labirin, tetapi mereka kalah dalam pertarungan dan hampir musnah.
[sword valkyrie] juga kehilangan dua anggota mereka saat bertarung melawan monster itu, tapi entah bagaimana mereka berhasil membunuhnya.
Topik yang sedang dibahas oleh petualang saat ini adalah harta yang ada didalam labirin.
Mereka mendapat informasi kalau harta yang didapatkan oleh [sword valkyrie] memiliki jumlah yang sangat besar saat mereka menukarnya menjadi uang tunai, bahkan jika mereka membaginya secara merata, jumlah yang didapatkan masing-masing anggota masih cukup besar.
"Berapa banyak yang mereka dapatkan?"
“Dari cerita yang saya dengar, masing-masing dari mereka mendapatkan 300 koin dukat ”
"benarkah, cerita yang ku dengar, masing-masing dari mereka mendapat 500 koin dukat? "
“tidak penting cerita mana yang benar, Bahkan jika hanya setengah dari cerita itu yang benar. dengan jumlah uang sebanyak itu, mereka dapat pensiun sebagai petualang dan menjalani hidup mereka dengan tenang. ”
Tidak ada dari mereka yang tau kalau semua informasi yang mereka dapatkan salah, Jika mereka tau yang sebenarnya mereka pasti akan terkejut.
Karena masing-masing dari anggota [sword valkyrie] mendapatkan lebih dari 2000 koin dukat.
Warga kota biasanya menghabiskan uang sekitar 1.000 koin dukat sejak mereka lahir sampai mereka mati. Sedangkan untuk warga di desa pertanian swasembada, jumlah yang dapat mereka habiskan biasanya berkisar antara 100 sampai dengan 300 koin dukat semasa hidup mereka.
{ket: swasembada adalah daerah yang dapat mencukupi kebutuhannya sendiri, dan tidak bergantung kepada daerah lain}
Jika salah satu dari mereka berniat untuk menjalani hidup mereka dengan tenang dan sederhana, 2000 koin dukat sudah lebih dari cukup untuk membiayai hidup mereka seumur hidup. Tetapi jika mereka memutuskan untuk berkeluarga atau memulai bisnis atau pun hidup dengan kemewahan, 2000 koin mungkin tidak cukup.
"Tapi hei ~, meskipun mereka telah mendapatkan banyak harta di dalam tempat itu, seharusnya masih ada sisa-sisa harta yang tertinggal disana kan?"
"Benar, benar. Aku juga mendapat informasi kalau mereka belum menjelajahi keseluruhan labirin itu"
__ADS_1
Kata petualang yang sudah mabuk.
Tetapi, kata-katanya ditimpali oleh temannya yang masih sadar.
“Ada juga tentang itu. Seharusnya masih ada lebih banyak lagi harta dibagian dalam labirin ~ ”
"Harta karun!?"
"Iya"
Pembicaraan seperti ini telah dibahas di banyak bar.
Dan, sosok orang yang mengumpulkan teman mereka dan membuat party instan bisa dilihat di beberapa meja.
"Bagaimana dengan lokasi labirin?"
“Sepertinya [sword valkyrie] telah menjual informasi itu ke guild ranger. ”
“Oke, serahkan sisi itu padaku. ”
Sambil menonton petualangan yang penuh energi dan semangat, pemilik pub merasa senang.
Baru-baru ini, karena serangan besar-besaran ke desa Goblin satu demi satu, yang membuat populasi mereka menurun dan membuat beberapa suku Barbar yang tersebar diseluruh hutan mulai bersembunyi.
Hal ini membuat, jumlah pekerjaan seperti menjaga karavan berkurang dan pelanggan yang mendatangi pub nya juga ikut menurun.
Dia cukup senang mendengar rumor tentang labirin bawah tanah yang baru-baru ini ditemukan.
Dengan kemungkinan harta yang tersisa, sebagian besar petualang tak terkelola yang memiliki banyak waktu luang mulai mengumpulkan teman mereka untuk menantang Labirin Bawah Tanah itu.
Dia berdoa untuk kesuksesan mereka dan ketika mereka berhasil, mereka akan datang ke pub nya dan menghabiskan uang mereka disana.
****************
Rumor tentang labirin bawah tanah juga menyebar ke orang-orang selain petualang.
Ordo Ksatria di kota.
Kamar pribadi kapten ekspedisi.
Ada 2 orang yang sesang berada di dalam ruangan ini.
Salah satunya adalah kapten ekspedisi Rick yang merupakan penguasa ruangan ini.
dia adalah pria berusia 40 tahun dengan penampilan kumuh dengan kumis yang dipotong rapi, dia melambaikan rambut coklatnya yang kepirangan dengan ringan, matanya berwarna coklat muda sama seperti rambutnya.
Sedangkan yang lainnya adalah ajudan milik Rick.
Dia masih muda. Pria ini baru berusia 22 tahun tahun ini, ia memiliki mata berwarna kekuningan dan rambut pirang yang cerah. Untuk bisa menjadi ajudan kapten Ekspedisi pada usia ini, tidak perlu menyebutkan keahliannya menggunakan pedang, ia juga berpendidikan tinggi dan dihormati.
Tetapi, Karena upah untuk Ajudan tidak tinggi, ia dipaksa untuk mengambil bagian dari tindakan buruk yang biasa bosnya lakukan. Dia sering membuat laporan-laporan palsu untuk menutupi pekerjaan kotor bosnya.
meskipun dia tau kalau hal itu sangat berbahaya, dia tidak punya pilihan lain, selain melakukannya.
__ADS_1
Dan, dia pikir kali ini juga sama seperti sebelum-sebelumnya. Dia harus memalsukan laporan yang akan diserahkan ke landlord.
Sementara kapten ekspedisi Bacau, Rick, bermain dengan kumisnya yang telah dipotong rapi, ia bertanya kepada ajudannya.
“Ada labirin baru yang ditemukan didekat desa goblin yang sebelumnya kita serang? Kenapa kita tidak pernah mendengarnya? ”
"Y, Ya. Aku minta maaf!"
Rick bertanya kepada ajudannya yang ketakutan ketika dia menilai dia, Dia berjalan perlahan dan mencengkam bahunya dengan ringan.
“Sepertinya petualang yang sebelumnya kau perintahkan untuk mengejar goblin yang melarikan diri telah mendapatkan banyak harta dari Labirin itu. ”
“…. I. itu benar . ”
"Apakah itu lebih dari harta yang telah kita dapatkan dari desa Goblin?"
Rick berbicara seolah dia sedang menggodanya, sambil memandangi wajah Ajudannya yang ketakutan.
Wajahnya terlihat pucat, dia tahu tubuhnya sedang menggigil dari tangan yang ada di bahunya.
"Apa yang salah? kenapa kamu gemetaran?
"Aku, aku minta maaf"
Mendengar ajudannya yang meminta maaf, Rick menyipitkan matanya dan melepaskan tangannya yang mencengram pundaknya.
“Kita harus mengirim pasukan ekspedisi ke tambang emas itu sesegera mungkin. Aku tidak puas jika hanya mendapatkan sedikit bagian dari harta rampasan yang didapatkan dari desa goblin. ”
"A, aku akan segera mengirim pasukan ekspedisi sekali lagi!"
"Bodoh! Kita tidak bisa memindahkan pasukan ekspedisi berkali-kali! ”
Mendengar raungan marah kaptennya, Ajudan itu menutup mulutnya dengan tergesa-gesa.
Sebenarnya, pasukan ekspedisi memang tidak bisa dikirim berkali-kali. Ada beberapa alasan untuk itu.
Pertama-tama, perlu bagi landlord untuk membayar biaya ekspedisi.
Karena alasan ini, tanpa izin lord, mereka tidak akan dapat mempersiapkan pawai dengan mengamankan makanan dan merekrut kembali milisi yang sudah bubar, membeli senjata baru, dan banyak hal lainnya.
Selain itu, belum lama waktu berlalu sejak pasukan ekspedisi sebelumnya dibubarkan.
Sebagai contoh, bahkan jika ada tambang emas tepat di depan mata mereka, dan petualangan di bar tidak mengetahuinya. seorang penguasa kota tidak akan memindahkan pasukan mereka dengan mudah.
Lord Bacau khususnya adalah pria yang konservatif, ia menunjukkan ketidaksetujuan untuk menyerang desa Goblin sampai saat-saat terakhir sebelumnya.
Tentu saja, itu bukan karena dia menunjukkan simpati terhadap Goblin, ini karena jika dia hanya memindahkan pasukan, dia khawatir tentang hasil pajak di masa depan dan biaya ekspedisi yang harus dia tanggung.
“…. . Pergi"
"Y, ya!?"
"kumpulkan semua pasukanmu, pimpin mereka dan pergi ke Labirin! kumpulkan harta karun itu secepat mungkin! ”
__ADS_1