Labyrinth Kingdom

Labyrinth Kingdom
Chapter 59. Struktur Labyrinth Kingdom


__ADS_3

Di dalam Labirin bawah tanah.


"Gula, bawa mereka semua ke sanatorium, aku, Bodil dan Amara akan menghadap ke tuan terlebih dahulu. "


"Baik! Kalian semua ikuti aku! " jawab Gula


Setelah mendapat perintah dari Raluk, Gula membawa para wanita ke tempat yang diperintahkan.


Dia berpisah dengan ketiganya dan berjalan menjauh ke sudut labirin.


Setelah menyelesaikan misinya, Raluk kembali ke labirin bersama para wanita yang ditangkap oleh para bandit.


Mereka diperintahkan untuk membawa semua wanita ke sanatorium yang terletak di sudut labirin untuk mendapatkan perawatan.


'Sepertinya tuan Alice telah membuat beberapa ruang baru. '


Sanatorium adalah fasilitas medis yang baru-baru ini Alice buat untuk para wanita yang menjadi korban kekejaman para bandit.


"Kalau begitu, kita akan pergi Throne Room, tuan sudah menunggu disana" kata Raluk menatap ke dua wanita itu.


"Ya... "


"Baiklah "


Setelah mendapat jawaban ke duanya, mereka berjalan menuju Throne Room yang terletak dipusat Labirin.


Biasanya Raluk akan membawa goblin-goblin yang baru saja bergabung menjadi bagian dari kerajaan labirin untuk berkeliling.


Dia akan menunjukan tempat-tempat yang boleh diakses dan yang tidak boleh.


Selain itu dia juga biasanya akan menjelaskan aturan-aturan yang tidak boleh dilanggar selama menjadi anggota kerajaan labirin.


Pada dasarnya dia bekerja sebagai Pemandu selain sebagai kepala suku, tentu saja, Gula juga biasanya akan menggantikannya jika dia sedang sibuk.


Sambil membawa anggota baru itu berkeliling, dia dapat dengan mudah membuat peta Labirin Bawah Tanah di kepalanya dan dapat mengkonfirmasi letak para monster pelindung ditempatkan.


Sebelumnya, Aaron telah banyak mengajarinya informasi penting tentang tempat khusus yang disebut Dungeon.


Dungeon pada dasarnya dibagi menjadi 2 jenis, yang pertama adalah Tower dan yang kedua adalah Labyrint.


Cara kerja kedua Jenis Dungeon ini berbeda.


Semakin banyak jumlah lantai dari Tower maka akan semakin kuat dungeon itu, Sedangkan untuk Labyrint, semakin luas labirin itu maka akan semakin kuat juga dungeonnya.


Selain itu, Tower biasanya sudah memiliki monster dimasing-masing lantainya, bahkan saat itu baru tercipta.


Berbeda halnya dengan labirin, biasanya monster yang berada di luar akan masuk dan menggunakan tempat itu sebagai sarang baru.


Setiap Dungeon memiliki monster yang sangat kuat untuk menjaganya, mereka biasanya disebut sebagai Boss.


Boss monster yang ada di dalam tower biasanya akan dipanggil Floor Boss, sedangkan untuk labirin mereka disebut Field Boss.


Kedua tipe boss ini memiliki kebiasaan yang berbeda.


Floor Boss biasanya akan berdiam diri di lantai yang dia jaga, mereka tidak akan meninggalkan tempat mereka jika tidak ada sesuatu yang sangat mendesak.


Pada dasarnya mereka pemalas.

__ADS_1


Sedangkan Field Boss berbeda, mereka adalah pekerja yang rajin.


Mereka akan berpatroli menyusuri bagian dalam labirin mencari para penyusup, sangat jarang melihat mereka berdiam diri di satu tempat dalam waktu yang lama.


Struktur labirin saat ini sudah mengalami banyak perubahan dibandingkan dengan saat pertama kali dia datang


Pertama, di pusat labirin adalah tempat [Throne Room] berada dan tentu saja kamar pribadi penguasa labirin juga ada disana.


Di sisi selatan.


Di bagian selatan jauh dari ruang tahta, terletak pintu masuk dan keluar Labirin Bawah Tanah, ini adalah tempat para petualang berlalu lalang.


Tiga jenis monster tipe serangga ditempatkan di sekitar tempat ini sebagai penjaga.


Mereka adalah halangan pertama yang harus dilewati para petualang yang ingin mengumpulkan harta di dalam labirin ini.


Di sisi tenggara adalah zona penuh jebakan yang sebelumnya dipasang oleh Alice dan Ranger, Amara.


Selain itu para Imp juga berkeliaran disekitar tempat ini, mereka suka menyesatkan para petualang untuk memasuki perangkap yang telah dipasang sebelumnya.


Awalnya para petualang menganggap daerah ini tidak terlalu berbahaya karena mereka bisa mendeteksi tempat jebakan dipasang dan menghindarinya.


Sangat sedikit petualang yang mati ditempat ini, tetapi semuanya berubah setelah kemunculan para Imp.


Jumlah petualang yang mati disana meningkat sangat pesat.


Imp memiliki kemampuan ilusi yang cukup kuat, banyak petualang yang terjebak dalam ilusi yang mereka buat dan digiring untuk memasuki jebakan.


Tetapi, meskipun para petualang tau kalau tempat itu sangat berbahaya, entah kenapa masih banyak orang yang mencoba untuk menjelajahi daerah itu.


Hal ini terjadi karena, sebelumnya Aaron sengaja menempatkan banyak harta di disekitar tempat itu.


Selain itu, Aaron juga sengaja membuat beberapa petualangan berhasil selamat dari zona jebakan dan membawa banyak harta keluar.


Semua ini bertujuan untuk memancing lebih banyak petualang agar menjelajahi tempat berbahaya itu lebih sering.


Dan benar saja, setelah Melihat kesuksesan orang-orang sebelumnya, sebuah rumor mulai muncul dan membuat petualang lain ingin mencoba keberuntungannya di tempat itu.


Berkat kebodohan dan keserakahan mereka, Aaron dapat memanen lebih banyak bahan pengorbanan untuk labirin.


Di sisi barat daya, ada sungai bawah tanah yang biasanya digunakan untuk minum dan sebagai fasilitas pemandian bagi penghuni labirin.


Alice dan Amara juga telah memasang banyak perangkap disekitar tempat ini, tentu saja tujuannya untuk melindungi para penghuni labirin.


Imp juga sering berkeliaran di tempat ini sebagai penjaga.


Sebenarnya labirin memiliki dua gerbang masuk saat ini.


Salah satunya melalui gua sempit di sebelah selatan yang biasanya digunakan para petualang.


Jalan ini akan sulit dilalui bagi sejumlah besar orang pada waktu yang bersamaan. jadi, biasanya para party petualang akan mengatri untuk masuk.


Sedangkan gerbang lainnya terletak disebelah timur laut, jalan disana cukup lebar untuk dilalui banyak orang sekaligus.


Gerbang ini Khusus digunakan oleh para penghuni labirin atau tamu-tamu penting yang suatu hari nanti mungkin akan datang berkunjung.


Di sisi utara.

__ADS_1


Sedikit jauh dari [Throne Room] terletak kota para goblin.


Jumlah mereka terus meningkat belakangan ini setelah Dustin secara aktif berkeliling untuk merekrut mereka.


Untuk mencegah mereka menjadi pemalas, Raluk telah membagi mereka menjadi beberapa kelompok dan memberi mereka masing-masing tugas untuk dikerjakan setiap hari.


Beberpa goblin yang sebelumnya tidak ikut menjalankan misi pemusnahan bandit dan penyelamatan sandera, membantu Alice memperbaiki kerusakan pada labirin.


Selain itu, ada juga yang dengan semangat memperindah kota mereka setelah banyak belajar tentang arsitektur dari Alice.


Sementara sisanya, mereka bertugas untuk memanen makanan, dan terlibat dalam tugas-tugas kecil lainnya.


Mereka semua bekerja dengan semangat dibawah pengawasa Alice.


Tidak ada yang tau apakah mereka benar-benar rajin bekerja atau hanya takut dimarahi oleh Alice.


Kebetulan, tanaman yang dipanen dan dijadikan makanan oleh para goblin adalah jamur dan sejenis tanaman lumut atau paku-pakuan yang tumbuh subur disekitar sungai.


Meskipun rasa makanan itu sangat buruk, tetapi bagi goblin yang memiliki skill rasial [Voracious], rasa makan tidak terlalu penting, selama itu tidak beracun dan dapat membuat perut kenyang, para goblin akan memakannya dengan sepenuh hati.


Ngomong-ngomong, dibagian barat laut ada [Food storage] yang sebelumnya dibangun oleh Alice karena permintaan para goblin.


Di sudut ruangan [Food storage] ada tempat khusus untuk para goblin menyimpan bahan makanan mengerikan mereka.


Alice sengaja memerintahkan mereka untuk memisahnya agar tidak tercampur dengan makanan lainnya.


Jika tidak, mungkin akan terjadi kanibalisme di dalam kerajaannya.


Di sisi timur.


Sementara itu, disebelah timur tidak jauh dari [Throne Room] Alice membangun [Monster Spawner Room] dan beberapa ruang khusus baru lainnya disana.


Mungkin karena disisi timur labirin dipenuhi dengan ruangan-ruangan berbahaya, entah kenapa tempat itu mulai memancarkan aura yang menakutkan.


Para goblin membencinya dan tidak mau mendekatinya kecuali ada urusan mendesak.


Di sisi barat.


Lalu dibagian barat, Alice membangun Sanatorium agak jauh dari [Throne Room]. selain itu, ada dapur ditempat itu juga.


'Kalau aku tidak salah ingat... Orang-orang ini juga seharusnya tinggal dibagian barat.' kata Raluk dalam hati.


Mantan petualang Conley, Amara, dan Bodil diberikan masing-masing kamar pribadi dibagian barat labirin.


Meskipun itu hanya kamar kecil, tetapi setiap ruangan sebanding dengan kamar VIP dipenginapan mewah.


Sepintas, mereka tampaknya telah mendapakan fasilitas yang lebih baik, tetapi para goblin tidak merasa iri karena hal itu.


Sejujurnya, para goblin juga ditawarkan ruangan pribadi pada awalnya, tetapi mereka menolaknya.


Mereka tidak menyukai keberadaan yang disebut kamar pribadi, para goblin akan merasa cemas jika tidak berkumpul bersama disatu tempat.


Ini adalah hal yang biasa terjadi pada spesies yang lemah, mereka akan merasa lebih aman jika bersama.


'Baik Tuan Aaron... ' jawab Raluk.


Raluk kembali tersadar dari lamunannya saat mendengar panggilan telepati dari tuannya.

__ADS_1


__ADS_2