
Sementara itu, diwaktu yang bersamaan [Throne Room]
Disaat ketiganya memasuki labirin, Aaron dapat merasakan keberadaan Dustin dan memanggilnya menggunakan [Soul Link].
Itu adalah salah satu skill yang mempermudah Summoner dan Familiar untuk berkomunikasi.
Dengan skill ini Summoner dapat dengan mudah memberikan instruksi yang samar kepada makhluk yang dipanggil, bahkan jika Familiar itu tidak memiliki kecerdasan yang tinggi seperti para serangga yang sebelumnya Aaron panggil.
Tetapi, jika mahluk yang dipanggil memiliki kecerdasan tinggi, keduanya bahkan dapat berkomunikasi dengan pikiran mereka sama seperti yang dia lakukan sekarang dengan Dustin.
Meskipun skill ini memiliki batasan jarak, Aaron merasa itu cukup bermanfaat.
Sambil duduk di atas takhta putih, dia bertanya pada Dustin.
{Sebelum kamu melaporkan kepada saya tentang hasil tugasmu, ceritakan tentang orang-orang yang ada di belakangmu terlebih dahulu. } ucap Aaron.
Bertepatan saat Dustin memasuki labirin, Aaron juga dapat merasakan keberadaan orang-orang yang mengikutinya.
Karena penasaran, Aaron menggunakan kristal proyeksi untuk memantau mereka.
Dia dapat mengenali ksatria wanita yang mengikuti Dustin, tetapi dia tidak tau siapa wanita satunya lagi.
{Dia sang putri, Jeanne, dan seorang ksatria wanita, Ingrid, yang bertugas sebagai pengawal pribadinya. Sang putri berkata ingin bernegosiasi dengan anda, jadi aku mengantar mereka kemari. } Dustin melaporkan.
{Jeanne…? Ahh, Saya mengenalnya.} ucap Aaron setelah beberapa saat berfikir.
'Jadi dia gadis yang waktu itu, pantas saja saya merasa wajahnya agak familiar. Dia terlihat banyak berubah dari yang ku ingat. ' kata Aaron dalam hati
{A, apakah hal ini mengganggumu tuan? Jika itu masalahnya, apakah Anda ingin aku membunuh mereka? } Dustin bertanya sedikit ragu-ragu.
{Tidak. Bawa keduanya kemari, Jangan bertindak tidak sopan pada mereka! } Aaron memerintahkan.
{Sesuai dengan keinginanmu tuan. } Azure Knight menjawab.
Setelah selesai memberikan perintah, Aaron memutuskan [Soul Link]nya dengan Dustin dan memberi tahu adik perempuannya tentang tamu yang akan datang.
"Apakah kamu masih mengingat Jeanne?" ucap Aaron berbalik menatap adiknya.
Saat ini, Alice terlihat sedang sibuk mengawasi penyebaran para monster penjaga dan para petualang yang menyerang, dia tidak menyadari percakapan kakaknya dengan Dustin.
Mendengar pertanyaan kakaknya yang tiba-tiba, dia berbalik.
"Jeanne? Siapa itu, onii-sama? ” Alice memiringkan kepalanya terlihat bingung.
Aaron mengarahkan kristal proyeksi yang menampilkan ketiganya dihadapan adiknya.
"Apa kamu tidak mengenali mereka? " tanya Aaron.
"Ohhh, Dustin sudah kembali rupanya, baguslah! Tapi, Kenapa wanita itu ada disana? bukankah sebelumnya dia salah satu petualang yang telah dilepaskan. Apa Dustin menangkapnya lagi? Tch..Tch..Tch.., Dia benar-benar sial. " ucap Alice.
"Lalu bagaimana dengan wanita satunya, apa kamu mengenalinya? " tanya Aaron
__ADS_1
"Hmm..., tidak. Apa dia Jeanne yang kakak maksud? "
"Ya, Dia adalah tuan putri dari kerajaan Liberas. Kita pernah bertemu dengannya sekitar 6 tahun yang lalu. “ Aaron menjelaskan.
Setelah mendengar kata-kata kakak laki-lakinya, Alice berpikir keras sambil melihat langit-langit.
Dia sedang mengorek-ngorek ingatan lama yang telah dia kubur dalam-dalam.
"Ah! Ah! Jika yang kakak maksud adalah 6 tahun yang lalu, maka itu harusnya berhubungan dengan pertemuan besar yang diadakan di kerajaan Aria yang membahas tentang Perdamaian Benua, benarkan! Ah ~ begitu!
Un un.Tentunya, kita pernah bertemu dengannya waktu itu! ” Alice tersenyum.
"Bagaimana mungkin kamu tidak mengingatnya. . ? ” Aaron menghela nafas.
“Yah, mau bagaimana lagi, pada waktu itu aku baru berusia delapan tahun. jadi, aku tidak bisa mengingat banyak hal tentang itu, ~Bahkan pada waktu itu kakak juga baru berusia sebelas tahun.
Di masa lalu, kami mungkin hanya kenalan, jadi hal yang normal jika aku tidak bisa mengingatnya ~ ” Alice terkikik.
Menilai dari kata-kata saudara perempuannya, sepertinya dia benar-benar telah lupa tentang pihak lain …
Mungkin karena itu berhubungan dengan pertemuan yang terjadi enam tahun yang lalu, membuatnya enggan untuk mengingatnya kembali.
'Huft... Sepertinya Aku telah melakukan hal yang salah. ' kata Aaron dalam hati.
Dia tersenyum kecut tanpa sadar ketika mengingat wajah adik perempuannya yang menangis saat itu.
'Benar. Sudah enam tahun sejak pertemuan itu… '
Pertemuan yang diadakan 6 tahun yang lalu … Itu diselenggarakan oleh kerajaan Aria, dan setiap keluarga kerajaan dan bangsawan dari hampir semua negara di benua ini berkumpul disana.
Saat itu, meskipun setiap kerajaan telah menunjukan kewaspadaan mereka terhadap kerajaan Sihir dan menganggapnya berbahaya.
Pada akhirnya, Raja Sihir, yang merupakan ayah dari Aaron dan Alice, tetap ditempatkan sebagai pemimpin pertemuan karena kedudukannya yang lebih tinggi dibandingkan yang lainnya.
Raja Ryle, saat itu juga membawa Aaron dan Alice ke pertemuan untuk membuatnya membangun koneksi dengan para bangsawan muda dan keluarga keraajaan muda lainnya.
Pembicaraan damai itu berlangsung selama dua bulan lebih.
Topik yang dibahas dalam pertemuan itu adalah kebijakan yang akan diambil setiap kerajaan terhadap para monster dan suku-suku pribumi yang juga tinggal di benua ini.
Setiap kerajaan yang menghadiri pertemuan bekerja sama mencari solusi untuk menangani mereka.
Tetapi, mereka tidak tahu kalau Kerajaan Aria sebenarnya memiliki skema lain dibalik pertemuan ini.
Alasan kenapa Kerajaan Aria mengangkat topik itu dalam pertemuan kerena mereka sedang mengalami krisis yang berbahaya.
Sebenarnya, disisi barat kerajaan Aria ada koalisi suku Dark Elf dengan kekuatan yang besar, kedua belah pihak sudah berperang satu sama lain untuk waktu yang lama.
Perang itu terjadi karena, kerajaan Aria yang secara sepihak mengklaim hutan besar dibagaian barat adalah bagian dari kerajaannya dan mencoba untuk mengusir para Dark Elf yang tinggal disana.
Mengetahui tentang hal ini, para Dark Elf tentu saja merasa tidak terima dan lebih memilih untuk melawan.
__ADS_1
Selama pertemuan, Kerajaan Aria mencoba untuk menggandeng kerajaan lain untuk membantunya memusnahkan Goblin dan Giant yang digunakan oleh Dark Elf sebagai kekuatan tambahan.
Mereka ingin menggunakan kekuatan kerajaan lain untuk membantunya mengalahkan para Dark Elf dengan mengatasnamakan operasi pemusnahan monster.
Kerajaan Aria ingin mempekerjakan kerajaan lainnya dengan cuma-cuma, dengan dalih menjaga kedamaian benua.
Selama pertemuan berlangsung, kerajaan Aria terus-menerus menjelek-jelekan para Dark Elf yang telah bersekutu dengan Monster untuk menarik lebih banyak bantuan.
Tentu saja, Kerajaan Sihir yang merupakan pemimpin pertemuan saat itu menentang mereka.
Raja Ryle sejak awal sudah tau apa yang telah direncanakan kerajaan Aria sebenarnya.
Saat itu, Raja Ryle mengusulkan untuk menghentikan perang penaklukan yang mereka lakukan dan mulai berdamai dengan Para Dark Elf.
Sejak awal, Hutan itu adalah rumah para Dark Elf.
Selain itu, bahkan jika kerajaan Aria berhasil mendapatkan hutan itu, mereka tetap tidak akan bisa mengelolanya dengan baik.
Jadi, sia-sia menyerahkan hutan itu ketangan kerajaan Aria.
Kerajaan Aria yang mendengar ini tentu saja menjadi sangat marah dan Akhirnya, diskusi kedua kerajaan terbagi menjadi tiga sisi.
Sisi kerajaan Sihir adalah yang paling banyak mendapatkan dukungan, mereka adalah golongan yang menolak rencana kerajaan Aria.
Sedangkan sisi lainnya adalah mereka yang lebih memilih bersikap netral dan tidak ingin terseret kedalam masalah.
Sedangkan sisanya adalah sisi kerajaan Aria yang mendapatkan sedikit dukungan.
Karena hasil yang tidak memuaskan inilah, kebencian yang dimiliki kerajaan Aria terhadap Kerajaan Sihir menjadi lebih besar.
Setelah itu, seperti yang telah diketahui semua orang, perang pecah setahun kemudian dan Kerajaan Sihir diserang oleh setiap negara tetangganya.
Tapi, bahkan jika pertentangan antara Kerajaan Sihir dan Kerajaan Aria tidak bisa dihindari dalam pertemuan waktu itu.
Untuk menghapus suasana yang tegang, generasi muda dimasing-masing kerajaan tetap menjalin kontak dan membangun koneksi.
Aaron dan Alice juga bukan pengecualian.
Para bangsawan muda dan keluarga kerajaan dari masing-masing negara berkumpul di sekitar Aaron pada khususnya.
Mereka berbicara tentang perkembangan ekonomi masa depan dan urusan militer seperti pembentukan aliansi, Mereka juga sesekali berduel dengan pedang dan sihir.
Tentu saja, ada beberapa tuan putri dari kerajaan lain yang membahas tentang proposal pernikahan dengannya.
Tetapi, Aaron selalu menghindari masalah itu dan lebih memilih untuk tetap diam.
Adapun untuk Alice sendiri, dia juga mendapatkan banyak proposal pernikahan dari pangeran dan bangsawan muda dari berbagai negara.
Tetapi, karena dia baru berusia delapan tahun pada waktu itu, dan tidak tau apa-apa.
Dia hanya bisa menangis dan meminta bantuan dari kakak laki-lakinya ketika dia melihat banyak orang aneh datang kepadanya.
__ADS_1
Dan disaat itulah dia bertemu dengan Jeanne, putri dari kerajaan kecil yang terlihat kesepian.