LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.12_Menjalin kontrak


__ADS_3

"Ini...." Dai mubai tidak bisa berkata kata setelah melihat semua yang terjadi..


"Sahran... ikuti aku" Dai mubai membawa sahran kedalam ruang penyimpanan bawah tanah dan saat tiba di satu ruangan ada sebilah pedang menancap di sebuah batu karang di tengah ruangan tersebut pedang itu berwarna merah kehitaman dan mata pedang yang sangat tajam


"pedang itu bernama pedang petir langit... pedang tersebut terbuat dari baja hitam xuan yang di tempa oleh master xitian menggunakan QI petir murni dan pedang ini adalah pedang terakhir master xitian sebelum meninggal... dia menulis pesan bahwa pedang tersebut tidak bisa di gunakan oleh sembarang orang.. hanya yang terpilih lah yang bisa di akui oleh pedang petir langit... jadi master xitian menancapkan pedang petir langit di sebuah batu yang tidak ada satu orangpun dari dulu sampai sekarang yang bisa menarik pedang tersebut... dan sesuai namanya mungkin sahran bisa mencabutnya karna dia memiliki elemen petir yang sama dengan elemen pedang tersebut... jadi sahran cobalah... mungkin kau yang terpilih... jika tidak jangan berkecil hati karna masih banyak pedang yang mempunyai elemen petir di paviliun ini,..." Dai mubai mengelus kepala sahran dan sahran melangkah menghadap pedang tersebut... dan seperti yang dai mubai perkirakan memang tak akan ada yang bisa mencabut pedang tersebut... sahran bersusah payah mencabutnya tapi tak kunjung tercabut...


"Hmmm..bocah tenangkan dirimu.. detak jantung mu kencang sekali aku jadi tidak bisa tidur..." zhuge feng terbangun dari tidurnya karna mendengar detak jantung yang berdetak kencang karna sahran berusaha mencabutnya


"Ahk..guru kau bangun... maaf kan aku... aku tidak bisa mencabut pedang ini... karna aku terlalu banyak mengalirkan tenaga jadi darahku mengalir cepat...haha..." sahran tekekeh.. dia sebenarnya menunggu gurunya bangun untuk menanyakan tentang pedang pusaka es tapi setelah makan gurunya tersebut langsung tertidur pulas...


"Baiklah... lanjutkan kerja keras mu.. aku mau tidur dulu.. jangan ganggu aku... oh ya.. katakan pada bocah bau susu yang ada di depan mu itu.. katakan padanya pedang yang cocok dengan mu itu adalah pedang naga xuan yang terbuat dari QI raja petir langit...dahlah..aku tidur dulu... " zhuge feng melanjutkan tidurnya


"Bocah bau susu....??" Sahran memandang dai mubai.. bagai manapun dai mubai terlihat sangat tua dan sudah keriput di mata sahran bahkan daripada di sebut bocah bau susu sahran lebih menganggap dai mubai sebagai kakek kakek bau tanah tapi di mata zhuge feng dia hanyalah bocah


"Tetua... kata guruku, pedang yang cocok dengan ku adalah pedang naga xuan yang terbuat dari QI raja petir langit..." Sahran menjelaskan


"Hmmm.. kau tau itu dari gurumu..." dai mubai merasa heran dengan sahran dan melihat sekeliling dan hanya ada mereka berdua disana tidak ada siapa siapa

__ADS_1


"Hmmm... dimana gurumu... bagai mana kau tau tentang pedang naga xuan..." dai mubai mulai curiga dengan sahran...


" Guru bagai mana aku menjawabnya " sahran sadar dengan apa yang dia katakan dan segera mencerna situasi dan memanggil gurunya..


Z Z Z......!!! (Suara zhuge feng mendengkur didalam cincin)


" hah guru......setelah makan kau langsung tidur.... kau ini bisa berperilaku layaknya roh gak sih....?" sahran mulai gelisah dan mengarang kata kata nya sendiri untuk membuat alasan


" Emm.. tetua... guruku yang menguji langsung elemen ku jadi dia tau tentang pedang yang cocok untuku di paviliun pedang sekte pedang phionix es.." sahran berkata dengan terbata bata sambik mencerna situasi


" Jika kau tau disini ada pedang naga xuan.. kenapa kau tidak katakan dari awal... kenapa kau hanya diam saja..??" dai mubai melontarkan pertanyaan yang membuat sahran kebingungan harus bagaimana menjawab nya..


" Ayo... biar aku jelaskan.. pedang naga xuan mempunyai sebuah segel yang tidak bisa di lepas.... walaupun para tetua terdahulu mengerahkan seluruh tenaga pun segel tersebut tidak terlepas dan bahkan tidak rusak sedikitpun... karna putus asa, kemudian para tetua membuang nya dan di temukan kembali sekitar 400 tahun yang lalu.. kemudian para tetua menguncinya di satu ruangan yang hanya para tetua yang tau... tapi karna kau murid zhuge feng maka kau di anggap sebagai pengecualian..." dai mubai menjelaskan sambil berjalan melintasi lorong lorong yang sedikit gelap dan munculah cahaya di ujung lorong tersebut dan ternyata itu adalah pedang naga xuan yang tergeletak di sebuah batu dan di ikat dengan beberapa rantai serta di sekiling batu tersebut terdapat cairan magma yang pemandangan nya seperti dibawah gunung api aktif...


"Tetua bagaimana caranya aku menyentuhnya...?? jika di sekeliling pedang tersebut terdapat aliran magma...!" zhuge feng menunjuk ke arah pedang naga xuan


"Hmmmm... " dai mubai berjalan ke sebuah batu besar yang terdapat lubang kecil di tengah nya dan mengeluarkan sebuah belati dari jubah nya... kemudian dia memasukan belati tersebut dan memutarnya layak nya kunci sebuah pintu dan seketika muncul pilar pilar batu di dalam magma membentuk sebuah jalan dan rantai rantai dari pedang tersebut terlepas..

__ADS_1


"Wah... bagaimana dia melakukan itu..??" sahran bergumam berdecak kagum melihat gurunya melakukan semua itu


"Sahran kau maju dan peganglah pedang itu.. jika pedang itu berinteraksi dengan mu teteskan darah ke permata yang ada di leher pedang agar pedang tersebut mengakui mu.." dai mubai terlihat percaya diri dengan apa yang dia lakukan.. karna dia yakin bahwa sahran tidak membohongi nya..


benar saja saat pedang itu di pegang sahran pedang tersebut langsung mengeluarkan aura kuat ke setiap sudut ruangan dan akhirnya terasa di seluruh sekte pedang phionix es.. mengetahui aura tersebut para tetua sekte pedang phionix es langsung berlarian menuju ke dalam paviliun pedang dan menemukan sahran sedang berkontraksi dengan pedang naga xuan.,.. sahran kemudian meneteskan darah nya ke permata pedang dan tiba tiba ada yang berteriak menghentikan nya dan membuat sahran menahan darah nya


" Tetua... apa kau yakin akan memberikan pedang naga xuan ini kepada orang luar.." seorang tetua berbicara...


"Hah.... jika kau sanggup menemukan orang yang mampu menjalin kontrak dengan pedang ini di sekte pedang phionix es ... bahkan para tetua yang sanggup bisa menjalin kontrak dengan pedang tersebut... kalian bisa mengambilnya.." dai mubai memandang para tetua yang sedang menyaksikan kejadian tersebut....


"Tapi tetua.." salah satu tetua berbicara tapi tidak melanjutkan kata kata nya


"Tapi apa...? dia ini murid dari sang legenda zhuge feng..., jadi dia jugaa merupakan bagian dari kita.... jika para tetua tidak setuju... kau bisa melihat sendiri dia mempunyai elemen ganda pada dirinya dan pedang itu memang mengakuinya dia pantas memilikinya... sahran teruskan..." dai mubai membuat para tetua lain menjadi tidak berdaya dibuat nya


Sahran melanjutkan menteskan darah nya ke permata pedang dan sahran mulai melayang menuju langit, saat itulah ada satu sambaran petir yang dasyat dan mungkin itu adalah petir terbesar yang pernah ada...


...****************...

__ADS_1



__ADS_2