LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.33_Perjalanan bersama zhilong


__ADS_3

Sahran terlempar saat Zhilong menggigit kerah jubah sahran dan melemparkannya ke punggungnya, segera setelah itu zhilong membuka portal dimensi untuk keluar dari dalam gua


"Heyy..! Sebelum kau membawaku Kenapa kau tidak bertanya dulu aku bersedia ikut atau tidak?" Sahran kesal dengan tidakan zhilong tapi bagaimanapun sahran tidak akan bisa mengalahkan Macan putih itu, sahran hanya pasrah sambil mencerna situasi yang terjadi


"Maaf...! ini mendesak sekali, raja sangat membutuhkanmu,"


"Hei... dia adalah seorang raja kenapa dia membutuhkan ku yang hanya manusia biasa bahkan aku tidak sekuat dirimu" Nafas sahran mulai tidak teratur saat macan putih ini berlari kencang, bahkan sahran hampir terbawa angin saking kencangnya Zhilong berlari


"Sungguh tidak tepat..! hari mulai gelap, aku tidak bisa berlari di kegelapan bagaimana ini aku tidak bisa menggunakan portal dimensi lagi karna tenaga dalamku belum di pulihkan setelah membuka portal tadi" Batin Zhilong


"Kita istirahat disini untuk malam ini, kita akan lanjutkan perjalanan besok pagi" Zhilong berhenti di tengah hutan yang kebetulan ada lahan kosong di tempat tersebut


"Ehk kau kenapa?" Setelah zhilong berhenti berlari sahran lompat dari punggung nya dan langsung berlari ke bawah pohon, sahran jongkok menghadap pohon tersebut


Khoek...!!


"Ahk ahkirnya aku bisa bernafas dengan lega, lebih baik aku sakit pantat di kereta kuda walaupun lambat daripada menunggangi macan putih, aku hapir kehilangan kesadaranku.." Batin sahran


"Ahk tuan zhilong kenapa kau raut wajahmu terlihat bingung begitu?"


"Kau kan pendekar tapi kenapa kau muntah hanya dengan perjalanan singkat dan bahkan aku sedikit pelan berlari tadi?" Zhilong sebenarnya belum mengetahui bahwa sahran masih 14 tahun sekarang tapi karna jurus histerical aurora yang dia latih mempengaruhi bentuk tubuhnya hingga sahran terlihat gagah dan kekar seperti pendekar berusia 17-20 tahun

__ADS_1


"Apa kau bercanda! macan putih kau berlari selama 5 jam dan begitu cepat kau bilang itu hanya sebentar dan pelan?" Sahran menunjukan muka teranehnya


"Ahk aku lupa kalau kau masih begitu muda dan tidak cukup kuat untuk menahan tekanan angin di sepanjang perjalanan, aku tebak kau baru berumur 20 tahun dan kau sudah sekuat ini? ini adalah pencapaian yang sangat luarbiasa bahkan di dunia ku, disana seseorang dapat menjadi petarung mahir pada usia 40 tahun itupun dengan bakat langka..! kau sangat sepsial dan satu lagi jangan panggil aku macan putih aku adalah Zhilong" Ucap Macan putih


"ERR.. Sebenarnya aku masih berusia 14 tahun, Sudahlah bahas itu lain waktu saja aku ingin beristirahat karna beberapa hari ini aku kurang tidur jadi jangan ganggu aku..!" Sahran pergi menjauh mencari kayu bakar untuk menghangatkan tubuhnya di malam yang dingin


Zhilong hampir tidak percaya dengan apa yang dikatakan sahran, tapi sebenarnya zhilong sudah mengetahui kualitas tulang sahran saat sahran di punggungnya dan memang benar bahwa tulang nya masih muda


"Sebaiknya aku bergegas membawa anak ini menghadap yang mulia agar bisa secepatnya menemukan pedang naga xuan dan menemukan jiwa naga xuan untuk memulihkan sang kaisar naga xuan untuk mencegah gejolak yang akan terjadi.." Batin zhilong


"Baiklah tuan zhilong apa kau bisa mencarikan aku seekor rusa atau apapun yang bisa dimakan, aku akan menyiapakan perapian untuk memanggangnya" Sahran berjalan mendekat sambil membawa beberapa ranting kayu yang dia kumpulkan


"Tidak perlu sebanyak itu..! satu ekor saja cukup " Sahran segera menyusun ranting dan beberapa getah agar api tidak cepat padam, sahran mengeluarkan percikan api dari tangannya dan mengarahkannya ke susunan ranting yang sudah ia siapkan


"Benar..!aku tidak salah memilih orang, dia akan menjadi harapan sang kaisar untuk bangun dan menyelasaikan konflik yang akan segera terjadi.." Batin Zhilong


"Tuan zhilong..! Tuan Zhilong..!" sahran memanggil Zhilong yang sedang melamun sampai tidak sadar bahwa sahran memanggilnya berkali-kali


Sahran mendekatkan wajahnya kepada zhilong dan zhilong pun menyadarinya


"Heii..tuan macan putih kenapa kau masih diam, katanya kau bisa menangkap sepuluh rusa tapi daritadi kau hanya diam mematung begitu, bagaimana cara kau mendapatkan rusa?"

__ADS_1


"Ehk..! mungkin aku salah mengira! dengan sikap sahran sekarang akan sulit bagi yang mulia raja membujuknya karna perjalanan mencari pedang naga xuan sangatlah berbahaya.."Fikir zhilong sambil berlari kedaalam hutan untuk memburu beberapa rusa


Sesaat setelah zhilong pergi sahran duduk di depan perapian dan merenungkan tentang langkah apa yang akan dia ambil di saat situasi seperti ini, sahran masih tidak mengetahui kenapa raja dari macan putih mencari seseorang seperti sahran,


"Aku masih tidak mengetahui mereka mau melakukan apa padaku, apakah mereka menginginkan tubuh ku ini ataukah mereka hanya memanfaatkanku sebagai budak aku masih tidak tau! untuk sementara ini aku tidak akan memberitahu zhilong bahwa aku sudah mempunyai pedang naga xuan.." Raut wajah sahran berisi lamunan yang kadang menjadi raut wajah serius dan sesekali tersenyum sinis


"Ahhkk...!! membuatku kaget saja, tuan macan putih kenapa kau lama sekali?" Sahran sangat terkejut saat muka zhilong berada di depan muka sahran saat sahran sadar dari lamunannya


"Sekali lagi aku katakan padamu untuk tidak memanggilku dengan sebutan macan putih panggil aku zhilong, Sebenarnya aku sudah berada disini sejak lama, aku melihatmu sedang melamun selama beberapa hari! apa kau tidak pegal duduk disana selama itu?" Zhilong menatap sahran


"Apa..? beberapa hari, apa kau bercanda?" Sahran jelas terkejut dengan apa yang barusaja zhilong katakan, tapi keterkejutan tersebut tidak bertahan lama setelah zhilong menjawab pertanyaan sahran


"Ya kau benar aku sedang bercanda haha..! lihat aku mendapatkan satu ekor cacing kecil ini, ini akan menjadi santapan makan malam yang enak haha" Zhilong menunjukan sesuatu yang dia sebut sebagai 'cacing kecil' ternyata bukan seperti apa yang dia katakan, yang dia maksud dengan cacing kecil adalah seekor ular besar


"Untuk apa kau menangkap cacing kecil, aku kan mintamu untuk menang..kap ru..sa.., waahh.- " sahran jelas terkejut dengan apa yang zhilong maksud dengan cacing kecil ternyata adalah seekor ular besar


"Hei..! ular ini adalah ular khuling, jenis ular ini sebenarnya tidak langka tapi jika ular khuling sebesar ini mungkin hanya ada di hutan ini" ucap zhilong


Ular khuling merupakan jenis ular yang tidak mempunyai Bisa, ular tersebut sering dijadikan pengganti daging sapi karna daging ular khuling bertekstur lembut dan wangi, biasanya ular khuling paling besar hanyalah selebar 3 jari dengan panjang sekitar 1,5 meter


Tapi yang ditemukan zhilong sangatlah jauh berbeda, ular khuling yang dibawa oleh zhilong berukuran selebar 80Cm dan panjang sekitar 6,5 meter dan bisa di kategori kan ular khuling yang satu ini adalah ular jenis langka yang bisa tumbuh secara tidak normal dan ada kemungkinan ular ini adalah rajanya ular khuling

__ADS_1


__ADS_2