LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.87_Yin dan Yang


__ADS_3

Mata jack bertaut pada sahran, anak muda dihapannya yang tidak sombong, egois, peduli, dan tidak serakah sangat jarang ditemukan. Jack tersenyum tipis dengan tatapan kosong "Aku harus mendekatkan Cucuku padanya" Batinnya.


Kuda berjalan naik keatas bukit jack berkata tidak akan jauh lagi, diatas bukit kita bisa melihat kota Zeus dari kejauhan.


Sahran merasakan ada sesuatu yang salah dengannya, Alisnya berkedut lalu perasaan yang tidak nyaman tiba-tiba muncul, semua sendinya sakit, badannya panas dingin, dan wajahnya mulai memerah.


Dia menggertakan giginya, Sahran memejamkan mata agar bisa berfikir jenih "Energi Yin dan Yang kembali terbentuk, Kenapa harus sekarang setidaknya aku harus sampai di kota terlebih dahulu" Batinnya.


Energi alam di kekaisaran sojin memang sangat melimpah karena tidak banyak yang mengambilnya, Pembela diri di kekaisaran lain umumnya sangat membutuhkan energi alam untuk bisa menjadi lebih kuat, karna itulah ditempat mereka sumber daya ini akan terkuras setiap harinya dan akhirnya akan habis.


Tapi disini, energi alam merupakan sesuatu yang tidak penting, ada atau tidaknya sumber daya tidak berdampak pada lingkungan.


Energi alam yang melimpah membuat tubuh sahran menyerapnya tanpa henti, hingga meregenerasi energi Yin dan Yang yang sudah hampir menghilang.


Energi ini berdampak pada dantian dan setiap saluran energi, Energi Yin akan menguras semua hal yang tidak berguna bagi tubuh sementara energi Yang akan mengisi kembali dengan sesuatu yang lebih kuat. Seperti halnya sebuah gelas yang terisi penuh menguap, dan gelasnya menjadi kosong lalu diisi lagi dengan sesuatu yang lebih padat.


Element merupakan sesuatu yang padat, tapi energi Yin bisa menggantinya dengan yang lebih baik seperti spirit yang bisa membentuk karakteristik penggunannya.


Sejatinya Element itu saling bertabrakan antara satu dan yang lainnya, ada yang menghasilkan dan ada yang alaminya bermusuhan.


Air dapat menghancurkan batu, api dapat menguapkan air, dan air bisa memadamkan api, petir tidak dapat melukai angin, angin dapat memperbesar api, dan api tidak dapat membakar angin, air bisa menampung petir, dan petir bisa menguapkan air, Petir bisa menyambar tanah, tapi tanah tidak akan kena dampaknya, tanah bisa memadamkan api, tapi air bisa mengikis tanah.


Seperti itulah element bekerja, Energi Yin dan Yang ini ibaratnya sebuah kayu yang dibakar api, selama kayunya masih ada maka api akan tetap menyala.


Jack menyadari ada yang salah dengan sahran, wajahnya begitu merah dan mengeluarkan asap tipis disekelilingnya, dia mengira sahran sedang berlatih lalu tiba-tiba dia berhenti "Ada apa tuan?" Tanya jack.

__ADS_1


Pupil sahran melebar dan tangannya mulai gemetar "Ti–tidak ada apa-apa, kita lanjutkan perjalanan" Ucapnya.


Jack memutar kepalnya "Baiklah, lanjutkan" Perintahnya kepada semua pengawal.


Dia berusaha menutupinya karena walaupun sahran menjelaskan kepada mereka, orang-orang ini tidak akan mengerti.


Kondisi sahran semakin buruk, Jantungnya sangat sakit seperti ditusuk ribuan jarum, nafasnya jadi pendek dan terengah-engah "Seberapa jauh lagi?" Tanya sahran.


Jack berkata sekitar 47KM lagi mereka bisa sampai, tidak ada pilihan lain selain dirinya teleportasi secara langsung ke pusat kota, Sahran mencoba memberikan alasan kepada jack "Kalian lanjutkan perjalanan, ada seseorang dibelakang yang mengikuti kita, tetap berjalan dan jangan berhenti, aku yang akan mengurus mereka" Pintanya.


Ketakutan mulai terlihat diwajah jack "Orang seperti apa mereka?" Tanya jack.


Sahran tersenyum tipis karena merasa idenya berhasil, Jack menaikan alis "Kalau begitu, bawa cucuku juga tuan" Sambung jack.


Mulut sahran setengah ternganga, dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal "Di–dia?! Aku tidak bisa membawanya, dia akan menjadi aahh ahh" Tangan sahran tiba-tiba dicubit oleh marry dari belakang.


Sahran membuka mulutnya lebar-lebar kesakitan, meskipun tubuhnya sangat kuat tapi dia bisa merasakan sakit saat kondisinya sedang berlatih walaupun tidak akan terluka' "Le–lepaskan dulu, itu aahhh" Teriak sahran.


Marry melepaskannya, ia membuang muka "Cepat katakan padaku, kau mau membawaku atau tidak" Dengus marry.


"Tapi ini sangat berbahaya, kau bisa terluka" Ujarnya, mendengus.


Marry turun dari kuda dan membuka tasnya, dia mengeluarkan sebuah benda pendek yang setengah melengkung, dia mengacungkan benda itu dengan bangga "Kau tau ini apa, ini namanya pistol, ciptaan ayahku, harganya sangat mahal dan hanya ada 99 pistol didunia ini salahsatunya ditanganku, bagaimana?" Papar merry.


Tiba-tiba pistol ditangan marry menghilang dan dalam sekejap sudah ada ditangan sahran, Mulut marry menganga "Bagaimana kau melakukannya?" Tanya marry.

__ADS_1


Sahran tidak menjawab, matanya meneliti benda ditangnnya dengan kagum. Kemajuan teknologi di kekaisaran sojin sangat bisa diandalkan, pistol ini setidaknya bisa membunuh seseorang dengan tingkat petarung


senior dan dibawahnya "Oh, jadi ini yang namanya pistol, sangat cantik" Ungkapnya.


Saat dia melihat hidung pistolnya, tidak sengaja dia menarik pelatuk dan tertembak dikeningnya "Arrgghhh...!" Teriak sahran kesakitan.


Alis jack tersentak bersamaan, dia sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya "Tuan...!!!" Teriak jack ketakutan.


Begitu juga marry, jantungnya berdetak sangat kencang, matanya melebar dengan kaki gemetaran "Ka–Kau..." Ucapnya.


Sahran yang tergelatak tiba-tiba bangun dan seperti tidak terjadi apa-apa, Pistol itu hanya meninggalkan bekas hitam dikeningnya dan bahkan tidak melukainya.


"Tu–Tuan apa kau baik-baik saja" Tanya jack dengan cemas.


Sahran mengusap-ngusap keningnya yang masih sakit "Tidak apa-apa, hanya sedikit sakit saja" Ungkapnya.


Semua pengawal yang menyaksikan itu melotot kebingungan, menurut mereka pertunjukan apa lagi yang selanjutnya Sahran lakukan, sebelumnya dia menghancurkan pedang dengan tangan kosong dan sekarang dia menembak dirinya sendiri dan tidak terjadi apa-apa, seberapa kuat tubuhnya.


Marry terjatuh dan terduduk, kakinya lemas dan tidak bisa digerakan "Ka–Kau iblis" Celetuk marry ketakutan.


Berbeda dengan jack, dia sudah tau marry akan bereaksi seperti itu karena belum pernah melihat dunia luar, Orang-orang seperti sahran sangat asing dengan teknologi tetapi mereka sudah dibekali dengan kekuatan dan kecerdasan yang bisa melampaui teknologi sekalipun.


Bibir sahran melengkung membentuk senyuman, dia merasa ini kesempatan yang bagus untuk meninggalkan rombongan tanpa menimbulkan kehebohan "Benar, aku adalah iblis, jika kau ikut denganku aku akan memakanmu hahaha" Teriak sahran.


Lalu tiba-tiba jantungnya kembali sakit, tanpa berkata apapun lagi dia langsung meninggalkan jack dengan menjatuhkan 2 koin emas dari dunia Es.

__ADS_1


Jack sudah terbiasa dengan sikap pendekar seperti Sahran, mereka memang aneh dan unik tapi selalu ada alasan tertentu yang membuat mereka bersikap demikian.


Dia mengambil 2 Koin emas yang dijatuhkan sahran, Wajahnya berubah drastis menjadi sangat pucat "Ko–Koin ini, aku harus melapor pada kaisar" Ucapnya.


__ADS_2