LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.54_Perjalan ke desa terpencil


__ADS_3

" Aku masih mempunyai lebih dari seratus botol, Jadi terima lah" Sahran kembali mengulurkan 5 botol ramuan tersebut


" Apa ini tidak apa-apa?" Pemilik peternakan masih ragu-ragu untuk mengambil ramuan tersebut


"Hey.. ayolah kami tidak punya banyak waktu, Ambil saja dan kami akan pergi" Ucap Zhilong dengan nada tinggi dan sempat membuat sahran kaget sampai hampir terjatuh dari kuda karna zhilong tepat ada di belakangnya


"Isshhh..!!" Sahran memegang telinganya yang sakit karna teriakan zhilong


"Maaf Xiao ran!! Aku.." Zhilong mengaruk kepalanya karna merasa malu sekaligus takut tindakan zhilong mungkin membuat sahran merubah pandangannya kepada dirinya


"Ambilah" Sahran memberikan 5 botol ramuan tersebut dan kali ini pemilik petrnakan menerimanya dengan sedikit ragu tetapi dia menerimanya karna mempunyai 2 alasan, pertama dia harus menerima bayaran yang setimpal dengan kuda yang di beli sahran


Kedua dia bisa membayangkan apa yang terjadi jika dirinya menolak, sahran akan kehilngan banyak waktu disini karna dirinya dan tentu saja akan marah.


Walaupun bayaran sahran terkesan berlebihan menurutnya, tetapi sahran masih tidak percaya bahwa satu botol ramuan tersebut bisa seharga 2500 koin emas bahkan bahan ramuan tersebut bisa di temukan di hutan pinggir kota.


Sahran pergi dengan kuda nya, Diikuti oleh zhilong dan Ryukei.


Sementara pemilik peternakan memperhatikan mereka yang menjauh dan memasuki hutan di saat itulah dia berbicara dalam hatinya " Terima kasih..! Akhirnya istriku bisa sembuh..." Bapak tua dengan tubuh yang tinggal tulang di balut kulit serta mengenakan baju beludru yang sedikit usang karna telah di pakainya selama bertahun-tahun itupun menangis tersedu-sedu karna selama ini dia tidak punya biaya untuk mengobati istrinya yang sedang sakit keras


Sebenarnya jika saja dia mengatakan itu kepada sahran maka istrinya mungkin akan sembuh tanpa biaya sedikitpun


Tetapi kesempatan itu mungkin akan membawanya ke sebuah lorong gelap tanpa ujung yang di dalamnya penuh dengan penyesalan.


***


"Xiao ran, Sekarang kita akan menuju keselatan untuk mencari formasi teleportasi kedua disana, tetapi kabarnya formasi tersebut berada di sebuah desa terpencil dan terletak di sebuah gua bawah tanah yang sangat dalam" Ucap Zhilong


" Tunggu dulu! Dulu kamu pernah bilang kamu bisa membuat formasi teleportasi sendiri?" Sahran mengalihkan topik karna dia tahu bahwa formasi teleportasi yang ada di desa terpencil itu adalah formasi teleportasi yang Zhuge Feng ciptakan bersama dengan Dewa Perang bahkan kunci gua bawah tanah yang di katakan Zhilong ada pada dirinya

__ADS_1


"Sebenarnya saat itu aku menggunakan pusaka tingkat emas untuk teleportasi dan pusaka tersebut menguras banyak sekali tenaga dalam" Jawab Zhilong


"Sekarang diamana pusaka itu?" Tanya sahran


"Mmm...! Sudah rusak, Aku juga tidak tau penyebabnya apa tapi pusaka itu tiba-tiba kehilangan kekuatanya" Jawab Zhilong.


Sahran tersenyum canggung karna rusaknya pusaka yang dimiliki Zhilong adalah karna dirinya, Sahran selama ini melatih jurus teleportasi dan saat berlatih sahran tidak sengaja menyerap kekuatan teleportasi yang ada di dalam pusaka hingga jurus teleportasi yang dimilikinya meningkat satu tingkatan.


Sekarang sahran bisa teleportasi sejauh 50KM Dengan sekali tarikan nafas berkat pusaka yang di bawa zhilong


Sahran bisa saja langsung keselatan dengan jurus teleportasinya tetapi sahran tidak mempunyai cukup tenaga dalam yang dimana setelah 3 kali penggunaan saja tenaga dalamnya pasti kering dan itu berdampak buruk untuk pelatihan.


Tetapi di balik semua itu, ada tujuan sahran yang terpenuhi yaitu sahran ingin pergi ke Desa terpencil karna dulu gurunya pernah berpesan agar menemukan buku rahasia warisan Dewa perang karna dapat membantunya dalam berlatih.


"Aku sudah membuat perjalanan ini lebih panjang dan berbahaya, Tapi perjalan ke desa terpencil kali ini memang tujuanku karna bisa berkesempatana menemukan buku warisan dewa perang yang di sembunyikan disana." Ucap sahran di dalam hati.


4 Jam berlalu setelah sahran meninggalkan peternakan kuda, Langit mulai berwarna kuning kemerahan menandakan hari mulai petang dan ini waktunya beristirahat.


Sementara sahran masuk kedalam hutan untuk mencari kayu bakar yang akan di jadikan api unggun guna menghangatkan tubuh dan penerangan di malam hari


Selain itu api juga bisa digunakan untuk mengusir hewan buas berdarah panas seperti beruang dan singa


Walupun hewan tersebut bisa dengan mudah sahran kalahkan tapi tetap saja sangat merepotkan jika jumlahnya sangat banyak.


Sahran berjalan ke sebuah pohon besar yang di bawahnya banyak sekali ranting-ranting yang berserakan


Saat sahran mendekat sekitar beberapa meter dari bawah pohon tersebut sahran menyadari ada sesuatu yang tidak beres di tempat ini.


"Ini bau urin? Tidak bagus...! Ini bau urin hewan khayangan.." Ucap sahran di dalam hati.

__ADS_1


Setelah mencium bau aneh yang di yakini sahran sebagai bau urin, sahran langsung menyadari bahwa ranting-ranting yang berserakan itu adalah sarang dari hewan khayangan.


Bau urin hewan khyangan yang khas dan kuat, Membuat sahran lari secepatnya meninggalakan tempat tersebut


Bau urin hewan khayangan di bagi nenjadi 2 yaitu urin yang mengandung energi sepirit dan urin yang tidak mengandung energi sepirit


Urin yang tidak mengandung energi sepirit di golongkan sebagai hewan khayangan yang masih muda atau hewan khayangan kelas 1-3


Sementara urin yang mengandung energi spirit di golongkan sebagai hewan khayangan yang sudah melalui tahap penyempurnaan yang berarti hewan ini termasuk hewan yang sangat berbahaya.


Untungnya bau urin yang sahran temukan tidak mengandung energi spirit yang berarti hewan ini masih muda tetapi tetap saja sangat berbahaya dan sangat kecil kemungkinan untuk mengalahkan hewan ini.


"Terlalu lambat.." Sahran melihat langit yang mulai gelap dan setelah menyadari dirinya tidak akan sampai tepat waktu, sahran menggunakan teleportasi untuk sampai lebih cepat.


"Long, Naikan barang dan kita pergi darisini secepat mungkin..." Ucap sahran


Zhilong cukup terkejut ketika sahran tiba-tiba muncul di depan mereka tanpa suara langkah ataupun suara angin yang terdengar.


"Xiao ran? Apa kau baik-baik saja?" Zhilong berusaha bertanya tetapi sahran tidak menghiraukannya dan mulai menaikan barang ke punggung kuda.


Keringat dingin bercucuran di punggung sahran.


Zhilong dan Ryukei bisa melihat raut wajah sahran yang begitu panik yang menandakan ada masalah serius yang terjadi.


Setelah Zhilong, Sahran dan Ryukei mulai berjalan kembali, Sahran menjelaskan masalah dengan terbata-bata karna nafasnya masih belum setabil.


***


"Apa? Hewan khayangan? Kenapa ada hewan khayangan di tempat ini?" Ucap Zhilong

__ADS_1


Selain Zhilong sahran juga mempunyai pertanyaan yang sama yaitu kenapa ada hewan khayangan di tempat ini karna seperti yang kita tau bahwa dimensi ini di ciptakan oleh Zhuge Feng.


__ADS_2