LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.47_RAJA PENGUASA MALAM


__ADS_3

Angin dingin berhembus dari timur ke barat, deburan ombak begitu bersahabat dengan sinar rembulan kebiruan menghiasi lautan yang tenang


Di tengah suasana damai nya lautan terlihat seorang kakek-kakek sepuh sedang duduk bersandar di bawah pohon kelapa di tepi pantai


Dari raut wajahnya terlihat kakek sepuh tersebut menikmati malam yang tenang dan damai nya lautan, selain itu dia terlihat sedang memikirkan sesuatu


sesuatu yang membuat senyuman menghiasi wajah keriput nya itu


Sesekali di bergumam lalu sesekali di berekspresi seperti sedang kesal dan tertawa setelah itu dia tersenyum kembali, dari ekspresinya yang berubah-ubah dia terlihat sedang memikirkan dan mengenang seseorang


Seiring waktu Senyuman di wajahnya mulai pudar dan di ganti menjadi wajah penuh penyesalan


"jika aku fikir kembali, tidak mungkin dia kembali, aku melihatnya menderita dengan mata kepalaku sendiri dan walaupun ia masih hidup di suatu tempat di dunia ini dia mungkin telah melupakanku mengingat semua perlakuan yang aku berikan padanya, tapi itu sepadan 'Sahran kecil' aku rela melakukan apapun asalkan aku bisa melihat wajahmu terakhir kalinya, maafkan gurumu ini..."


Zhuge Feng meneteskan air mata lalu di ikuti tetesan air mata yang kedua dan seterusnya hingga air mata itu membanjiri wajah keriputnya tersebut


Zhuge Feng terlihat lebih tua dari sebelumnya karna selain umurnya yang bertambah tua, faktor lain yang menyebabkan dia terlihat lebih tua adalah dia terus menerus memikirkan Sahran murid satu-satunya tersebut


Perasaan bersalah terus menerus menghantui setiap hembusan nafas nya hingga dia berfikir setiap hembusan nafas itu sangat tidak berarti seumur hidupnya karna dia tidak menggunakan kesempatan itu bukan untuk kebaikan orang-orang yang menyayangi nya melainkan untuk ke-egoisan dirinya sendiri


Setelah Zhuge Feng meninggalkan dunia Es dan pergi ke kaisaran tang, dirinya membantai semua kelompok perampok atau sejenisnya yang merugikan orang lain tanpa ragu dan tanpa memimirkan konsekuensi yang akan dia terima di kemudian hari.


Dengan pedang hitam di tangannya, Zhuge Feng membantai para penjabat pemerintahan yang korupsi atupun menindas rakyatnya sendiri dengan berlaku tidak adil


Tindakan Zhuge Feng tersebut membuat tingkat kejahatan di kekaisaran Tang menurun derastis

__ADS_1


Berita tersebar dari mulut ke mulut hingga sampai ke kekaisaran sojin dan menjadi perbincangan hangat oleh penduduk di kekaisaran tersebut


Ada yang menanggapi nya serius dan ada juga yang tidak mempercayainya bahkan ada yang mengatakan mengatakan itu hanyalah akal-akalan kaisar tang belaka agar kekaisaran yang lain takut pada mereka


Karna Zhuge feng selalu melakukan aksinya di malam hari dia di juluki dengan berbagai julukan, julukan yang paling terpopuler di antara julukan-julukan yang lainnya adalah "Raja penguasa malam dan malaikat subuh"


Setelah hebohnya kabar tentang pendekar misterius yang membantai perampok dan penjabat membuat kaisar tang merasa tertarik dan ingin mengenal lebih dekat dengan sosok seperti Raja penguasa malam tersebut


Karna keberadaan Zhuge Feng selalu ber pindah-pindah dan di setiap aksinya dia mengenakan topeng dan jubah untuk menutupi identitasnya hingga semua orang tidak tahu siapa sebenarnya raja penguasa malam tersebut dan mengapa dia melakukan ini semua


Sebenarnya Zhuge Feng melakukan semua ini karna atas keinginan dirinya sendiri untuk membalas budi sahran selama ini karna telah merawat dan menjaga Zhuge Feng dengan baik walaupun dia hanya sebatas guru dan murid tetapi guru mana yang membalas kebaikan muridnya dengan begitu kejam.


Karna itulah Zhuge Feng terdorong untuk melakukan sesuatu dengan memberantas setiap kejahatan di lingkungan tempat tinggal sahran dulu


Untuk menjaga keluarga terdekatnya dan teman-teman nya senang tiasa aman dan sehat seperti apa yang sahran lakukan kepada dirinya


Selain itu dia memberikan sejumlah besar peti harta kepada pemerintah tanpa di ketahui siapapun, dia menyimpan peti harta di sebuah rumah gubuk tua yang sudah lama di tinggal pemiliknya lalu dia mengirimkan alamat rumah tersebut kepada pemerintah dengan catatan harta tersebut harus di bagikan kepada orang yang kurang mampu atau para pengemis, jika tidak maka pemerintah akan menyesalinya di kemudian hari


Dengan demikian pemerintah meminta beberapa perajutit untuk memastikan keberadaan peti harta tersebut dan ternyata benar bahwa di alamat itu terdapat rumah tua yang hampir runtuh, di dalam rumah tersebut terdapat setumpuk peti berisi koin dan perhiasan emas yang cukup banyak


Tapi di antara tumpukan peti-peti itu tercium bau yang sangat menyengat menyeruak dari salah satu peti


Beberapa prajurit tidak tahan dan akhirnya mengeluarkan isi perut mereka sembari berlari keluar mencari udara segar sementara prajurit yang sudah terbiasa dengan bau busuk hanya menutup hidung dan menahan nafas memberanikan diri untuk mencari sumber bau tersebut


Saat di periksa para prajurit di buat terkejut ketika menemukan satu peti yang di atasnya bertuliskan "Lakukan atau mati" Saat di buka ternyata di dalam peti tersebut membuat siapapun yang melihatnya akan merasa mual dan ingin mengeluarkan isi perutnya saat itu juga

__ADS_1


Di dalam peti tersebut terdapat 12 kepala yang sudah membusuk dengan belatung-belatung yang cukup banyak, setelah di identifikasi ternyata itu adalah kepala para penjabat tinggi yang bekerja di pemerintah yang akhir-akhir ini menghilang dari mata publik


Dan di ketahui pula bahwa penjabat-penjabat itu telah melakukan tindakan ilegal seperti menyelundupkan narkoba, korupsi, dan suap


Penemuan itu membuat gempar sekaligus membuat bulu kuduk merinding ketika mendengarnya


Berita tersebut menjadi perbincangan hangat di seluruh kekaisaran tang, ada yang menyebut itu adalah perbuatan Raja penguasa malam dan ada pula yang menyimpulakan itu hanyalah sandiwara kaisar tang agar penjabat lain takut dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan negara


Kabat tersebut menyebar dan sampai di telinga kaisar tang sendiri, dia akhirnya tertarik dan hadir di tempat penemuan 12 kepala tersebut


Saat ahli koroner melakukan otopsi, di ketahui si pelaku membunuh hanya dengan satu tebasan saja


Kaisar tang mengerutkan dahi ketika mendengar hasil penyelidikan yang ternyata pembunuhnya adalah orang yang sama yang di kenal dengan sebutan "Raja penguasa malam"


Serasa tugasnya sudah selesai Zhuge Feng memilih untuk berkelana di dunia gardan mengingat disana ada teman masa kecilnya yang dulu pernah menjadi adik seperguruan


Tetapi dia tidak mempunyai cukup energi untuk membuat formasi teleportasi dan memutuskan untuk kembali ke dunia Es dan menuju dunia gardan melalui formasi teleportasi di kota Yuki


Di sisi lain sahran sedang melakukan beberapa gerakan pedang paling dasar untuk memperkuat pondasi seperti yang Zhuge Feng ajarkan


Dia berencana untuk meninggalkan kota Yuki segera setelah semuanya selesai karna dia sudah tinggal di penginapan itu cukup lama dan kini waktunya dia melanjutkan perjalanan setelah beberapa waktu tertunda


Sahran meninggalkan penginapan bukan tanpa alasan, dia khawatir dengan kondisi penginapan itu jika dirinya terus tinggal


Sahran membuat ramuan menggunakan api tentu saja akan mengeluarkan asap yang membuat pengunjung lain tidak nyaman dan memilih untuk meninggalkan penginapan

__ADS_1


Bos penginapan beberapa kali mencoba untuk membujuk sahran agar tetap tinggal tetapi sahran bersi keras untuk pergi karna khawatir tentang penginapan yang akhir-akhir ini tidak banyak pengunjung yang datang


Ryukei yang sudah sehat lalu membawa sahran menemui putri kerajaan utara untuk meminta izin agara dirinya di perbolehkan ikut berpetualang bersama sahran untuk mencari pengalaman di dunia luar


__ADS_2