LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.86_Pengawal otak kacang


__ADS_3

"Tenang aja tuan, nanti setelah kita sampai aku akan memberikan beberapa senjata api walaupun itu tidak terlalu berguna untukmu" Ucap Jack.


Marry menggaruk alisnya yang gatal "Sejak kapan posisi kakek lebih tinggi dari orang lain, sampai memanggil anaknya Tuan!" Batinya, Kebingungan.


Sahran tiba-tiba memegang pedang panjang yang besar lalu memakai jubah yang entah darimana dia mengambilnya dalam sekejap, Itu dia lakukan karena ada sekelompok orang yang berhenti di sana, akan aneh jika ada orang berambut hitam disekeliling orang berambut putih.


"Maafkan aku tuan, aku telat menjemput anda" Ucap seorang pria berbaju besi diatas kuda diikuti oleh beberapa orang dengan seragam yang sama.


Semua orang turun dari kuda dan berlari kearah Jack dan marry "Lindungi tuan!!" Ucapnya dengan tegas.


Lalu pria paling depan menunjuk salah satu pria dibelakangnya "Dan kau! tangkap bandit ini lalu eksekusi ditempat" Perintahnya, pria itu menganggap sahran bandit karna menggunakan jubah untuk menutupi identitas dan pedang besar yang bau darah.


Jack dan marry hanya bisa munutup matanya dengan telapak tangan, kelakuan pengawalnya sangat tidak profesional, Jack ragu jika ada bandit beneran seperti malam tadi mereka akan pipis dicelana dan memohon agar dibiarkan hidup.


"Eh anjirr, woyy dia bukan bandit" Marry menendang bokong pria didepannya.


"Tu–Tuan jangan tertipu oleh bandit, aku yakin otak tuan dan nona muda sudah dicuci lalu mengutuk kalian agar menurut oleh orang ini, dan aku akan membunuhnya agat kutukan itu terbebas sepenuhnya" Ucap pria itu dengan sangat serius.


"Apa kau ingin menentang ku?" Ucap jack memegang pundak si pengawal.


Tapi dia tidak mendengarkan jack, dia yakin bahwa otak jack dan marry sudah dicuci otak oleh orang didepannya ini, Tanpa berbasa basi kepala pengawal memerintah semua pengawalnya untuk mengepung pria berjubah didepannya.


Sahran hanya diam dan tidak bergeming, selain itu kekhawatiran jack bukan tentang sahran "Jika kalian melawannya, maka kalian akan...!"


Sahran mengeluarkan aura pembunuh yang kuat, tapi dia terlalu memandang tinggi mereka semua, alhasil mereka tidak sadarkan diri kecuali kepala pengawal yang sudah mencapai petarung menengah.


"...MATI" Jack meneruskan kalimatnya.


Dengan tubuh yang bergetar hebat, Pria itu memandang sahran seolah sedang melihat monster yang siap memakan dirinya kapanpun.

__ADS_1


"Da–Dasar iblis, dasar monster, dasar silmuan, kau akan dikutuk, dewa akan mengutukmu iblis sialan" Ujar pria itu.


Untuk membangunkan mereka, dia mengalirkan energi bumi yang kental ke sekitar tubuhnya, Energi itu sangat hangat dan nyaman yang akhirnya membuat mereka tersadar, Kepala pengawal sudah lebih tenang tapi dia terlalu trauma.


Tanpa peduli apa yang terjadi, pria itu langsung menghunuskan pedangnya dan menyerang sahran "Dasar iblis, pergilah ke neraka" Teriaknya, dia menebas sahran di bagian leher.


Jack dan merry sangat terkejut dengan tindakan pengawal itu "Hentikan!!" Teriak jack.


Tapi pedangnya terlalu cepat hingga mustahil untuk dihentikan, disaat pedang itu bersentuhan dengan kulit sahran, pedang tersebut langsung hancur berkeping-keping namun sahran masih tidak bergeming.


Semua orang yang menyaksikannya hanya bisa membuka matanya lebar-lebar termasuk jack clover, Dia tau Zhen Xiao Ran sangat hebat tapi dia tidak menyangka bahwa dia sehebat itu.


"Ka–Kau... Ffftt" Pria itu tersungkur dan pingsan saat sahran memukul kepalanya.


"Aku khawatir otaknya hanya sebesar kacang" Ucap sahran.


...****************...


Sementara tubuh kepala pengawal diletakan didalam kereta kuda, Jack dan marry memilih untuk naik kuda karena jalannya yang begitu terjal dan berbatu, didalam kereta hanya akan membuat bokongnya sakit.


Semua pengawal tidak berani mendahului sahran yang berjalan 10 langkah didepannya, selain sahran sangat hebat, dia juga mempunyai hewan magis yang hawa kehadirannya sangat kuat.


Jack memposisikan kudanya agar bersebelahan dengan sahran "Tuan, apa kamu bisa menceritakan apa yang terjadi semalam?" Tanya jack penasaran.


Tidak ada yang bisa sahran sembunyikan, Dia memaparkan semuanya kecuali kekuatan sahran, menurutnya pertunjukan menghancurkan pedang sudah cukup untuk menakuti jack dan pengawalnya itu.


Dimulai dari jack yang memberitahu sahran bahwa marry menghilang, Itu dikarenakan ada siluman yang menculik marry untuk dijadikan mainan, sahran tidak membunuhnya karna dia juga sangat kasihan dibully dan dikucilkan bangsanya sendiri.


Kemudian sahran menemukan jack dan marry yang tertidur pulas ditengah hutan, sahran bilang kepada jack bahwa dia sudah membangunkan jack namun tidak bangun-bangun.

__ADS_1


Mendengar hal itu, pipi jack langsung memerah karna dia juga sadar akan kebiasaannya yang sulit dibangunkan. Padahal kenyataannya memang demikian saat sahran teleportasi bersama mereka, jack tertimpa dahan pohon hingga tersungkur tapi dia tetap tertidur lelap layaknya tidak terjadi apa-apa.


Sahran meletakan marry didalam tenda sedangkan untuk jack, dia diletakan diluar tenda karna ukuran tendanya terlalu kecil.


Tidak terlalu jauh dari posisi sahran, dia mencium aroma gosong dari arah selatan, setelah ditelusuri ternyata itu adalah teman dari kelompok bandit yang sahran bantai, sahran tidak langsung menyerang melainkan melihat situasi terlebih dahulu.


Di sekitar bandit itu ada seorang sandra perempuan yang sedang dilecehkan, Sahran paling tidak tahan dengan hal tersebut, jadi sahran melompat ketengah dan menunjukan diri secara terang-terangan.


Tapi tindakan sahran terbilang sangat sembrono, karna mereka menyadari kekuatan sahran sangat hebat karna itulah dia mengancam sahran menggunakan sandra.


Tidak sulit baginya membunuh bandit yang menyandra perempuan itu jadi setelah membunuh semua orang, sahran melesat kebelakang bandit itu dan menebasnya hingga tubuhnya terbelah dua.


Setelah diselamatkan wanita itu berlari kearah tebing dan melompat bunuh diri, sahran mencoba meraih tangannya tapi sudah terlambat, wanita itu atas keinginannya dan harga dirinya, lebih baik mati daripada hidup dengan hina.


Hal itulah yang membuat sahran geram, sebenarnya saat manusia melakukan kejahatan, alam bawah sadarnya berkata itu adalah perbuatan tercela, tapi itu terkalahkan oleh nafsu membuat manusia bertindak lebih buruk daripada binatang.


Setelah merenung beberapa saat sahran turun tebing untuk menguburkan mayat wanita itu dengan layak, lalu sahran mengambil gelang berbentuk bunga teratai dari lengannya, walaupun itu tidak baik tapi mungkin sahran bisa menemukan keluarganya di kota Zeus. Setelah itu Sahran membawa kereta kuda dan beberapa harta rampasan untuk diberikan kepada keluarga pengawal yang mati oleh para bandit.


"...Itu saja yang aku lakukan malam tadi, dan untuk harta rampasan aku serahkan kepadamu" Ucap sahran, memberikan semua harta yang dia dapatkan tanpa mengambil satu koin perunggu pun.


Tapi untuk imbalannya, sahran hanya ingin menukarkan beberapa koin emas yang ia punya dari dunia Es dengan mata uang kekaisaran sojin.


...****************...


Ekstra chapter :


Bonus like +1 : 0 /1000


Bonus komentar +1 : 0 /100

__ADS_1


Bonus Vote +5 : 39/100


Jangan lupa like, komentar, dan vote untuk bonus chapter selanjutnya.


__ADS_2