
Kemudian dai mubai menanyakan beberapa pertanyaan..
"Nak apakah benar bebar murid zhuge feng..??" dai mubai bertanya seolah dia tidak percaya tapi tentu saja dia mengetahui bahwa cincin dewa naga hanyalah zhuge feng yang mempunyainya dan tidak ada seorangpun yang mampu memurnikan giok awan kristal..
Giok awan kristal adalah giok dengan energi termurni yang ada di duni ini, selain keberadaan nya yang langka dan sulit didapat giok ini mengandung aura dan energi termurni yang sangat besar pada giok tersebut... Dan yang bisa memurnikan giok awan kristal di dunia luar hanya kurang lebih 0,1% Di dunia luar dan di dunia ini hanyalah zhuge feng dan xiao shia yang menggunakan nya.. karna xiao shia sudah tua dan akibat luka dalam yang parah.. xiao shia tidak dapat menggunakan giok awan kristal karna tidak memiliki cukup tenaga dalam
##
"Ya... aku murid nya..!! " sahran berbicara pelan karna kepala nya masih sakit...
"Dimana kamu bertemu zhuge feng...??" dai mubai bertanya pertanyaan yang terus di fikirkan nya sejak dia mendengar sahran adalah murid dari zhuge feng...
"A... aku tidak yakin., saat itu ayah ku di bawa oleh....!!" sahran menjelaskan bahwa saat sedang berburu ayah nya di kejar para perampok dan masuk ke sebuah gua yang tidak lain adalah pintu masuk menuju sekte pedang phionix es.. kemudian kakek itu menemukan feng hu telah berbaring lemas dan tidak berdaya... sahran tidak yakin kenapa kakek itu tau jalan menuju rumah nya tapi yang pasti dia memberikan sahran cincin aneh berukiran naga.. dan saat dia menemukan emas di dalam batu... ia juga bertemu dengan para perampok dan sahran hampir terbunuh pada waktu itu tapi kakek tersebut melindungi nya dan... sejak sahran tidak sadarkan diri... sahran bermimpi aneh dan melihat kakek itu menawarkan nya sebagai murid dan memberikan pedang, jubah, serta lencana kepada nya...
"Kemungkinan besar sahran benar benar murid dari zhuge feng, dilihat dari lencana yang di miliki sahran serta lingkaran kecil berbentuk naga pada dadanya..tidak salah lagi dia benar benat murid zhuge feng......!!" gumam dai mubai
"Bocah berikan surat yang ada di bawah kasur mu kepada dai mubai...!!" Suara zhuge feng terngiang di kepala sahran dan membuat nya terkejut dan mematung sejenak sambil mencerna situasi.. akhirnya sahran bergegas mencari surat tersebut dan di berikan kepada dai mubai..
"Guru memberikan surat ini untuk di sampaikan kepada tetua..!!" sahran memberikan surat yang ada di bawah kasurnya kepada dai mubai dan seketika dai mubai mematung melihat isi surat tersebut
"Perlakukan anak ini dengan baik seperti kalian memperlakukan ku, aku akan selalu mengawasimu" itulah isi surat tersebut.. dai mubai mengetahui bahwa surat tersebut di tulis menggunakan energi tenaga dalam.. dan hanya tingkat guru besar pendekar yang bisa melakukan itu....
__ADS_1
"Baik... pulihkan dulu luka mu.. aku akan membawa kamu berkeliling dan menjelaskan peraturan yang ada di sekte pedang phionix es..!!" dai mubai beranjak pergi dari ruangan sahran..saat pintu tertutup sahran menanyakan sesuatu pada gurunya..
"Guru.. apa yang kau tulis di dalam surat itu..??" sahran mengetahui saat saurat di buka dai mubai langsung terlihat bingung dan sekaligus cemas...
"huh...hanya beberapa kata saja...,!! bocah setelah kau pulih aku akan mengajarimu jurus bela diri yang mungkin di sekte pedang phionix es adalah jurus tingkat tinggi.. tapi menurutku itu hanya jurus biasa saja...."
"Terima kasih guru...! tapi guru.. kenapa guru tidak keluar saja.. guru kan sudah pulang.. lagian guru juga orang yang di hormati disini.. kenapa guru masih bersembunyi di dalam..??" sahran heran dengan guru nya.. dia adalah orang yang terkenal di seluruh sekte pedang phionix es tapi dia menyembunyikan dirinya..
"huh..bocah kau tidak akan mengerti masalah orang tua, kau akan mengerti setelah tiba saat nya nanti dan aku tidak akan menunjukan diriku sebelum waktunya..!!" zhuge feng menghela nafas dan mengingat masa lalu nya..
"Tapi guru..!! " sebelum sahran menyelesaikan pertanyaan nya zhuge feng memotong sahran dan berkata: "sudah lah jangan tanya lagi... lebih baik kau pulihkan luka mu.. dan akan aku ajari kau satu jurus..."
"Baik guru...!! "sahran merasa bersalah atasa pertanyaan yang di lontarkan nya.. tapi ia juga merasa penasaran tentang gurunya tersebut..
Dai mubai mendatangi ruangan sahran dan mengajaknya berkeliling...
"wahhh... ternyata dalamnya sangat luas dan indah..!! " sahran merasa bersemangat saat melihat bangunan bangunan yang terlihat seperti terbuat dari es..
Dai mubai juga menjelaskan peraturan peraturan di dalam sekte terlepas dari semua itu tidak ada peraturan yang lain..
dia menjelaskan bahwa jika ingin menguji keterampilan bertarung maka harus pergi ke arena yang terletah sebelah utara sekte dan dai mubai membawanya ke tempat arena bertarung dan melihat murid murid disana sedang bertarung...
__ADS_1
kemudian dai mubai menarik jubah sahran dan membawanya ke suatu tempat
"kita akan kemana lagi tetua..?? " sahran bertanya kepada dai mubai dan menggaruk kepala nya yang tidak gatal..
kita akan ke paviliun untuk memilih jurus yang cocok untuk mu.. !! dai mubai mengajak sahran ke sebuah bangunan besar yang tidak terlalu jauh dengan arena bertarung..
saat berada di dalam.. sahran berdecak kagum melihat tumpukan buku yang tersusun rapi di dinding paviliun..
aku akan berikan kau 1 jam untuk memilih 1Jurus.. dan buku yang kau pilih akan di masukan ke catatan.. kau akan memilih 1 jurus setiap satu bulan sekali dan untuk masuk ke lantai 2 kau harus mengikuti ujian dari para tetua..,! Dai mubai menjelaskan dengan singkat dan padat..
"baik tetua..!!" sahran mulai melangkah ke tumpukan buku dan melihat nya secara satu per satu...
"wahh luar biasa.. sangat hebat..!! tendangan angin salju,..!! hujan kristal es,..!! angin topan pemusnah..!! hebat sekali..!!" sahran berdecak kagum dengan jurs jurus yang ia temukan di dalam deretan buku yang begitu banyak
"heh dasar udik...!! jurus jurus itu tidak ada yang berguna...!! tapi di antara buku buku ini ada yang lebih berguna untuk mu...!! lihat buku yang berwarna merah yang ada di atas baris ketiga..!! " zhuge feng berbicara di dapam fikiran sahran..
"guru bisa tidak.. kau keluar untuk berbicara..!! kepalanterasa sakit saat guru berbicara..!!" sahran memegang kepalanya yang mulai merasa sakit
"bocah.... nanti kau akan terbiasa jika sudah mempunyai tenaga dalam..!!" zhuge feng menjelaskan
"yah yah.. guru memang hebat...!! dan guru.. berhanti panggil aku bocah..!! aku punya nama..!! "sahran memegang kepala nya sambil menggembungkan pipinya...
__ADS_1
"oh ya...!! dari awal kita bertemu.. aku belum tau nama mu..,!! bocah..siapa nama mu..??" zhuge feng menyentuh kening nya denga jari telunjuk dan mengingat.. dia benar benar tidak mengetahui namanya..!!