
Sahran menunggu sudah hampir 2 jam, makanan di meja sudah habis di santapnya tapi si pelayan yang sahran tunggu tak kunjung datang, sahran berniat mencari si boss penginapan karna dirinya juga betuh istirahat begitu juga zhilong dirinya membuntuti sahran untuk berjaga-jaga
"Ada yang aneh,..! Harusnya penginapan ini tidak terlalu besar dan tidak terlalu sulit untuk mencari boss namun kemana pelayan itu pergi?" Zhilong angkat bicara mengisi kekosongan sambil berjalan mengikuti sahran
"Benar..! seharusnya tidak butuh waktu lama untuk menemukan boss penginapan! mungkinkah terjadi sesuatu?" Sahran mengelus dagunya sebelum sahran berhenti melangkah dan merasakan ada satu getaran tepat di atas kepalanya
"Awas..!!!" Sahran mundur beberapa langkah kebelakang dengan cepat dan di ikuti oleh zhilong, benara saja seketika muncul satu ledakan
DHUAARR...!!
Suara ledakan di salah-satu kamar di lantai atas, ledakan tersebut membuat sahran dan zhilong terkejut, bukan karna ledakannya yang besar melainkan orang yang terlempar bersimbah darah tidak lama setelah ledakan tersebut terjadi
"Apa yang terjadi? katanya disini tamu hanya kita berdua, tapi ini? mungkinkah?" Sahran merasa kebingungan karna daritadi hanya ada dirinya dan zhilong di penginapan
"Tunggu dulu! ranran kau lihatlah ini! ini adalah pelayan yang tadi kau suruh untuk mencari boss penginapan bukan?" Zhilong menunjuk seseorang yang tergeletak bersimbah darah yang hampir tidak bisa di kenali
Sahran dan zhilong menghampiri tubuh berdarah si pelayan tersebut dan menemukan si pelayan ternyata masih bernafas walaupun dari mulutnya sesekali keluar darah yang membuatnya sulit bernafas
"Dia masih bernafas! apa kita akan menyelamatkanya?" zhilong bertanya pada sahran yang sedang memperhatikan sisa puing-puing bekas ledakan
__ADS_1
" Ya kita akan menyelamatkannya untuk mengorek informasi dan bertanya apa yang sebenarnya sedang terjadi.." Sahran mengambil salahsatu benda dan berbalik menghadap zhilong dan tubuh si pelayan
"Lalu bagaimana dengan boss penginapan?"
"Ada kemungkinan ini adalah ulah si boss penginapan karna mengingat si pelayan ada di ruangan tersebut saat ledakan terjadi,."
Kemudian zhilong mengangkat tubuh si pelayan dan dia merasakan betapa keringnya tubuh tersebut seperti tidak ada daging sedikitpun di tubuhnya
Zhilong memabawanya ke salahasatu kamar untuk di obati dan menyadarkanya, kemudian zhilong akan bertanya dengan apa yang terjadi
Sahran mengeluarkan beberapa botol ramuan penekan arteri yang merupakan ramuan tingkat perak bintang satu, obat tersebut mempunyai efek memperlambat peredaran darah agar darah tidak keluar dari luka di tubuh si pelayan
Kemudian dirinya mengeluarkan beberapa botol ramuan lainnya yaitu ramuan pembeku darah, Sebenarnya sahran tidak mempunyai satupun ramuan pembeku darah saat dirinya keluar dari hutan terlarang karna semua ramuan yang dia buat di titipkan kepada zhuge feng tapi beruntungnya di perjalanan saat dirinya beristirahat dan mencari makanan sahran menemukan beberapa tanaman mujarab yang cukup sulit di temukan di hutan terlarang dan salah satunya adalah tanaman rumput lidah ular yang merupakan bahan mujarab tingkat emas bintang 5 yang sangat langka
Bahan ramuan pembeku darah terdiri dari 3 jenis tanaman mujarab dan 0,1% Tenaga dalam, karna tanaman mujarab sejenis biji tiran dll yang paling banyak di temui, oleh karna itu sahran membuat ratusan botol obat pembeku darah dan dirinya sudah bisa menciptakan satu ramuan tingkat perak bintang 1 berarti dia sudah bisa di anggap sebagai seorang Alkemis bintang 3
Berbeda dengan ramuan pembeku darah yang merupakan ramuan perunggu bintang 5, ramuan penekan arteri yang merupakan ramuan tingkat perak bintang 1 membutuhkan bahan yang cukup banyak dan cukup sulit di temukan selain bahan ramuan tingkat perak juga membutuhkan 1,5% tenaga dalam yang cukup menguras tenaga dalam sahran saat membuat ramuan tersebut
sahran memberikan satu botol ramuan kepada zhilong untuk di tuangkan tiga tetes ramuan tersebut kedalam air sebanyak 150mill air hangat dan di minumkan ke pasien dan tunggu hingga efek obatnya bekerja
__ADS_1
Setelah itu sahran mengoleskan obat pembeku darah ke bagian-bagian tubuh yang terluka dan membalutnya dengan perban setebal mungkin agar tidak ada udara yang masuk, karna kalau udara masuk maka efek obatnya akan berkurang sebanyak 30%
Zhilong sedikit banyak sudah mengerti dengan pengobatan tapi metode yang di pakai sahran jauh berbeda, karna jika biasanya luka itu di oleskan kebagian luka dengan hati-hati dan penuh perasaan, berbeda dengan sahran dirinya bukan hanya mengoleskan tapi menusuk-nusuk luka tersebut dengan jarum bertujuan agar racun yang terdapat pada luka tersebut dapat keluar
Zhilong yang membayangkan sensasi ketika dirinya berada di posisi si pelayan saat sahran menusuk-nusukan jarum kebagian luka, membuatnya giginya gemertak dan merinding
"Anak ini ternyata seorang Alkemis juga, sungguh bakat yang langka."Zhilong berkata dalam hatinya dan memperhatikan sahran dalam diam, dirinya sungguh baru pertama kali melihat seorang alkemis mengobati seorang pasien dengan sangat teliti dan setiap tindakan penuh perhitungan karna jika ada satu kesalahan maka nyawa adalah taruhanya
Di dunia Gardan seorang alkemis bintang satu saja sudah sangat di hormati dan itupun usia seorang alkemis di dunia gardan rata-rata berumur 250 tahun keatas dan sudah makan garam selama menjadi alkemis, sementara sahran hanya berumur 14 tahun dan sudah menjadi seorang alkemis membuat pandangan zhilong kepada sahran kembali berbeda
"Aku sungguh beruntung..! teman pertamaku ternyata seorang alkemis yang terhormat..,"Batin zhilong, Zhilong berusaha menahan air matanya karna sungguh dia tidak menyangka bahwa dirinya berkesempatan bertemu dengan seorang alkemis bahkan menjadi teman seorang alkemis
Sebenarnya zhilong memperhatikan sahran di lembah petir dengan seksama dan teliti tapi karna berhubung banyaknya petir Zhilong tidak bisa melihat dengan jelas aktivitas yang di lakukan sahran termasuk saat sahran berlatih menjadi alkemis
"Uh..! ada apa dengan mu? kenapa kau menangis.."zhilong mengeluarkan air mata cukup deras dan terisak-isak yang membuat Sahran menyadari hal itu dan bertanya
"Itu karna ramuanmu! kenapa ramuanmu membuat mataku pedih?" zhilong menjawab, sebenarnya zhilong sedang kebingungan mencari jawaban untuk menjawab alasan kenapa dirinya menangis, tapi ternyata sahran menganggap serius dan malah terlihat kebingungan
"Itu..! itu mungkin karna daun juni yang aku masukan terlalu banyak..hehe..!" sahran menjawab, daun juni adalah sejenis rumput merambat yang merupakan bahan untuk menetralkan racun dari bahan lain saat pembuatan ramuan setingkat ramuan penekan arteri, karna daun juni sangat pedas daun ini sering di ganti dengan akar kinji, tapi sahran tidak berhasil menemukan pohon kinji dan terpakasa menggunakan daun juni sebagai penetral racun, daun juni sendiri jika dimasukan kedalam ramuan dan menguap, uap yang di hasilkan akan menjadi uap pedas yang membuat mata pedih
__ADS_1
"lihat mukanya memerah,.." Sahran mengalihkan topik pembicaraan dan menunjuk si pelayan, benar saja muka si pelayan mulai merona yang menandakan tubuhnya mulai membaik dan efek obat penekan arteri sudah hilang dan tinggal menunggu si pelayan pulih
sambil menunggu si pelayan pulih dan sadar Sahran dan zhilong pergi berlatih tidak jauh dari ranjang si pelayan berbaring