LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.21 _Energi cahaya bulan


__ADS_3

" Itu bukan air, itu adalah minyak bumbu yang sahran buat untuk memanggang daging.." Ucap Dai Mubai


" Minyak bumbu... apa itu..??" Tanya Huamei


" Entahlah.. aku juga tidak mengerti bagaimana dia membuatnya, tapi yang pasti dia mencampurkan beberapa tanaman dan di campurkan dalam minyak..," Jawab Dai Mubai


Selesai makan Dai Mubai dan yang lainnya; tidur dan berjaga bergantian, tapi Sahran; seperti biasa Berlatih


" Ahk aku masih tidak mengerti lembar kedua dari jurus petir bencana, Sebenarnya sudah ada gambaran untuk melakukan nya, tapi selalu gagal.. ini membuatku pusing..!" Sahran mencoba memahami isi dari lembar kedua, karna tidak tidak bisa mengerti, dia penasaran dengan lembar ketiga jurus petir bencana, menurutnya lembar kedua sangatlah rumit apalagi lembar ketiga, sahran membuka lembar ketiga dan dia tidak menemukan tulisan apapun,


" Ada apa ini, kenapa lembar ketiga dan keempat tidak ada tulisan atau pun gambar,..?" Sahran membalik lembaran selanjutnya dan sama sekali tidak ada apapun disana.


Kemudian dia ingat kata-kata gurunya ' Jika bekerja keras bisa mendapatkan kesuksesan, maka bekerja keraslah, jangan hanya bergantung kepada orang lain, bergantunglah pada tekad dan keteguhan hatimu'"


"Hmmm,.. kerja keras,.. bergantung kepada orang lain,.. keteguhan hati..." Sahran memahami betul kata kata itu tapi tidak mengerti makna dari kalimat nya..


" Kerja keras ya... ahk betul.. aku tahu., aku harus bekerja keras,..artinya aku harus terus berlatih walaupun gagal; kerja keras adalah dasar untuk mengasah tekad dan keteguhan hati.... benar seperti itu.. baiklah ayo lanjutkan..." Sahran mengerti makna kata bekerja keras,.. dia kemudian berdiri dan mengayunkan pedang; gerakan pertama, kedua, ketiga dan selanjutnya dia pelajari, walaupun berulang kali gagal, tapi dia tetap berusaha dan akhirnya gerakan-gerakan itu berhasil dia pahami


" Hehh..! Bocah ini memang mengerikan, aku saja perlu waktu bertahun tahun untuk memahami makna dari kata-kata itu, tapi dia hanya butuh beberapa hari,.. sungguh bakat yang langka.., aku tidak salah menilai-nya, dia akan menjadi penerusku.." batin Zhuge Feng

__ADS_1


Setelah latihan sahran duduk bersila dan memahami gerakan selanjutnya, tapi dia malah menutup matanya dan seperti tertidur,


" Haiih.. bocah ini mulai kelelahan rupanya.. dia tidur seperti itu, sama seperti guru dulu.. selalu tidur dalam keadaan sedang berlatih..! Ehk tunggu..!! apa yang bocah itu lakukan.., darimana datangnya energi sebesar ini, ini... ini Energi cahaya bulan,..,! ehk aura ini.. dia sedang naik tingkat..." Zhuge feng membuka mulutnya,..


"Bocah ini baru 8 tahun dan... dan.. dia sudah di tingkat petarung menengah... ini.. ini.. luar biasa..., baru pertama kali aku melihat anak dewa seperti ini..,haha..! aku beruntung sekali memiliki murid dengan bakat dewa.." Zhuge Feng menangis bahagia, Dirinya saja yang di sebut sebagai legenda terkuat, dia bisa menjadi petarung pemula pada usia 28 tahun..dan menjadi petarung menengah pada usia 36 tahun.. tapi sahran bisa menjadi petarung mengengah dengan kurun waktu yang relatif singkat, hanya beberapa bulan dari saat dirinya di bimbing oleh Zhuge Feng


//


" Dia bahkan bisa menyerap energi bulan.., ini.. bakat ini, bahkan dewa perang pun tidak akan menandinginya..." Ucap Zhuge Feng


Sahran menutup mata dan mengumpulkan energi bulan, energi bulan adalah energi terkuat setelah energi bumi, energi bulan di bagi menjadi 3 jenis yaitu: Energi aura bulan, Energi cahaya bulan, dan Energi inti bulan..


Sahran menyerap cahaya bulan kurang lebih selama 3 jam, dan akhirnya dia bisa naik tingkat saat fajar tiba..,


" Jadi ini kekuatan petarung menengah..; hebat., sangat hebat, tubuhku terasa lebih ringan daripada sebelumnya, haha..,; tapi ini belum seberapa, aku ingin semakin kuat.., targetku adalah menjadi yang terkuat, aku harus lebih giat berlatih lagi..." ucap Sahran bahagia


" Bocah ini..., Tidak mudah untuk naik tingkat, tapi jika menyerap cahaya bulan hanya menambah 15% kecepatan naik tingkat, jika berlatih keras mungkin untuk naik tingkat ke tingkat selanjutnya membutuhkan waktu setidaknya 1-2 tahun.." Ucap Zhuge Feng


" Apa tidak bisa lebih cepat lagi..? aku ingin naik tingkat dalam 2 bulan..,!" tanya sahran

__ADS_1


" Sudah kubilang 1-2 tahun dasar bocah..! jangan tergesa-gesa menggapai prestasi, setahap demi setahap saja..!" jawab Zhuge feng


" Baiklah guru,.. ! nanti pagi aku akan pergi ke hutan terlarang.., apa guru tau tempat-tempat tumbuhnya tanaman mujarab yang berharga.." tanya sahran


" Aku hanya menciptakan dimensi ini,.. kalau tempat-tempat tumbuhnya tanaman mujarab itu tergantung pada alam.." Jawab Zhuge feng


" Tapi setidaknya guru tau tanaman mujarab apa yang tumbuh disini..?" Ucap sahran


" Aku tahu tempat yang lembab, disana biasanya tumbuh jamur YIN yang dapat menyembuhkan meridian yang rusak hingga pulih sempurna.." jawab Zhuge feng


" Benarkah., pasti sangat mahal, hehe Baiklah.., sumber daya; aku datang.." Ucap sahran


cxxxxxx[]""";,,::::::::::::::::::: >


Pagi tiba, matahari mulai bersinar terang menyinari langit biru, burung-burung mulai berkicau, Rumput-rumput gemirisik di tiup sang banyu, semua mahluk beraktivitas di bimbing alam, alam menjadi saksi keindahan syurga dunia..,


Dai Mubai dan yang lain bangun dari tidurnya, mereka membuat api untuk menhangatkan diri dan memanggang daging, tapi sahran tidak mengeluarkan daging, dia malah mengeluarkan sayur sayuran dan mengeleuarkan kendi yang terbuat dari tanah liat.. Sahran membuat perapiannya sendiri, kemudian dia menyusun batu dan meletakan kendi tersebut di atas api, semua orang kebingungan dengan apa yang dilakukan sahran, biasanya mereka menggunakan kendi untuk menampung air minum, tapi sahran malah membakarnya di atas api, kemudian sahran mengiris-ngiris sayuran dan memasukan kedalam kendi, dia mengeleurkan rempah-rempah dan garam mineral yang dia dapatkan dari penginapan di kota ren seblumnya, Dai Mubai tidak mengerti apa yang dilakukan sahran, dia mengira sahran sedang membuat ramuan; karna dia memasukan beberapa sayuran berserat tinggi dan sedikit garam mineral, mereka biasanya menggunakan garam mineral untuk pengobatan dalam, tapi ada suatu hal yang membuatnya berfikir keras, Sahran memasukan beberapa potong daging kedalam kendi, ramuan memakai daging mungkin Dai Mubai baru pertama kali melihatnya, sahran mencampurkan rempah dan semua bahan kemudian mengaduknya, selang beberapa lama aroma keluar didalam kendi, aroma yang asing bagi Dai Mubai tapi dia merasa aroma tersebut sangat enak, dan kemudian Dai Mubai angkat bicara


" Sahran, sebenarnya kau sedang membuat ramuan apa.. kenapa baunya enak sekali..?" Tanya Dai Mubai

__ADS_1


" Ramuan...?? Tetua ini bukan ramuan, ini adalah sup yang aku buat.. ini sangat enak, apa tetua mau mencobanya..?? " ucap Sahran


__ADS_2