
kemudian dia sampai di sebuah ruangan besar... di dalamnya ada sembilan tetua duduk berbaris dan satu tetua yang duduk paling atas dari sembilan tetua tersebut
pria yang mengantar sahran memberikan hormat kepada tetua sekte pedang phionix es bernama dai mubai yang terlihat begitu muda tapi sebenarnya lebih tua dari tetua yang lain yang berumur seratus tahun lebih... karna peria yang mengantar sahran memberi hormat kepada dai mubai.. dia juga memberi hormat yang sama..karna takut salah tingkah di dunia yang baru di kenal nya dan belum ber adaptasi dengan kriteria sekte pedang phionix es..
kemudian Dai mubai mengerutkan dahi meliahat wajah sahran dan bertanya.: kute "siapa itu...!! " di tidak pernah melihat murid dari sekte pedang phionix es berkulit coklat seperti sahran.. tapi dia melihat sahran memakai jubah serta pedang milik sekte pedang phionix es...
sebelum menjawab pertanyaan da mubai.. sahran memperkenalkan diri bahwa dia adalah murid dari zhuge feng... Tenti saja dai mubai tidak percaya karna selama ini zhuge feng tidak pernah mempunyai murid di pedang phionix es.. dan melihat kondisi fisik yang dimiliki sahran menunjukan bahwa dia lemah dan bahkan tidak memiliki aura tenaga dalam...
"kute.. kau tunggu di luar...!!" dai mubai menyuruh kute untuk meninggalkan ruangan karna dia merasa jika kute mengetahui bahwa jika dia benar adalah murid dari zhuge feng maka murid yang lain akan merasa iri dengan dirinya...
"Tapi tetua..!! baik tetua..".kute merasa khawatir jika sahran di perlakukan tidak baik oleh dai mubai..tapi dia segera menurut dan mengehela nafas beranjak meninggalkan ruangan
setelah pintu tertutup.. dai mubai seketika menyerang sahran yang sedang diam mematung didepan nya... seketika sahran menghantam dinding dan merasa tulang rusuk nya patah beberapa dan darah segar mengalir dari tubuhnya...
"Apakah kau benar murid daru zhuge feng... kau mencoba menipu kami.. zhuge feng adalah guru besar sekte phionix es dan kau malah menggunakan namanya untuk masuk sekte pedang phionix es... tidak akan ku biarkan...!! " dai mubai kembali menyerang sahran yang sedang berlutut lemah tak berdaya di depan nya...seketika sahran kembali menghantam dinding dan dia merasa tulang rusuk yang lain patah dan hampir kehilangan kesadaran...
"Zhuge feng tidak akan memilih murid selemah dirimu...!!" dai mubai kembali menyerang dan saat dia hampir mengenai tubuh sahran sebuah lencana sekte pedang phionix es jatuh dari jubah sahran dan dia menemukan isyarat panggilan berbentuk naga yang terdapat di balik lencana tersebut...
"Ini isyarat panggilan...." dia mengalirkan trnaga dalam pada lencana tersebut dan betapa terkejutnya ia saat mendengar isi dari isyarat tersebut... yang mengatakan "Dia adalah murid ku, dan siapapun yang melukainya akan mati secara tragis, (Zhuge feng).."
__ADS_1
Dai mubai seketika terkejut mendengar isi pesan tersebut dan melihat kembali sahran yang mulai kehilangan kesadaran yang membuat dai mubai gelisah karna isi pesan tersebut ... dai mubai telah melukai muridnya zhuge feng...
"Bawa dan obati dia...aku ingin menanyakan beberapa pertanyaan setelah dia sadar..!!" Dai mubai menunjuk sahran yang sedang berbaring lemas tak berdaya di hadapan nya..
##
"heh bocah... berapa lama lagi kau pura pura tidur...!!" zhuge feng menatap sahran dengan tatapan dingin...
"Ahk guru.. apakah aku sudah mati...??" "Argghhh..........!!! guru apakah roh ku terkutuk dan di segel di dalam cincin bersamamu.. aku tidak sudi... aku belum menikah... siapa saja tolong aku.. aku tidak mau di segel dengan seorang kakek bau tanah...hiks..!!" sahran merasa ketakutan ketika ia melayang di udara denga gurunya di ruangan yang gelap dan hampa
"Siapa yang kau bilang bau tanah...dasar murid sialan..." zhuge feng memukul kepala sahran dengan muka kesal karna selama ini dirinya.tak pernah di perlakukan seperti ini..
"guru kenapa guru tidak membantu murid mu ini saat sedang di hajar tadi... bagaimana kalau aku mati...!! " sahran mengalihkan topik pembicaraan karna dia tau bahwa dia sedang berada di dalam cincin yang ada di dadanya tersebut bersama gurunya...
"heh bocah apakah kau ingin menjadi kuat ..??
dan selain itu untuk yang tadi hanyalah memberimu sedikit pelajaran agar kau tidak memperlakukan gurumu seperti ini lagi...huh..!!" Zhuge feng masih merasa kesal karna terfikir kejadian yang baru saja dia alami
"Aduh guru aku bertanya serius...!! dan untuk yang tadi aku minta maaf...,hehe..!!" sahran menggaruk kepala nya yang tidak gatal karna merasa bersalah sekaligus malu dan salah tingkah di depan gurunya ...
__ADS_1
"itu untuk memberimu pelajaran.. Betapa lemah dirimu..!!.. bocah aku tanya sekali lagi apakah kau ingin menjadi kuat..?? "Zhuge feng menatap sahran denga tatapan yang mendominasi...
"Ya guru... aku ingin menjadi kuat.. aku ingin menepati janji ku kepada ayah untuk menjadi kuat...dan ingin membalaskan dendam ibu ku.. sebelum aku bertemu dengan ayah dan ibu nanti... aku ingin menapati janji yang aku buat untuk mereka... agar aku punya muka untuk bertemu mereka... guru.. murid ingin menjadi kuat...!!" Sahran berlutut di depan zhuge feng yang membuat zhuge feng merasa senang karna kebulatan tekad yang dimiliki bocah tersebut...
"Hehe..bagus..bagus.. kau memang murid pilihanku...!! karna kau ingin menjadi kuat.. aku akan mengajarimu sebuah jurus...!!" zhuge feng mengelus janggutnya dan sambil tersenyum kepada sahran....
"Terima kasih guru....murid akan taat kepada guru...!! "sahran memberi hormat kepeda gurunya dan di saat bersamman. pandangan nya kembali menjadi gelap dan tersadar..
"Ahk..kepalaku sakit sekali...!!..??" sahran merasa kepala nya sangat sakit dan menyadari di depan nya ada para tetua dan tentu saja dai mubai yang sedang menyentuh dada nya yang terdapat lingkaran berbentuk naga...
(20 menit sebelumnya)
Dai mubai memasuki kamar sahran dengan para tetua yang lain... dai mubai dan sembilan tetua di belakang nya kaget melihat kondisi nya yang begitu parah.. kini telah pulih hanya membutuhkan beberapa hari setelah sahran di serang dai mubai yang ada di tingkat pendekar senior..
"Ini.....!?? " dai mubai meraba sebuah lingkaran berbentuk naga yang ada di dada sahran dan tentu saja dia mengetahui bahwa hanya zhuge feng yang bisa melakukan ini... kemudian dia berniat mengalirkan tenaga dalam untuk melihat isi di dalam cincin tersebut... saat dia sudah mengumpulkan tenaga dalam dan ingin mengalirkan tenag a dalam ke cincin tersebut.. sahran sadar sesaat setelah dai mubai ingin mengalirkan tenaga dalam...
(Masa sekarang)
"Ahk tetua apa yang kau lakukan....??" sahran bertanya dengan kebingungan dan memandang dai mubai dengan tatapan aneh saat dia masih memegang dada sahran..
__ADS_1
"Ahk maaf..!!" dai mubai menarik kembali tangan nya dan mengurungkan niat nya yang ingin mengetahui isi dari cincin yang ada di dada sahran