
Mutiara yang ada di tengah 5 bola cahaya tersebut mendadak memancarkan aura hangat yang sangat nyaman, bersamaan dengan munculnya aura hangat, tubuh sahran perlahan-lahan menghilang menjadi butiran cahaya
Burung hering kuno melebarkan matanya melihat tubuh sahran lenyap seperti di telan bumi, dia pun menatap mutiara yang masih berada di sana
" Ini.,! ini memang mutiara yang melegenda itu, benar ini adalah benda itu..! ini adalah benda itu..! aku tidak percaya aku akan mendapatkannya, sahran sang pemilik dari mutiara ini sudah hilang dan sekarang mutiara ini menjadi miliku haha.!!" Burung hering kuno tertawa jahat berniat mengambil mutiara di hadapannya itu untuk kepentingan dirinya sendiri
Tetapi saat burung hering kuno ingin mengambil mutiara tersebut Zhuge Feng berdiri dan angkat bicara menahan niat burung hering kuno mengambil mutiara milik murid satu-satunya tersebut
"Jangan pernah kau mencoba untuk mengambil barang berharga milik muridku, walaupun kau kuat tapi tekad ku lebih kuat,." Zhueg feng berbicara dengan nada sedikit parau dan lemah, Zhuge feng berdiri dengan kaki yang gemetar hebat, dia hampir tidak bisa menahan berat badanya sendiri akibat semua kejadian yang dia saksikan dan dia rasakan sejak awal
cxxxxx[]::::::::::::::::::::::::>
(sebelum zhuge feng mengetahui niat burung hering kuno)
Sebenarnya Zhuge Feng sudah ribuan kali menahan tekanan dasyat dan dapat bertahan dengan kemampuannya, tapi kali ini berbeda Zhueg feng bukan hanya menahan tekanan tapi juga menahan aura yang beberapa kali terpancar dari tubuh sahran, Zhuge feng mempunyai kemampuan untuk menahan tekanan tapi tidak dengan aura
Aura yang keluar dari tubuh sahran memang bukan aura jahat tapi di bandingkan dengan tekanan aura lebih kuat satu tingkat di atas tekanan, untuk melawan aura itu di luar kemampuan zhuge feng
__ADS_1
Jadi dapat di simpulkan jika Zhuge feng menerima aura dengan jumlah yang cukup besar maka pengendalian tenaga dalam yang dia miliki akan berlawanan arah yang membuat fisiknya tidak bisa bertahan
Saat kesadarannya mulai menghilang di saat-saat terakhir dia melihat tubuh sahran mulai lenyap menjadi butiran cahaya saat itulah dia berfikir bahwa inilah akhir dari segalanya, Zhuge Feng merasa putus asa dengan apa yang dia lakukan di hidupnya sekarang ini, selain dia kehilangan seluruh keluarganya saat peperangan terjadi seribu tahun yang lalu, hari ini dia kehilangan seorang murid yang bisa di anggap sebagai keluarga juga
Pandangan Zhuge Feng mulai buram, dia berusaha mencerna apa yang dilihatnya di saat-saat terakhir kesadarannya mulai hilang, dia melihat burung hering kuno yang ada di dalam legenda yang terkenal hebat dan kuat ternyata tetap saja tidak akan bisa merubah takdir seseoarang
Kemudian Zhuge feng memejamkan matanya, memikirkan kenangan-kenangan yang dia lalui saat berasama sahran, walaupun bisa di anggap pertemuan zhuge feng dan sahran sangatlah singkat tapi menurut Zhuge Feng pertemuan singkat itu terasa seperti sudah ribuan tahun lamanya
Canda tawa, wajah kesal dan senyum sahran terlintas di fikiran zhuge feng, dia ikut tersenyum ketika membayangkan tingkah kekanak-kanakan sahran yang membuat siapapun tertawa jika melihatnya, dia membayangkan sikap saharan yang kadang serius dan kadang mengesalkan yang membuat siapapun merasa tenang dan nyaman jika berada di sisinya, kemudian saat dia bermanja meminta di ajarkan sebuah jurus kepada Zhuge Feng
Semua kenangan itu membuat zhuge feng terenyuh dan mulai menagis, percuma saja jika itu hanya bayangan masa lalu yang tak akan mungkin terulang lagi, dia sempat berfikir ingin mencari satu murid pengganti sahran untuk mengenang kepergian muridnya tersebut, tapi dia menepis fikiran nya itu, menurutnya di seluruh dunia pun tidak akan ada anak sesepesial sahran, bukan hanya dia mempunyai tubuh sepsial, yang membuat Zhuge feng menganggap sahran sepesial adalah sahran sudah bisa di anggap keluarga
Hanya sahran lah satu-satunya yang menghormati, menyayangi, dan memperhatikan Zhuge feng selama ini, Zhuge Feng masih ingat ketika sahran melarang Zhuge Feng untuk memakan daging dan arak kemudian sahran menyarankan agar orang tua seperti Zhuge Feng harusnya makan sayuran dan juss buah agar sehat, dari kata-kata yang terdengar sederhana itulah zhuge feng marasakan rasa sayang dan perhatian sahran untuk gurunya tersebut
Kemudian saat sahran berlatih selama 5 tahun di lembah petir, sahran selalu memasak makanan enak, makanan di hutan terlarang sangat terbatas makanya saharan hanya bisa menangkap beberapa kelinci di sekitar lembah petir yang tentu saja tidak akan cukup untuk dirinya sendiri sekalipun
Sahran memanggang kelinci tersebut walaupun sedikit tapi cukup untuk mengganjal lapar beberaapa waktu, selesai makan sahran pasti menyisakan lebih banyak dari yang dia makan untuk gurunya karna dia mengerti bahwa dirinya masih muda dan cukup kuat untuk menahan lapar tapi tidak dengan Zhuge feng dia sudah sangat tua dan harus menjaga kesehatanya setiap saat
__ADS_1
Zhuge feng selalu memakan kelinci yang di masak sahran sampai habis dan hanya tersisa tulang, saat itulah sahran selalu memungut tulang sisa tersebut dan memakan beberapa bagian daging yang masih menempel di tulang bekas makan gurunya
sampai suatu saat sahran berburu domba gunung, sahran memang mahir menggunakan tombak warisan dari ayahnya dan mendapat satu domba gunung yang cukup untuk di makan selama berminggu-minggu, sahran mengawetkan domba tersebut dan menyimpannya baik-baik
Sahran selalu memanggang daging domba dengan enak, tapi daging punya sahran dan punya zhuge feng sangat jauh berbeda, sahran selalu memanggang daging dari tulang-tulang sisa daging zhuge feng saat dia memotong daging domba gunung satu bagian ke satu bagian yang lain.
Sekarang Zhuge feng mengerti dengan tindakan yang dilakukan sahran, dia menyesal karna terlambat menyadarinya, ternyata sahran begitu perhatian terhadap kesehatan gurunya, dan ternyata sahran begitu menyayangi gurunya di banding dirinya sendiri
Tapi apa balasan yang zhuge feng berikan untuk sahran, zhuge feng malah membiarkan sahran menahan siksaan yang begitu menyakitan, membiarkan sahran meronta-ronta di tanah sampai akhirnya dia tidak benafas dan bahkan lenyap
Keadaannya saat ini mungkin tidak setimpal dengan apa yang sahran rasakan, tapi ini mungkin adalah jalan terbaik untuk membalas apa yang sahran lakukan kepada Zhuge feng selama ini
cxxxxxx[]::::::::::::::::::::::::>
(Saat Zhuge feng mengetahui niat burung hering kuno)
Zhuge feng menatap langit, dia melihat burung hering kuno sekali lagi dan melihat butiran cahaya yang beterbangan kesegala arah yang merupakan cahaya dari sahran, tapi saat Zhuge Feng meirik ke arah Burung hering kuno, ternyata dia sedang meraih mutiara yang terbang di depannya yang tidak lain adalah mutiara yang keluar dari tubuh sahran, selain mutiara tersebut cincin dimensi dan semua barang yang ada di dalam cincin itu lenyap bersamaan dengan lenyapnya sahran dan 5 simbol element
__ADS_1
Zhuge feng tentu saja tidak menginginkan barang peninggalan muridnya di ambil oleh orang lain, karna menurutnya ada kemungkinan sahran meninggalakan mutiara itu untuk Zhuge feng, dan walaupun sahran sudah mati dia akan tetap melindungi barang peninggalan sahran sampai kapanapun dengan sisa umurnya walaupun tidak lama
Karna itulah Zhuge feng harus berusaha melindungi barang peninggalan muridnya tersebut, Kemudian Zhuge feng berusaha bangkit sekuat tenaga menggunakan tenaga dalam yang masih tersisa untuk menahanan burung hering kuno mengambil barang milik sahran