LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.36_Tiba di kota yuki


__ADS_3

"Jadi kau berasal dari dunia gardan ya! sebenarnya ada berapa dunia di alam semesta ini?" Tanya sahran dengan penasaran


"Sampai sekarang masih tidak ada yang mengetahui jumlah pastinya, tapi yang pasti lebih banyak dari yang kita bayangkan.." Zhilong menjelaskan bahwa dunia di bagi menjadi dua yaitu: dunia fana dan dunia ranah dewa


Di duni fana hanya makhluk-makhluk seperti manusia, hewan, pepohonan dan lain-lain, sementara di dunia ranah dewa adalah dunia atas yang di huni oleh para dewa yaitu puncak dari banyaknya kekuasaan atau yang kita sebut dengan syurga


Zhilong juga menambahkan bahwa di antara dunia-dunia itu, hanya dunia manusia dan beberapa dunia lain yang saling terhubung


Sementara dunia ranah dewa tidak ada celah untuk saling terhubung dengan dunia fana, maka dari itu kita sebagai manusia harus mau menguasai dan di kuasai, siapa yang mampu bertahan maka dia akan di anggap sebagai pahlawan


!!!!???


"Ahk..kau bicara apa? aku tidak mengerti.." Sahran sebenarnya sudah mendengarkan penjelasan zhilong tetapi penjelasan zhilong terlalu rinci dan padat hingga sahran susah memahami isi dari penjelasan tersebut


"Ahk dasar bocah ini, baiklah intinya dunia fana saling terhubung seperti dunia gardan dan dunia Es, tapi dunia ranah dewa sangat sedikit kemungkinan bisa terhubung.. apa kau mengerti?"


"Ouh.. jadi sekarang kita di dunia fana ya! tapi seperti apa dunia dewa itu? apakah seindah dunia fana kita?"


" haih..Tentu saja dunia ranah dewa itu lebih indah?"


"Ehk..! tau dari mana kamu? kan dunia dewa itu tidak ada celah untuk masuk bagai mana kamu tau bahwa dunia dewa itu lebih indah?


" Itu..!! Dasar bocah kau menjebaku..!" Zhilong serasa di jebak oleh pertanyaan sahran


Mereka saling bertukar pengetahuan sambil berjalan menuju kota yuki, Sahran dan zhilong saling bertukar pendapat dari pertanyaan-pertanyaan di antara kedunya, setelah sekian lama berjalan membelah hutan dan memutari bukit akhirnya mereka sampai di kota yuki pada sore hari


"Long, aku lapar sekali! aku ingin makan sesuatu sebelum kita melanjutkan perjalanan ke dunia gardan!"

__ADS_1


"Baiklah aku juga lapar, kita akan mencari penginapan di sekitar sini, ayo.,!"


mereka memilih untuk berstirahat dan mencari penginapan karna sahran maupun zhilong seharian ini belum memakan apapun sepanjang perjalanan


Mereka akhirnya sampai di penginapan terjaub dari keramaian, susana di penginapan itu sangat tenang dan sunyi, saat mereka menginjakan kaki kedalam penginapan kehangatan dan wangi-wangian menyambut zhilong dan sahran, sangat nyaman dan damai


"Tuan apakah tuan ingin menginap disini.?" Salah satu pelayan wanita menghampiri zhilong dan sahran, dia menawarkan harga yang cukup murah untuk menginap satu malam di penginapan ini yaitu 10 keping perak, atau bisa juga dengan barter dengan makanan


" Apa ini terlalu murah untuk penginapan semewah ini?" Tanya zhilong dengan heran, menurutnya penginapan ini terlalu mewah dan nyaman di banding penginapan yang dulu ia pernah singgahi seharga 20 keping perak


"Sebenarnya penginapan ini yang terburuk di antara penginapan di pusat kota yuki..!" Pelayan itu menjelaskan sembari membimbing zhilong dan sahran untuk duduk, pelayan itu berkata bahwa penginapan yang mereka miliki adalah penginapan yang terburuk karna di penginapan ini selain ruangan kamar yang kecil tapi juga mekanan yang tidak enak


"Sebenarnya penginapan di pusat kota mempunyai makanan-makanan yang enak, membuat para pelancong memilih untuk singgah disana, sementara disini yang mampu kami sediakan hanyalah daging panggang dan sup " Pelayan tersebut menundukan kepalanya


"Pantas saja disini sangat sunyi rupanya disini tidak ada penghuni lain selain aku dan long.." Batin sahran


"Aku juga tidak tau karna aku selalu berada disini, tapi aku pernah mendengar seorang pengunjung 3 hari lalu mengatakan bahwa makanan tersebut bernama 'sup daging bersayur.." Jawab si pelayan


"Sup daging bersayur, maksudmu sup daging yang di campurkan dengan beberapa sayur dan di tambah dengan sesuatu seperti garam" Sahran merasa familiar dengan sup yang di katakan oleh pelayan


" Ya aku juga mendengar seperti itu.." Pelayan tersebut menjawab


"Benarsaja itu adalah sup yang aku buat saat perjalanan menuju hutan terlarang, tapi darimana mereka mendapatkan resep itu?" sahran merasa tidak ada yang mengetahui resep tersebut selain tetua Dai Mubai dan 10 orang rombongan


"Tuan, anda sudah melakukan perjalanan panjang dan pasti melelahkan, biarkan kami menyediakan daging panggang untuk anda dan sup untuk menghangatkan badan," Pelayang tersebut membungkuk dan berniat bernajak pergi ke dapur menyediakan sup dan daging panggang tapi sahran menghentikannya


"Tunggu..! apakah aku boleh memanggang daging ku sediri?"

__ADS_1


"Tentu tuan, tapi apa tidak apa, kami merasa tidak enak jika tamu seperti anda memanggang daging.." Pelayang tersebut ingin mencegah sahran untuk melakukannya tapi sahran tetap ingin melakukannya, sesungguhnya pelayan tersebut tidak mengetahui bahwa sahran mempunyai sesuatu untuk membuat daging panggang menjadi lebih enak


"Baiklah tuan, mari tuan ikuti saya.." Pelayan tersebut menunjukan letak dapur yang cukup luas tapi hanya ada satu koki di dapur tersebut, kedatangan sahran mengejutkan koki yang sedang duduk merenung di depan kompor


" Apakah ini koki baru di penginapan,.." Koki tersebut berdiri ingin menyambut kedatangan sahran tapi pelayan yang membawa sahran memukul si koki sebelum tiba di depan sahran


" Apa yang kau katakan dasar koki sialan, ini tamu di penginapan bukan seorang koki,..." Pelayan tersebut menjelaskan


"Sudahlah,...! aki ingin memanggang daging, sekarang tunjukan dimana pemanggang dagingnya..." Sahran meminta si koki untuk menunjukan pemanggangan


" Disini tuan silahkan..," Kini giliran si koki yang membawa sahran menuju pemanggangan


" Berikan aku daging dan bahan-bahan ini, ini dan ini.." Sahran menuliskan satu persatu bahan yang ia butuhkan untuk membuat minyak bumbu yang selalu ia gunakan untuk memanggang daging


Si koki membaca isi catatan tersebut dan kebingungan dengan bahan-bahan yang sahran minta ia siapkan, bahan-bahan tersebut sering digunakan sebagai herbal dan obat-obatan, tapi sekarang sahran membutuhkan bahan-bahan itu untuk memanggang daging membuat si koki memutar otak dengan apa yang akan sahran lakukan dengannya


Bahan yang sahran minta memang sulit di dapatkan di penginapan, si koki harus pergi ke pasar herbal untuk membelinya, sekitar setengah jam si koki kembali membawa semua bahan yang sahran minta


" Tuan hanya ini yang bisa aku dapatkan, apakah cukup..?" Si koki menyerahkan bahan tersebut kepada sahran


" Baiklah sekarang saatnya, sebaiknya kau mencatat resep yang akan ku buat,.." Sahran mengingatkan


Sahran menghaluskan setiap bahan dan di campur dengan minyak hingga menjadi minyak bumbu kemudian mengoleskan nya ke seluruh bagian daging dengan merata lalu di panggangnya


Aroma semerbak penuh rasa memenuhi ruangan, aroma tersebut membuat tergiur siapapun yang menciumnya, 'aroma nya saja seperti itu bagaimana dengan rasanya'


Setelah beberapa lama sahran memanggang akhirnya daging pun matang dan siap di santap

__ADS_1


Sahran meminta si koki memnggil pemilik penginapan untuk menemuinya di meja makan, sahran berniat untuk memberikan resep ini guna membantu penginapan menyediakan makanan lezat untuk setiap pengunjung


__ADS_2