LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.75_Xun


__ADS_3

"Otakmu rusak ya? Sudah pakai telepati tapi masih tidak mendengar? Aku bilang Aura tubuh dewa suci bukan dewa gorila"


*Pelafalan Bintang dan gorila sama dalam bahasa mandarin.


Sahran menaikan alisnya kesal "Cih... kau pun sama saja, sekarang beritahu aku cara mengeluarkan aura tubuh dewa suci"


"Sebelum itu biar kujelaskan apa itu Aura tubuh dewa suci" Ucap suara misterius tersebut.


"Tubuh dewa suci dulunya merupakan setitik api jiwa yang muncul akibat dari bertemunya 6 elemen, Api, Air, Tanah, Udara, Es, dan petir. 6 Elemen ini saling bertabrakan selama 5000 tahun hingga membentuk sebuah bola yang disebut bola 7 warna"


Sahran menyela "Bukannya hanya ada 6 Elemen, Kenapa disebut bola 7 warna?" Tanya sahran.


"Semua elemen itu saling menyatu dan melengkapi hingga membentuk elemen ke 7 yaitu 'Cahaya' Untuk bisa menjadi elemental cahaya maka kamu harus bisa menjadi raja Triloka" Jawab suara misterius.


Sahran menggaruk kepalanya yang gatal "Raja Triloka itu apa? Aku belum pernah mendengarnya" Tanya sahran.


"Raja Triloka atau Raja 3 Alam adalah tingkatan lanjutan setelah menjadi Dewa Perang" Jawab suara misterius.


"Bukannya Dewa Perang adalah tingkatan tertinggi seorang pembela diri?" Tanya sahran.


"Itu untuk manusia biasa, Untuk kaum dewa tingkatan Setinggi dewa perang adalah kekuatan paling rendah" Jawab Suara misterius"


"Jadi sebenarnya siapa kau? Kenapa kau tau sebanyak itu tentang dewa?" Tanya Sahran.


Suara misterius itu tidak langsung menjawab, melainkan dia membisikan sebuah mantra untuk mengumpulkan semua energi yang berjarak 1000KM dari tempat sahran saat ini "Belum waktunya bagimu untuk tahu" Ucap suara misterius tersebut.


Tubuh sahran tiba-tiba penuh dengan energi tak terbatas dan terus mengalir, Bahkan tingkat pelatihannya pun mengalami terobosan hingga tingkat Petarung Mahir "Setidaknya beritahu aku siapa namamu, Arrggghhh!!!"


"Panggil saja aku Xun, Yang perlu kamu lakukan sekarang adalah tutup semua jalur meridianmu dan biarkan semua energi mengalir kedalam dantian" Ucap Xun.


Sahran Menusukan sebuah jarum perak ke semua titik meridian untuk menutup jalur energi "Lalu aku harus bagamana?" Tanya Sahran.


Xun memberikan pengarahan "Sebarkan semua tenaga dalam, Jangan sampai tersisa sedikitpun atau tubuhmu akan benar-benar meledak, Setelah itu luaskan lautan spiritmu dan kumpulkan semua energi didalam lautan itu, Jangan sampai Arusnya berbalik arah" Ucap Xun

__ADS_1


Sahran tidak mengerti apa yang dimaksud dengan lautan spirit, Tapi dia tau jika dantian adalah pusat semua energi, Jadi dia mencoba meluasakan dantian lalu memasukan semua energi kedalam dantian.


Sebelum itu Sahran menyebarkan semua tenaga dalam yang dia miliki hingga kering tak tersisa, Dan benar saja setalah dia mengeluarkan semua tenaga dalam, Semua energi berubah menjadi dua bagian yaitu YIN dan YANG.


Kedua energi tersebut saling berlawanan, Jika Energi YIN dan YANG menyatu dengan tenaga dalam maka itu akan memicu sebuah ledakan energi maha dasyat.


Kemudian sahran duduk bersila lalu memfokuskan dirinya untuk menyerap Energi Yin dan Yang. Xun yang melihat itupun cukup puas dengan apa yang Sahran lakukan, Sahran sangat mudah mengerti apa yang Xun katakan, Juga mudah untuk mengendalikan situasi dan kondisi hingga dia benar-benar tenang.


Xun keluar dari tubuh sahran dengan wujud seorang pria berambut hitam panjang dengan jubah putih bermotif bunga teratai , Lalu dia masuk kedalam tubuh Qian Qian.


Setelah beberapa lama sebelum sahran selesai menyerap semua Energi Yin dan Yang, Xun keluar dari tubuh Qian Qian dengan membawa serta 99 Cacing pemakan jiwa.


"Fyuh... Akhirnya aku bisa menyerap semua Energi itu, Eh.. Ini!!" Sahran melihat cairan hitam seperti lendir keluar dari bawah kulitnya dan itu menandakan bahwa Sahran sudah naik tingkat.


"Menorobos, Aku naik 2 Tingkat sekaligus!! Apa ini mimpi?" Ucap Sahran kebingungan.


Lalu Xun menjawab "Tidak, Itu bukan mimpi, Kau benar-benar naik tingkat"


"Eh, Tapi bagaimana bisa?" Tanya Sahran.


"Energi Yin dan yang akan berevolusi menjadi Neidan, Itu akan membugarkan tubuhmu dan itu juga akan mempercepat pelatihanmu" Jawab Xun.


Sahran berdiri dan meletakan kedua tangannya dipunggung Qian Qian "Baiklah aku siap..." Ucap Sahran.


"Siap untuk apa?" Tanya Xun.


"Siap untuk mengeluarkan cacing pemakan Jiwa yang ada ditubuhnya" Jawab Sahran.


"Oh ya, Aku baru teringat, Untuk membangkitkan Aura Tubuh dewa suci maka kau harus memiliki sebuah pil bernama Pil Zhong, Didunia manusia Pil ini merupakan sebuah legenda, Tapi didunia dewa, Pil ini merupakan Pil tingkat rendah yang paling banyak dijumpai" Ucap Xun


"Hah? Apa itu PiL Zhong?" Tanya sahran.


"Pil Zhong merupakan sebuah Pil tanpa tingkatan, Pil ini tidak berefek apapun untuk pelatihan, Tapi pil ini bisa menyelamatkanmu dalam kondisi sekarat sekalipun." Jawab Xun.

__ADS_1


"Apa hubungannya dengan melatih Aura Tubuh dewa Suci" Tanya sahran.


Xun menghela nafas "Hah... Melatih Aura membutuhkan bayaran besar, Jika salah sedikit saja Kau bisa mati kapanpun, Dengan punya Pil Zhong maka kau akan punya harapan" Ucap Xun.


Sahran duduk kembali "Jadi, Lalu bagaimana cara mengeluarkan cacing pemakan jiwa? Jika tidak dikeluarkan maka nyawa wanita itu akan terancam. Eh... Apa ini?" Sahran merasakan ada sesuatu didalam celananya.


Xun menahan tawanya "Pfftt, Sadarlah bocah, Cacing itu sudah aku keluarkan, Lihat didalam saku celanamu" Ucap Xun.


Sahran merogoh saku celananya, Saat dia menyentuh sesuatu yang menggeliat, Sahran tidak bisa menahan dirinya untuk berteriak.


Aaarrrgghhhhh...!!!


Teriakan itu sangat keras hingga terdengar oleh Ryukei dan Yan Guo "Siapa itu?"


"Sepertinya itu teriakan Sahran?"


"Gawat, Ada sesuatu yang terjadi"


Ryukei dan Yang Guo berlari sekuat tenaga, Karna Yang Guo yang larinya lamban, Ryukei memikul tubuh Yan Guo dan berlari dengan kecepatan sangat cepat.


Sementara sahran, Dia meloncat-loncat karna geli, lalu membuka celananya untuk mengeluarkan semua cacing pemakan jiwa didalam sakunya.


"Menjijikan sekali,... Mengerikan, Kalau saja aku masih punya tenaga dalam, Akan kubakar sampai habis, Aku bersumpah akan kubakar" Ucap Sahran dengan raut wajah kesal.


Xun yang melihat itupun tidak bisa menahan tawanya "Hahahha... Dasar bodoh... Hahahha"


Ryukei yang baru tiba dengan masih memikul Yang Guo yang sedang pingsan, mendobrak pintu dan memaksa masuk "Kakak, Apa yang..??" Ryukei melotot menyaksikan sahran yang tanpa celana didepan tubuh Qian Qian.


"Kakak apa yang kau lakukan?" Tanya Ryukei sembari membuka mulutnya lebar-lebar.


Dengan canggung Sahran memakai kembali celananya "A... Aku bisa jelaskan, Kau berbaliklah dulu dan tutup pintunya, Anak kecil tidak boleh lihat"


Dengan kondisi sahran yang tanpa celana dan Qian Qian yang tanpa busana, Tenru saja akan ada salah Faham.

__ADS_1


__ADS_2