LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.70_Musuh dalam selimut


__ADS_3

"Apa?? Ayah, dirucuni...? Apakah masih bisa disembuhkan? " Ucap Lin Huamei.


"Sebelum itu, Kita harus mengetahui racun apa yang ada di dalam tubuh ketua sekte?" Ucap Lin Guan.


Lin Guan mengeluarkan 3 Jarum perak dan menusukan ketiga jarum tersebut di tiga titik Akupuntur yang berbeda, Setelah itu Lin Guan membuka mulut Pasien untuk melihat racun apa yang ada di dalam tubuhnya itu.


Lin Guan melihat Lidah Pasien sebagai peta Virtual tubuh agar bisa mengetahui kondisi tubuh pasien, Jika cukup memungkinkan maka Lin Guan akan menusukan 12 Jarum berikutnya supaya Pasien bisa sadarkan diri dan mencari tahu penyebab dan siapan yang memberikan racun tersebut.


Melihat lin guan, Sahran menggeruk kepalanya yang gatal karna tidak mengerti apa yang sedang Lin Guan lakukan "Teknik akupuntur apa ini? Aneh sekali, Melihat Lidah sebagai peta Virtual tubuh? apakah bisa?" Ucap Sahran keheranan.


Sementara Sahran kebingungan, Zhilong terkejut karna Lin Guan bisa teknik akupuntur khas keluarga Long di dunia Gardan "Ini... Ini adalah teknik akupuntur Moxi, Teknik yang diturunkan oleh nenek moyang kami. Darimana dia mempelajari itu?" Ucap Zhilong.


"Hah...." Lin Guan menghela nafas setelah melihat kondisi tubuh Lin Mubai.


"Paman Guan... Apakah ayah baik-baik saja? Apakah ayah bisa disembuhkan?" Tanya Lin Huamei.


"Sepertinya aku tidak sanggup, Racun ini merupakan Racun tingkat perunggu bintang 5 yang bernama Racun Bunga hitam. Racun ini sangat berbahaya karna bisa membuat kondisi tubuh sangat buruk namun tidak mematikan, Membuat siapapun yang teracuni akan menderita seumur hidupnya" Jawab Lin Guan.


"Ra...Racun bunga hitam??" Serentak ucap Sahran dan Zhilong.


"Eh?? Apa kalian tahu tentang racun ini?" Tanya Lin Guan.


"Ya... Bukan hanya aku tau tentang racun bunga hitam, Aku juga bisa membuat penawarnya, Tapi aku punya syarat" Ucap Zhilong.


Mendengar zhilong mempunyai penawar racunnya, Tanpa Fikir panjang, Lin Huamei langsung berlutut "Apapun syaratnya, akan kami berikan. Tapi kami mohon untuk memberikan penawar racunnya..." Ucap Lin Huamei.


"Apa syaratnya?" Tanya Lin Guan.


"Aku ingin tahu, Darimana kamu mempelajari teknik akupuntur keluargaku? maka aku akan membuatkan kalian ramuan penwarnya" Ucap Zhilong.


"Kau...Kau berasal dari keluarga Long? Tuan, Tuan muda maaf aku tidak mengenalmu?" Ucap Lin Guang berlutut di hadapan Zhilong dengan keringat dingin mulai membanjiri punggungnya.


"Kau memanggilku Tuan muda, Sebenarnya siapa kau?" Tanya Zhilong.


"Se...sebelum itu, kami mohon untuk membuatkan ramuan penawar racun untuk ketua sekte, Aku akan memberitahumu tuan" Ucap Lin Guan.

__ADS_1


"Baiklah, jangan tarik kembali kata-katamu atau kau akan tahu akibatnya" Ucap Zhilong.


"Ba... Baik tuan"


Zhilong mengeluarkan periuk alkemis untuk membuat ramuan. Dan kemudian dia membuat ramuan tersebut sesuai resep.


Di sisi lain, Sahran semakin penasaran dengan latar belakang Zhilong, Dia mencari Sahran dengan alasan untuk menyelamatkan Kaisar Ryujin di dunia Gardan. Tapi Zhilong tidak menyebutkan kalau dia berasal dari latar belakang yang misterius. Sejauh yang Sahran tahu, Zhilong mengatakan bahwa dirinya berasal dari keluarga yang miskin, Tapi siapa yang percaya?


Zhilong pada dasarnya adalah seekor Macan Putih, Tapi setelah dia bertemu dengan sahran, wujud macannya itu tidak terlihat lagi "Apakah dia berasal dari Klan Siluman?".


Setelah melihat Ekspresi Lin Guan yang sangat hormat sekaligus takut kepada Zhilong, bahkan sampai memanggilnya Tuan Muda, Sahran semakin yakin bahwa Zhilong merupakan Orang Hebat yang mungkin memanfaatkan dirinya selama ini.


***


Setelah membuatkan penawarnya Zhilong duduk dan merenung "Cih... Aku terlalu ceroboh untuk mengatakan hal itu tadi, Bocah itu sangat cerdas, Mungkin dia sudah mengetahui rencanaku untuk merebut tubuh dewa suci darinya" Ucap Zhilong.


"Walaupun dia sudah mengetahui rencanaku, Tapi dia tidak akan bisa kabur dariku...hehe" Zhilong tersenyum licik karna menganggap dirinya bisa mendapatkan Tubuh dewa suci dengan mudah.


Tapi tidak semudah yang dia fikirkan, Sahran sedari tadi menguping dibalik jendela tanpa disadari, Sahran membuang bajunya yang merupakan alasan Zhilong bisa menemukan Sahran dimanapun Sahran berada. karna Zhilong sudah menaburkan bubuk Mexiu yang peka terhadap cahaya matahari, dan itu alasan Zhilong juga tidak bisa menemukan Sahran saat dia tersesat di Kota ini karna saat itu cahaya matahari sudah redup.


Sahran kembali ke kediaman kepala sekte untuk memberikan ramuan penawar dan juga memberitahu Ryukei tentang apa yang terjadi.


Sahran pergi bertemu Lin Huamei untuk pamit karna semakin lama sahran disini Zhilong akan semakin curiga.


"Sahran, Apakah kau akan pergi sekarang? Apa tidak bisa menunggu besok pagi saja?" Tanya Lin Huamei.


"Tidak, Aku harus pergi sekarang juga karna mendesak, Aku harap kau bisa memberikan ini kepada ketua Lin Mubai" Sahran memberikan sebuah batu giok yang tampak biasa saja, tetapi sebenarnya itu adalah benda ritual yang sangat langka.


"Dan, jika Zhilong bertanya padamu tentangku, kamu jawab saja 'Aku tidak tau apa-apa' Atau kamu akan berada dalam bahaya" Ucap sahran


"Tunggu sebentar, Aku akan menyiapkan bekal untukmu" Ucap Lin Huamei sembari berbalik menuju dapur.


"Tidak... Tidak usah, Aku akan pergi sekarang, Sampaikan salamku untuk ketua Lin Mubai... Sampai Jumpa" Ucap Sahran.


Tidak menunggu jawaban Lin Huamei, Sahran berbalik dan berlari secepat yang dia bisa.

__ADS_1


Lin Huamei hanya bisa membuka mulutnya tanpa mengeluarkan satu patah katapun. Dan berharap Suatu hari bisa bertemu dengan sahran lagi.


Sahran berlari tidak melalui gerbang depan, melainkan dia berlari melalui gerbang belakang yang langsung menuju ke sebuah lembah.


"Sial, Jika kecepatanku terus seperti ini, maka aku akan mudah tertangkap!! Ryukei mendekatlah dan pegang pundakku" Ujar sahran.


"Baiklah..." Jawab Ryukei.


Swoosshhhh....!!!!


Seketika Sahran dan Ryukei menghilang, Sahran menggunakan Seluruh kekuatannya untuk menciptakan Formasi teleportasi kecil yang bisa membawa 5 orang ke sebuah tempat yang berjarak 100 KM dari tempat semula.


***


Zhilong keluar membawa 2 botol permata yang berisi obat penawar racun bunga hitam "Ketua sekte, Ini adalah obat penawarnya.. Eh??".


Zhilong terkejut karna Lin Mubai sudah berdiri di hadapannya dan tidak terlihat seperti sedang sakit.


"Ke...ketua, kenapa kau sudah bangun? apakah racunnya berhasil dikeluarkan?" Tanya Zhilong.


Lin Mubai membungkuk didepan Zhilong "Terimakasih Tuan, Aku sudah sembuh berkat Tuan alkemist ini, Jika saja aku tidak meminum obat penawarnya tepat waktu, aku pasti sudah tidak bernyawa sekarang" Ucap Lin Mubai.


"Aku tidak memberikan ramuan itu, Siapa yang memberikannya??" Tanya Zhilong.


Dari belakang muncul Lin Huamei yang membawa semangkuk bubur untuk ayahnya "Tuan Zhilong, Itu muridmu Sahran yang memberikannya, dia bilang itu darimu" Ucap Lin Huamei.


"Dimana dia sekarang?" Tanya Zhilong.


"Aku tidak tahu, Mungkin dia sedang berlatih dikamarnya" Jawab Lin Huamei.


Zhilong bergegas ke kamar sahran untuk memastikan kalau Sahran masih berada di tempat itu.


"Ran-ran... Hanya itu yang bisa aku lakukan, aku harap kau baik-baik saja" Batin Lin Huamei.


Zhilong pergi ke kamar sahran, Tapi dia tidak menemukan apapun secuali baju biru yang sebelumnya di pakai Sahran "Sial... Dia sudah pergi. aku harus mengejarnya sebelum dia pergi jauh" Ucap Zhilong.

__ADS_1


__ADS_2