
Beberapa saat berlalu, Sahran terbangun karena mencium aroma obat herbal yang sangat kuat, dia tersadar disebuah ruangan bersama seorang kakek tua yang sedang memanaskan jarum ditangannya.
Sahran kebingungan 'Ada apa ini? apakah yang semalam itu hanya mimpi?' Batinnya bertanya-tanya.
Dia sangat yakin itu bukan mimpi, terlebih luka dan memar ditubuhnya menandakan pertengkaran saling dorong dengan Xun benar-benar terjadi malam tadi.
"Ah..., anak muda kamu sudah bangun! tadi saat aku mengumpulkan obat herbal di bukit belakang kota, tak sangka aku menemukan seseorang terbaring dengan memar di seluruh tubuhnya dan sekarang malah terbaring dikasurku..., haduh!" Ucap kakek itu sembari menggelengkan kepala dan melanjutkan aktivitasnya, dia tidak melirik melainkan dia mendengar nafas sahran untuk tau sahran sadar dan tidaknya.
Sahran merasa bodoh karena tidak bersuara, Sahran menebak jika yang didepannya ini merupakan seorang alkemis yang dimana semua alkemis memperhatikan kondisi pasien melalui bagaimana pasien bernafas walaupun pasien itu berpura-pura tenang dan menutup mata.
"Maaf, Ini dimana ya?" Tanya Sahran penasaran.
"Ini dirumahku anak muda, Sebelum itu aku ingin memperkenalkan diri, aku adalah Qiu han, salah satu alkemis senior di paviliun alkemis keluarga wimbledon" Ucap kakek itu dengan bangga, dia meletakan jarum-jarum yang dipanaskan itu kedalam sebuah wadah berisi cairan putih seperti susu, tapi saat jarum-jarum itu bersentuhan dengan cairan itu, seketika air yang tadinya putih berubah menjadi hitam kemerahan.
Sahran sangat yakin itu adalah teknik akupuntur detoks yang dapat menarik racun keluar dari tubuh, tapi dia tidak merasakan tubuhnya terdapat racun jadi dia yakin jarum akupuntur beracun itu bukan darinya.
"Hey..., kenapa melamun?!" Ucap kakek itu mengejutkan sahran.
Sahran melirik Qiu Han, dia berusaha bangun dan duduk dengan tangan menopang tubuhnya "Ti–tidak, aku hanya merasa memarku sudah baikan" Ucap Sahran meyakinkan Qiu Han.
__ADS_1
Qiu Han tersenyum "Ya begitulah, Oh ya anak muda, siapa namamu?" Tanya kakek itu sembari mengambil Cangkir teh dan meminumnya.
"Namaku Sahran dari kekaisaran Tang" Jawab Sahran datar.
Mata Qiu Han melesat melirik Sahran dan kembali bertanya "Apa? Kekaisaran Tang? aku tidak pernah mendengarnya dibenua timur ada nama kekaisara tang?" Tanya Qiu Han, membawa kursinya dan duduk tepat didepan Sahran karena penasaran.
"Aku bukan berasal dari benua ini paman" Ucap Sahran.
"Aku berasal dari benua utama yang letaknya sangat jauh dari sini" lanjut sahran menjelaskan.
"Hahahaha..., Anak muda memang suka bercanda, benua utama adalah tempat paling suci dan tidak ada dibenua lain yang dapat dengan mudah memasukinya, dan kau? kau berasal dari sana? tidak mungkin hahah...!" Qiu Han seolah tidak percaya, dia hanya tertawa dan menganggap Sahran hanya bercanda, kemudian Sahran mengeluarkan sebuah tulang yang merupakan taring dari hewan khayangan dan merupakan jimat yang diberikan ayahnya. karena hanya benua utama saja yang menjadi satu-satunya benua yang terdapat hewan khayangan diseluruh dunia.
Saat Qiu Han melihat sesuatu yang muncul tiba-tiba ditangan Sahran, dia menghentikan tawanya karena merasakan sesuatu yang aneh "Apa ini? kenapa ada aura sekuat ini didalam sepotong tulang?" Ucapnya dengan serius.
"Ini adalah taring dari harimau mata lava yang merupakan hewan khayangan, apakah ini sudah cukup membuktikan bahwa aku benar-benar berasal dari benua utama?" Ungkap sahran datar, mengulurkan tangannya dan membiarkan Qiu Han memegang tulang tersebut.
Qiu Han mengambil Tulang itu dengan antusias, terlihar tangannya bergetar halus "Apakah benar, apakah ini benar-benar tulang hewan itu, hahaha hidupku tidak sia-sia, akhirnya aku bisa memegang benda suci di hari tua ini, aku bahkan bisa mati sambil tersenyum huhu" Ungkapnya gembira, dengan derai mata dan senyum ceria.
Lalau kemudian Qiu Han berbalik menatap Sahran, dan mencengkram pundaknya "Apakah kau bisa memberikan ini padaku? kau bisa mengambil apapun. Ramuan, senjata, pil dan apapun kau boleh mengambilnya asalkan kau memberikan ini padaku" Tawar Qiu Han dengan semangat.
__ADS_1
Sahran tidak langsung menolak walaupun pada akhirnya dia tidak akan memberikan taring itu kepada Qiu Han karena itu adalah salahsatu peninggalan ayahnya untuk Sahran. jari telunjuknya mengarah ke dada Qiu Han dan berkata "Berikan benda paling berhargamu."
Senyum di wajah Qiu Han langsung menghilang ketika sahran berkata demikian, Qiu Han seketika menatap Taring ditangannya lalu kembali ke wajah sahran dan terus mengulangi itu beberapa kali mengisyaratkan bahwa dia ragu.
"Se–sepertinya, a–aku tidak bisa memberikannya, bahkan aku tidak akan bisa menunjukannya padamu. Masalahnya benda paling berharga yang aku punya bahkan tidak ternilai karena nyawaku bersamanya" Ungkap Qiu Han dengan wajah menghadap kebawah, menunduk penuh ragu.
"Tidak apa-apa, Aku hanya perlu melihatnya maka itu menjadi milikmu" Ucap Sahran membuat Cahaya mata Qiu Han kembali dan bersemangat.
"Ya, Baiklah jika itu yang kau mau aku akan membawanya kesini" Ucapnya sembari melangkah pergi meninggalkan ruangan.
Tidak lama, dia kembali membawa 3 botol ramuan di botol permata hijau terang, Sahran merasa familiar dengan botol itu dan kemudian bertanya "Apakah isinya adalah Pil?" Tanya Sahran.
Qiu Han meletakan 3 Botol itu didepan Sahran "Tidak, isinya adalah ramuan dan kabarnya nama dari ramuan ini adalah ramuan anggrek suci yaitu ramuan tingkat perunggu bintang 9, ramuan tingkat tinggi yang akan langsung menaikan energi spiritmu dengan drastis."
" Ramuan ini dibuat oleh ahli alkemis bintang 3 dan dia sendiri yang datang ke paviliun alkemis untuk mengangkat Kriss menjadi muridnya, dia adalah seorang pemuda jenius keluarga wimbledon, sebagai hadiah alkemis itu memberikan ramuan ini, dan kabarnya hanya ada 200 botol saja diseluruh dunia dan 3 diantaranya ada didepanmu, kau harusnya bangga bisa melihat ramuan tingkat tinggi dihidupmu anak muda hehe" Lanjut Qiu Han, Dia mengatakannya dengan bangga dan senyum terpancar diwajahnya.
Sahran malah sebaliknya, dia terlihat sangat canggung, semua yang dikatakan Qiu Han adalah tentang dirinya tapi dia tidak tahu bahwa dia menjadi gurunya Kriss "Sejak kapan?" Ucapnya membatin.
"Bagaimana? Tercengang bukan? Ramuan ini sangat langka dan sangat mahal, bahkan dengan tulang hewan suci ini kau mungkin hanya mendapatkan setengah botol saja haha" Ucap Qiu Han.
__ADS_1
**
[Hallo para readers yang terhormat, jika ada kritik dan saran boleh kalian tulis di kolom komentar, dan jangan lupa hindari kata-kata kasar dan tindakan menjatuhkan author. Sekian terima kasih🙏]