
" Ahk! dimana aku?" Ucap wanita berwajah cantik dan anggun yang membuat pria akan tergoda jika melihatnya,
" Huhh..! apakah disini tidak ada orang?" ucap 'dia
" Heyy...! apa ada orang.?" dia berteriak berkali kali; Sahran dan Dai Mubai mendengar teriakan seorang wanita dan mereka tau bahwa itu adalah wanita yang sahran lumpuhkan, kemudian mereka menghampirinya
" Kau sudah sadar rupanya! apa kau merasa lebih baik? aku akan menanyakan beberapa pertanyaan padamu jika kamu sudah lebih baik...." ucap Dai Mubai
" Ahk.. ayah apa yang terjadi sebenarnya! kenapa aku ada di tempat seperti ini..?" wanita itu bertanya
" Apa kau bilang! Ayah..?? siapa ayah mu? dan siapa kau...?" Dai Mubai bertanya heran
" Ayah..! drama apalagi yang kau mainkan tentu saja aku anak ayah! " wanita itu berteriak
" Sahran! apa kau memukulnya terlalu keras? lihat apa yang terjadi, otak gadis itu menjadi error! ini semua karna mu! jika otaknya bermasalah, kita tidak akan mendapatkan informasi apapun" ucap dai mubai menyeret sahran dan berbisik pelan
" Ya! mungkin aku memukulnya terlalu keras! kepalanya mungkin terbentur sesuatu dan otaknya menjadi bermasalah, huh sungguh kasihan.. gadis secantik itu menjadi tidak waras karnaku.. aku jadi sedikit menyesal; jika saja aku memukulnya lebih lembut sedikit..." ucap Sahran
" Heyy..! kalian sedang berbisik apaan? apa kalian merencanakan sesuatu,?" Wanita itu berteriak
" Wuahh.. kau cerewet sekali wanita sialan..! kau tidak bisa mengecilkan suaramu sedikit.." Sahran ikut berteriak
__ADS_1
" Heyy.. siapa kau..? kenapa kau bersama ayahku? Ayah siapa dia; kenapa kau membawanya bersamamu..?" Wanita itu menunjuk sahran
" Heh.. otaknya beneran error! dia tidak tau siapa aku? padahal aku yang menyerangnya kemarin" Gumam sahran
" Baiklah siapa namamu..?? dimana asalmu dan mengapa kau memanggilku ayah.."
" Ayah kau jangan bercanda dengan ku!" jawabnya
" Sebutkan saja kau jangan banyak omong..!" Dai Mubai melotot
" Namaku Lin Huamei.! aku berasal dari kota wunjin dan aku memanggil mu ayah karna kau memang ayahku.." Huamei menjawab
" Siapa nama ayah mu..?" Dai Mubai merasa ada yang salah; dan benar saja dia terkejut dengan jawaban yang dia dapatkan
" Lin...Lin Mubai..! apa ibumu bernama Shin..?" tubuh Dai mubai mulai bergetar
" Ya!." Jawab Huamei
" Kenapa, kenapa..! Dasar sialan! kau meninggalkan ku selama lebih dari 90 tahun dan kau bahkan sudah mempunyai anak...! kemana saja kau selama ini! Lin Mubai dasar sialan;...arrgghh...!!" Dai mubai berteriak dan menangis histeris
" Tetua.. apa yang terjadi! siapa Lin Mubai apa dia kakak mu.." Ucap Sahran berusaha menenangkan Dai Mubai
__ADS_1
" Tidak! dia adalah adiku,..! dia pergi 90 tahun lalu hanya karna masalah keluarga,.. dan sekarang anak nya sudah sebesar ini.,! dan dia tidak mencariku..!" ucap Dai mubai duduk di bawah pohon di dekatnya
Lin Mubai adalah adik dari Dai Mubai, Lin Mubai pergi meninggalkan Dai mubai saat berusia 25 tahun saat itu, alasan dia meninggalkan rumah adalah karna keadaan ekonomi saat itu sedang genting dan tidak ada cara lain selain meninggalkan kota, saat Dai Mubai pulang kerumah dan menemukan tidak ada siapa-siapa di rumah, dia mengira bahwa Lin Mubai pergi bekerja; tapi setelah 3 hari berturut turut Lin Mubai tidak kunjung pulang, Dai Mubai menjadi khawatir dan mendobrak kamar Lin Mubai dan menemukan beberapa baju tergeletak di lantai kemudian dia merapikan baju yang berserakan dan memasukanya kedalam lemari tapi dia terkejut, melihat kondisi lemari yang kosong melompong, Dai Mubai melihat kondisi ruangan kamar yang ternyata juga sebagian barang menghilang,.. saat itulah dia menyadari bahwa Lin Mubai telah pergi,.. Setelah itu dia memikirkan bagaiman cara menyusul adiknya itu.. tapi saat itu dia terlalu lemah dan memutuskan untuk belajar beladiri di Sekte pedang phionix es, Dai Mubai menjual rumah yang di tinggalinya, dia berencana menggunakan uang itu untuk masuk sekte dan tinggal disana, Dan ternyata; dasar latihan Dai Mubai sangat baik dan di angkat menjadi murid pribadi tetua pertama di sekte pedang phionix es, Dai mubai giat berlatih dan bakatnya lebih baik dari siapapun.
50 Tahun kemudian guru Dai Mubai meninggal karna sudah sangat tua, dia berenacana untuk menjadi tetua saat umur 85 tahun dan sampai sekarang dia di beri gelar sebagai tetua terkuat sekte pedang phionix es
cxxxx[]::::::::::::::::>
" Jadi kau bukan ayahku..? tapi kenapa wajah kalian sangat mirip..?" ucap Huamei
" Aku adalah kakak dari ayah mu,. jadi kau adalah keponakanku, kau cukup memanggilku paman.." jawab Dai Mubai
" Jadi... kau orang yang ayah cari.." ucap Huamei
" Apa..? dia mencariku..?" kata dai mubai yang sudah mengerti maksud perkataan huamei sebelum dia menjelaskan dengan mata mulai berkaca kaca
" Ya,! Sebenarnya ayah mencari paman sejak 70 tahun lalu dan katanya saat dia tiba di kota itu; rumah paman sudah berganti pemilik.." huamei menjelaskan
" Tapi kenapa dia kabur saat melihatku.." Dai mubai bertanya
" Mungkin dia tidak punya muka untuk bertemu paman dengan identitasanya sebagai perampok..! beberapa bulan lalu dia kembali mencari paman ke kota dan tidak menemukan keberadaan paman, dia akhirnya menyerah, dia singgah di kedai teh dan mendengar nama 'Dai Mubai tetua terkuat di sekte pedang phioinix es' , karna mungkin dia salah dengar atau keliru membuat ayah ku menanyakan tentang apa yang di bicarakan orang di sebelah nya dia menjawab 'Dai Mubai adalah tetua terkuat di sekte pedang phionix es saat ini' karna perkataan orang itu membuat ayah senang dan bangga dan akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke sekte pedang phionix es untuk menemuimu, tapi sayang nya mereka tidak mengijinkan kami masuk, tapi mereka bilang jika ingin masuk mereka harus membawa sumber daya yang cukup banyak untuk bisa di jual di dalam sekte, itu tidak membuat ayah putus asa, dia malah semakin bertekad dan membawa kami mencari sumber daya di hutan terlarang, karna perbekalan habis; ayah mulai memikirkan cara agar kami tidak kelaparan, ayah berkeliling mencari tumbuhan yang bisa di makan dan hanya menemukan sedikit; itu tidak cukup untuk satu orang saja, akhirnya ayah memutuskan untuk menjadi perampok, kami tentu melarang nya dan meminta ayah menyerah, tapi dia tetap keras kepala dan kami tidak bisa melakukan apa-apa, kemudian kami melihat rombongan paman dia ingin merampoknya tapi ketahuan oleh bocah itu..!" Huamei menjekaskan.
__ADS_1
Dai Mubai mengepal tanganya dan menangis, dia merasa bersalah karna dia telah salah menilai adiknya yang ternyata Lin Mubai sangat menghawatirkan kakak nya, Lin Mubai bahkan mengorbankan harga diri dan menjadi perampok hanya untuk masuk sekte pedang pedang phionix es untuk menemui Dai Mubai