
"Baiklah, sebenarnya aku hanya butuh peta dan tempat tinggal untuk sementara, Aku hanya menetap dikota Zeus selama 2 hari, setelah itu aku akan melanjutkan perjalanan" Ucap sahran.
Karna hari sudah malam dan perut sudah terisi, Sahran memutuskan untuk berlatih sampai pagi, Sahran tidak ingin pelatihannya menurun karna dia hanya berfokus ke perjalanan.
Sahran duduk ditepi sungai, disebuah batu besar yang kental dengan energi bumi, Sahran juga menyerap energi inti bulan memenuhi kapasitas yang bisa ia terima, energi bumi dan energi inti bulan harus 1:100. Energi bulan sangat kuat hingga Sahran hanya bisa menyerap 1% dari keseluruhan yang bisa ia serap, dengan adanya energi bumi sebagai penopang maka yang terjadi selanjutnya adalah menerobos.
Menyerap energi bumi dan bulan secara bersamaan sangatlah beresiko, apalagi jika itu merupakan pendekar dengan Element tunggal, Ringannya dia akan muntah darah dan bebrapa organ internalnya rusak namun dantiannya masih utuh. Beratnya dantian akan hancur dan semua organ rusak, dia akan lumpuh dan tidak bisa diobati, Itu akan menjadi sesuatu yang lebih buruk dari kematian bagi seorang pembela diri.
Maka dapat disimpulkan bahwa metode pelatihan ini merupakan metode terlarang yang sangat jarang digunakan oleh orang berelement tunggal, hanya mereka yang sudah mencapai pendekar senior dengan bantuan beberapa ramuan baru bisa menyerap energi cahaya bulan dan bumi secara bersamaan.
Tapi tidak dengan sahran, bukan hanya mempunyai 6 element lengkap, dia juga mempunyai tubuh dewa suci yang merupakan berkah bagi sang raja.
Dengan begitu, Dia bisa mempelajari berbagai metode pelatihan dan jurus-jurus terlarang dengan resiko rasa sakit tapi tidak mematikan.
Saat ini dia berada di tingkat pendekar pemula, Tingkat keberhasilan untuk mencapai tingkat selanjutnya adalah 20% yang harusnya sebeasar 70%. Sahran mempunyai 6 Element yang saling menolak satu sama lain, tetapi dia sudah berhasil menggabungkan angin, air dan petir menjadi satu kesatuan, Setiap penggabungan akan membutuhkan waktu 1-5 tahun. penggabungan inilah yang akan menyerap energi beladiri milik sahran seiiring berjalannya waktu.
Maka dari itu dia harus bisa berlatih lebih keras agar energinya tidak kering dan penggabungan elemen masih bisa berjalan, Setiap penggabungan akan mengakibatkan anomali aneh disekitarnya, seperti saat dia menggabungkan Angin, petir dan air menjadi satu, Sebuah badai tornado disertai petir menyambar semua hal yang ada disekitarnya, sungai meluap disertai hujan deras mengakibatkan banjir dimana-mana. Tetapi itu hanya sesaat saja setelah itu langit cerah kembali dan air tidak lagi meluap seperti tidak terjadi apa-apa.
Tidak berlangsung lama, Tubuh sahran mulai bersinar dengan asap tipis menyelimuti tubuhnya, dia terlihat seperti roh yang pelan-pelan lenyap dari pandangan.
Tubuh sahran sedikit transparan karna bulan tertutupi awan, menyerap inti bulan akan terhenti saat bulan tertutup awan, jadi sahran membuka mata dan menghentikan meditasinya kali ini, padahal sedikit lagi dia akan mengalami pencerahan.
Langit malam mulai redup dan cahaya bulan tidak terlihat lagi, Jack clover tiba-tiba datang dengan nafas yang terengah-engah "Ada apa?" Tanya sahran.
__ADS_1
Dengan nafas yang tidak teratur dia kesulitan berbicara "I–Itu Disana! Disana itu" Ucapnya tidak jelas
Sahran menempelkan jari telunjuknya ke kening jack clover, dia mengalirkan energi agar nafasnya stabil. Secara ajaib Jack merasakan kehangatan dan dia bisa bicara dengan lancar seperti sebelumnya.
"Bicaralah...!" Ucap sahran.
"Tuan tolong, cucu ku menghilang!" Ujarnya dengan histeris.
Sahran mengerutkan keningnya "A–Apa? bagaimana bisa, kau kan ada disana?" Tanya sahran.
"Aku juga tidak tau, dia berada di pangkuanku tapi tiba-tiba seperti ada yang memanggilku keluar, aku kira itu tuan tapi tidak ada siapa-siapa disana, saat aku kembali cucu ku sudah hilang, Aku mohon tolong dia tuan muda" Jawab Jack dengan keringat dingin membasahi punggungnya.
"Apakah itu para bandit? ataukah ada orang lain diselitar sini? Aku hanya bisa memastikan kalau dia baik-baik saja, ada nafas yang kuat disekitar sini. Ayo ikuti aku!" Ucap sahran langsung berlari kearah yang dia yakini ada nafas yang kuat di sana, seperti nafas si gadis itu.
"Ternyata siluman, siluman wanita tepatnya" Sahran mengeluarkan sebungkus tepung yang dia ambil dari persediaan lalu menaburkannya disektiar gadis itu dengan sangat cepat, Seketika gadis itu berhenti melangkah dan hanya mematung.
"Benar, dia sudah tau aku mencoba menjebaknya jadi dia berpura-pura tidak ada disana" Sahran membatin.
Sahran menurunkan Xiao bai dari pundaknya dan meletakannya didekat tubuh gadis itu, alhasil ada jejak kaki yang terlihat dan gadis itu tergeletak ditanah.
Siluman sangat takut dengan hewan ghaib seperti harimau mata api ini, jadi dia akan berlari ketika bertemu dengan hewan ghaib lalu bersembunyi.
"Mencoba lari, lakukan jika kau bisa" Ucap sahran mengambil pedang dan melesat kearah siluman berada.
__ADS_1
Mata Es memberinya keuntungan dapat melihat aura siluman, dan siluman ini auranya berwarna hijau tua yang berarti ini bentuk dewasa yang mulai berwujud seperti manusia.
Sahran tidak membunuhnya, dia hanya menebas kakinya sampai patah agar dia tidak bisa berlari lagi, Siluman dapat menumbuhkan kembali organ tubuhnya selagi jantungnya masih berfungsi jadi dia bisa mendapatkan informasi dari siluman ini.
"Tu–Tunggu, jangan bunuh aku kumohon" Ucap siluman dengan lirih.
"Siapa yang menyuruhmu menculik gadis itu, katakan!" Tanya sahran dengan menodongkan pedangnya kearah jantung.
"A–Aku kesepian, jadi aku ingin punya teman, kakek bilang aku bisa berteman dengan manusia walaupun ras kami beda" Ucap siluman itu.
"Kau tidak bisa berteman dengan manusia, mereka lemah dan kalian bangsa siluman sangat kuat dari lahir, kau akan melukainya" Ujar sahran dengan melepaskan cengkraman dan menyarungkan kembali pedangnya.
"Benarkah, tapi aku benar-benar tidak akan melukainya" Ucapnya.
Perlahan kakinya tumbuh kembali dan utuh seperti semula tetapi itu akan memakan sebagian kekuatan yang dia miliki, siluman itu berubah menjadi bentuk manusia tetapi dia masih memiliki ekor dan telinga seperti hibrida.
"Ja–Jadi kau siluman rubah!" Ucap sahran dengan gagap.
Dia memalingkan wajahnya dengan pipi merah merona "Aku akui, dia sangat imut dengan ekor dan telinga rubah. oh tidak! apa aku mulai menyukai lawan jenis! Sadarlah sahran! dia itu siluman" Sahran membatin.
Rata-rata siluman sangat benci dengan rasnya sendiri yang cantik dan tampan, karna sebagian besar dari mereka berwajah garang dan ganas.
Seperti siluman rubah dihadapan sahran, dia terlihat sangat cantik dan imut, jadi alasan dia mencari teman manusia mungkin karna dia dikucilkan oleh bangsanya sendiri.
__ADS_1