LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.65_GETARAN JIWA


__ADS_3

PETIR BENCANA~


Seketika Kilatan listrik berkumpul membentuk sebuah energi tenaga dalam yang luar biasa lalu Sahran melepaskan serangan tersebut.


Tapi sayangnya sahran meleset dan hanya mengenai satu kelopak saja yang membuat monster bunga menyadari kehadiran sahran dan balik menyerang.


Monster bunga itu memuntahkan cairan berwarna hijau keunguan, cairan itu merupakan residu sisa racun yang ada di tubuhnya.


Tapi tetap saja, Cairan tersebut mengandung racun yang dapat membuat kulit Sahran melepuh karna mempunyai sifat korosif yang kuat.


Sahran menaikan alisnya karna merasa terlalu meremehkan monster ini, Terlebih sahran belum pernah bertarung dengan monster bunga sebelumnya "Setidaknya kekuatan residu monster bunga ini bisa membuat sebuah lempengan besi meleleh, Tapi itu bukan masalah untukku" Ucap sahran.


Sahran kembali memusatkan energi tenaga dalam ke mata pedang lalu melepaskannya.


PETIR BENCANA~Sayatan iblis


PETIR BENCANA~Sayatan iblis


PETIR BENCANA~Sayatan iblis


Setelah kesekian kalinya, Energi tenaga dalam yang dimilikki nya sudah mulai berkurang tapi monster bunga itu masih berdiri kokoh dengan beberapa sayatan pedang dari sahran.


Selama bertarung, sahran sudah bisa menebak dimana arah serangan datang karna bunga tersebut menggunakan Formasi dengan susunan yang sangat kuat namun mempunyai beberapa titik lemah, Bunga tersebut menggunakan Formasi oblesilk, Formasi ini berbentuk trapesium dengan beberapa titik bertahan dan menyerang.


Formasi ini mempunyai 8 Titik, 3 titik menyerang, 4 titik bertahan dan 1 titik Beregenrasi atau pemulihan.


Formasi ini hampir tidak mempunyai celah untuk mendekat, tetapi karna digunakan oleh siluman tanaman, formasi ini masih memiliki kelemahan yaitu lambat dalam serangan hingga sahran masih sempat menghindari setiap serangan tersebut.

__ADS_1


Pemahaman Monster bunga ini jelas tidak biasa, Karna setelah sejauh ini Sahran masih melewatkan satu hal penting, yaitu Formasi itu hanyalah umpan untuk membuat sahran kehilangan energi lebih cepat hingga Monster bunga bisa dengan mudah melancarkan serangan dan membunuh lawan nya.


Sahran tersenyum lalu membersihkan darah segar di bibir nya "Aku tidak bodoh, Yang tadi hanyalah umpan" Ucap sahran


Kemudian dia berdiri dan menghunuskan pedang nya kembali.


PETIR BENCANA JURUS KEDUA~GETARAN JIWA


Berbeda dengan sebelumnya, Kali ini Sahran menggunakan jurus kedua dari 9 jurus Petir bencana.


Jurus ini sangat kuat, tapi membutuhkan lebih banyak tenaga dalam, dengan kondisi sahran saat ini menggunakan jurus kedua sangatlah beresiko.


Sahran merintih kesakitan karna terlalu memaksakan diri "Sial, Tenaga dalamku akan terkuras habis..."


Arrggghhhhh....!!


GETARAN JIWA~


Sahran melepaskan serangan tersebut dan berhasil menebas monster bunga dengan cukup dalam.


Monster bunga itupun terkapar dan mati sementara Sahran tekapar dengan kondisi setengah sadar akibat dari terkurasnya tenaga dalam.


"Sial. Benda berharga yang guruku buat harus aku gunakan secepat ini..." Ucap sahran.


Sahran mengeluarkan dua botol permata yang di dalamnya terdapat cairan putih keemasan, itu merupakan ramuan 7 nyawa Yin-Yang, yang merupakan ramuan tingkat emas bintang 7.


Ramuan ini dapat meregenerasi organ dalam dan luar, Selain itu ramuan ini juga dapat memulihkan 50% tenaga dalam.

__ADS_1


Sahran duduk bersila untuk memulihkan diri, Setelah itu dirinya berjalan menuju mayat monster bunga yang terkapar untuk memastikan monster bunga itu benar-benar mati.


Setelah memastikan, Sahran merobek isi perut monster bunga dan mencium bau yang sangat menyengat karna monster ini memakan daging manusia.


Didalam perut monster tersebut terdapat potongan-potongan tangan, kaki, dan kepala manusia yang sudah remuk dan membusuk.


Sebagian besar manusia yang dijadikan makanan monster ini berasal dari kalangan anak-anak dan remaja yang daginganya masih lembut dan tulangnya masih muda hingga mudah di cerna.


Itulah alasan sahran dikirim kesini, Karna sahran masih muda dan sahran juga mempunyai benda berharga hingga mereka menjadikan sahran sebagai makan siang yang pas untuk monster ini.


Benda yang terbuat dari logam dan sejenisnya tidak dapat di cerna oleh monster bunga .


karna itulah, kemungkinan besar manusia yang dimakan monster ini mempunyai benda berharga.


Sahran mencari sesuatu di antara banyaknya potongan tubuh yang berlumuran darah.


Dia cukup kesulitan karna banyaknya mayat serta darah yang bercampur dengan cairan asam, membuat benda-benda tersebut sulit ditemukan.


Setelah beberapa jam, Sahran menemukan beberapa benda seperti Uang, artefak dan senjata roh tingkat rendah.


"Tidak sia-sia aku membunuh monster ini, Walaupun hampir mati tapi aku cukup beruntung. Senjata roh ini sangat berguna untuk membuat serangan jarak dekat, sangat cocok dengan element api yang ku miliki" Ucap sahran.


Tidak berhenti sampai disitu, Sahran terus mencari di dalam perut monster bunga, Tentu saja dirinya tidak nyaman dengan bau darah yang sangat menyengat, apalagi darah tersebut sudah menjadi lendir yang bercampur dengan cairan asam yang mempunyai sifat korosif yang cukup kuat. Itu di buktikan saat dia mengeluarkan sepotong tangan dari bagian yang terdalam, Tangan tersebut terus-menerus terkorosi walaupun sudah dikeluarkan.


Sahran mencari dan meraba ke berbagai celah dan menemukan beberapa uang koin serta beberapa batu.


Saat tangan sahran memegang sesuatu, Dia menarikanya dan menemukan sebuah pelekat yang hampir berkarat karna sudah lama berada di dalam perut.

__ADS_1


Sahran mengerutkan dahi karna dirinya sangat familiar dengan pelekat yang bertuliskan 'TANG' tersebut "Ini...Ini adalah pelekat milik keluarga kekaisaran tang, ini diturunkan dari generasi ke genarsi dan jumlahnya terbatas hanya ada 19 saja. Apa mungkin ini yang ke-20? Aku heran kenapa plekat ini bisa ada disini? Sebaiknya aku bawa dan mungkin nanti aku akan membutuhkan nya" Ucap sahran.


__ADS_2