
Pagi hari tiba ketika matahari terbit dari ufuknya burung-burung terbangun dari tidurnya dan bersiul indah sambil mengepakan sayap-sayap mungilnya
Sahran terbangun dan yang pertama dia lihat setelah membuka mata adalah ratusan botol permata yang di susun rapi di dekat perapian
Dia terfokus pada Zhilong dan Ryukei yang terlihat sangat kelelahan karna semalaman membuat ramuan-ramuan itu
Sahran merasa itu berlebihan karna yang dia minta hanyalah 50 botol pembeku darah dan resep itu sudah sangat di kuasai oleh Zhilong tetapi Zhilong malah membuat 100 botol ramuan pembeku darah dan 100 botol ramuan racun bunga hitam
Tentu saja membuat Ramuan semalaman menguras begitu banyak tenaga dalam karna itulah Sahran mengeluarkan 2 pil rahasia yang diberikan gurunya untuk Zhilong dan Ryukei
Setelah ini Zhilong dan Ryukei akan bisa berlatih dan memulihkan diri lebih cepat karna Pil rahasia tersebut
"Huh.. Mereka begitu antusias untuk menggapai tujuan, tapi mereka terlalu terburu-buru itu akan membahayakan mereka" Ucap sahran dalam hati
Sahran meraih satu persatu botol ramuan racun bunga hitam dan semuanya tidak sempurna namun ramuan ini masih bisa di gunakan untuk berburu walaupun efeknya tidak akan sekuat ramuan yang sebenarnya
Sahran memilih tidak membangunkan Zhilong dan Ryukei karna merka pasti lelah membuat ramuan seharian dia memilih untuk pergi berburu kelinci atau rusa liar yang ada di sekitar hutan
Tapi di bagian hutan ini terlalu basah dan lembab untuk menemukan kelinci dan rusa karna tempat lembab seperti ini biasanya di huni oleh Ular-ular besar dan berbisa tapi beruntungnya di tempat lembab seperti ini masih banyak tumbuhan liar yang bisa dimakan
Sahran semakin masuk kedalam hutan lalu dia menemukan berbagai macam tumbuhan yang bisa dimakan seperti paku-pakuan dan jamur, Sahran juga menemukan beberapa bahan obat tingkat rendah dan beberapa mineral di pinggir sungai
Tapi sahran tertegun saat tiba di suatu lembah yang di dalamnya terdapat banyak sekali tumbuhan langka yang dinamakan Rumput 5 lapisan yang merupakan bahan ramuan tingkat perak, tidak banyak orang yang tau tentang Rumput yang satu ini karna begitu langka
Sebelum sahran bisa berkata-kata dia mendengar seseorang yang sedang berbincang-bincang dari dalam lembah dan suaranya mirip seperti seorang gadis kecil
Kemudian sahran bersembunyi di balik batu untuk melihat siapa yang datang ke tempat seperti ini selain dirinya
__ADS_1
Ternyata benar yang keluar dari lembah adalah seorang gadis kecil yang membawa keranjang besar di punggungnya lalu di ikuti oleh seorang kakek tua berjanggut panjang yang mengenakan jubah putih layaknya seorang dokter atau tabib
Sahran mengukur kekuatan kakek itu setingkat petarung mahir dan cukup mengejutkan di pedalaman seperti ini akan ada petarung mahir yang bersembunyi dan mungkin nama besarnya tidak banyak orang yang tau
***
"Tunggu...?!" Kakek itu menghentikan langkah gadis kecil di depannya sembari menutup mulut gadis mungil tersebut
"Guru, ada apa?" Tanya gadis mungil di depannya
Si kakek tua tidak menjawabnya melainkan melirik ke suatu tempat yang merupakan tempat sahran bersembunyi
"Siapa kau? kenapa kau bisa tau tempat ini? Keluarlah...!" Kakek tua itu memasang kuda-kuda siap menyerang tetapi sebelum dia bertindak lebih jauh sahran keluar dengan tangan di angkat setinggi bahu lalu tersenyum canggung sembari mencoba menjelaskan
"Ma...maaf tuan, saya tidak bermaksud untuk mengambil apapun darisini saya hanya kebetulan lewat untuk mencari makanan,.." Ucap sahran
"Siapa yang coba kau bodohi.. Anak kecil" Kakek tua tersebut seperti tak percaya dengan apa yang di katakan sahran
Sahran sangat membutuhkan rumput itu karna mengandung cukup banyak sari bumi yang dapat mempercepat pemulihan dan pelatihan tenaga dalam
Sari inti bumi adalah sebuah energi sejumlah besar yang sangat murni, sari inti bumi ini berguna untuk meningkatkan pelatihan tubuh dengan teknik khusus
Sari inti bumi dapat di temukan di batuan mineral yang berumur ribuan tahun dan tumbuhan yang berumur lebih dari seribu tahun
Kakek tua itu menyeringai karna sahran diam cukup lama "Kenapa kamu diam saja anak muda? apa kau merencanakan sesuatu?" Ucap kakek tua tersebut
"Kakek orang aneh ini kenapa tau tempat ini bukankah kau bilang di sekitar lembah ini terdapat formasi ilusi?" Ujar gadis itu sembari memegang lengan si kakek
__ADS_1
"Benar juga... ini aneh kenapa ada orang yang bisa masuk kedalam sini" Bisik si kakek
"Kalau boleh tanya kakek tua apa yang ada di tangan mu itu adalah rumput merah jingga yang sangat langka?" Saharan menunjuk rumput yang ada di genggaman tangan kakek tua itu tanpa menyadari raut wajah kakek tua itu berubah drastis
"Ba...bagaimana kau bisa tau ini rumput merah jingga? selama ini hanya beberapa orang yang tau rupa dari rumput ini" Kakek tua itu meperhatikan rumput yang ada di tangannya karna rumput merah jingga berbentuk aneh dengan daun berwarna merah sedangkan bunga berwarna jingga..
Sahran mengerutkan dahi dan menganggap reaksi kakek tua itu cukup berlebihan karna rumput ini cukup banyak di jual di pelelangan dan buku-buku di perpustakaan pun banyak yang menyinggung tentang manfaat tumbuhan yang satu ini
"Aku hanya tau dari buku yang aku baca.." Jawab sahran
"Tuan.. apa aku boleh tau kau darimana?" kakek tersebut bersikap sopan kepada sahran karna menganggap sahran bukan orang sembarangan karna selain berpengetahuan luas, sahran juga sudah berada di tingkat petarung menengah puncak di usia yang begitu muda
Sahran malah dilema antara menjawab jujur atau beralasan dengan menyertakan kata "Tidak" atau bahkan pergi dari tempat ini..
...****************...
Yang sudah lama membaca novel ini silahkan like dan vote untuk meberikan dukungan serta semangat bagi author
Jika ada pertanyan dan saran seputar novel LEGENDA SANG DEWA PERANG silahkan tulis di komentar atau Chat pribadi ya..
Dan jangan lupa Follow author :
Author : B@®OUND™🍀
FB : Muhamad denda syaputra
IG : Muhamad_sudenda
__ADS_1
Sebelumnya saya minta maaf karna jarang update...
SAYA MINTA MAAF...😞