
Sahran bertanya beberapa pertanyaan kepada gurunya sambil mengisi kesunyian di dalam gelapnya hutan terlarang, sahran berjalan melalui jalan yang dulu pernah dia lewati tapi ada sesuatu yang janggal dalam perjalanan sahran kali ini, dia menemukan beberapa pohon yang tumbang serta robekan di sekitar pohon tersebut seperti bekas cakaran hewan buas, tapi anehnya cakaran tersebut mengandung energi murni yang cukup besar hampir seperti energi permata siluman tapi bedanya adalah energi ini sedikit lebih murni dibandingkan permata siluman, Sahran mencoba mencari tahu apa yang sebebarnya terjadi.
" Guru..! menurut guru hewan apa yang menyebabkan kerusakan separah ini di hutan terlarang..?" Sahran menaikan alisnya dia menjadi cemas, berdasarkan pengamatannya dia menebak jika hewan tersebut ternyata hewan buas maka dia bukanlah tandingannya
" Mungkin itu adalah hewan buas atau hewan khayangan, tapi itu hanya perkiraan, menurutku hewan ini jauh lebih buas daripada hewan khayangan berdasarkan bekas cakaran yang dia buat hewan tersebut besar kemungkinan adalah raja hewan buas.." Zhuge Feng meyakinkan sahran
" Raja hewan buas..? aku pernah mendengarnya di dalam cerita yang ayah ceritakan kepadaku sebelum tidur, kalau tidak salah ayah berkata bahwa raja hewan buas itu sangat kejam dan sadis, raja hewan buas sudah mempunyai akal seperti manusia bahkan mampu berbicara dalam bahasa manusia, dia juga mempunyai kekuatan yang besar bahkan jika para ahli sekalipun tidak akan sanggup melawannya." ucap sahran
" Hmm..! kau benar 50%.., Raja hewan buas tidaklah kejam dan sadis seprti yang kau bicarakan, dia sangat baik kepada manusia, tapi dia hanya baik kepada manusia yang merawat dan menjaga alam, untuk manusia yang berniat merusak alam dia akan memusnahkan nya tanpa ragu.." Zhuge Feng menjelaskan
" Oh jadi seprti itu..! tapi guru.. cerita guru sama sekali tidak berkaitan dengan kasus bekas cakaran di pohon itu..!" Sahran menyangkal penjelasan gurunya tersebut
" Kenapa..?" Zhuge feng menatap sahran dengan tatapan aneh
" Guru bilang bahwa raja hewan buas tidak suka merusak alam, jika bekas cakaran serta banyaknya pohon yang roboh di karnakan perbuatan raja hewan buas maka dia adalah perusak alam dong..! benarkan..?"Ucap sahran
" Ehk benar juga! tumben kamu menjadi sepintar ini..!" Puji Zhuge feng
" Guru apakah sudah jelas, ini bukan perbuatan raja hewan buas.."
__ADS_1
" Hmmm..!! Jika ini bukan perbuatan hewan buas maka ini perbuatan siapa? Zhuge feng mengelus janggutnya kebingungan
"Ini mungkin perbuat...!"
(Duaaarrrrr......!!!)
Saat Sahran belum menyelsaikan kata-katanya; sebuah ledakan yang sangat keras mengejutkan sahran dan Zhuge Feng, Sahran merasakan ledakan tersebut sangatlah tidak biasa, dia merasa ledakan tersebut tidak terlalu jauh dari tempat dia berdiri saat ini karna selang beberpa saat setelah ledakan tersebut terjadi, sebuah angin berhembus cukup kencang yang membuat sahran berfikir bahwa ledakan tersebut pasti tidak terlalu jauh dari tempatnya saat ini
Sahran berjalan menuju arah darimana angin itu berhembus, dia merasakan hawa panas semakin mejadi ketika dia berjalan semakin dekat dengan sumber ledakan, Dari kejauhan dia melihat sebuah cahaya merah kehitaman memancar di sebuah tempat, saat di dekati dirinya terkejut
" Ini..!! siapa yang melakukan semua ini...." Sahran terkejut dengan apa yang dilihatnya, dirinya melihat sebuah kawah besar yang ditengahnya terdapat sebuah bola cahaya besar yang sangat panas, dirinya berfikir itu adalah sebuah meteor yang jatuh tapi Zhuge Feng menepis pernyataan tersebut, Zhuge Feng beranggapan bahwa itu adalah sebuah jurus yang sangat dasyat sehingga menimbulkan kerusakan seperti ini
Sahran dan Zhuge Feng melihat cahaya tersebut menjadi semakin besar dan semakin panas Zhuge Feng lalu memperingatkan sahran
Sahran kemudian tersadar dari lamunannya dan mulai berbalik dan mulai melangkah tapi sahran terlambat melakukan tindakan, bola cahaya tersebut meledak dan membuat sahran terlempar beberapa meter dari sumber ledakan, dirinya merasakan sakit yang luarbiasa di sekujur tubuhnya karna luka bakar yang cukup serius
" Heyy bocah apa kau baik-baik saja..?" tanya Zhuge Feng dengan nada cemas
" Baik-baik saja kepalamu, apa kau tidak lihat aku sedang kesakitan.." Sahran memegang tanganya yang sedang terluka karna panasnya api yang membuat beberapa kulitnya mengelupas
__ADS_1
" Baiklah-baiklah..! kau menang, sekarang kau obati lukamu dulu dengan obat pembeku darah yang kau buat aku akan memeriksa kedaan bola cahaya yang menyebabkan ledakan tersebut terjadi.." Zhuge feng keluar dari cincin ruang hampa di dada sahran,dan dia berjalan menjauh menuju kawah sumber ledakan
" Ahk benar juga aku kan mempunyai obat pembeku darah yang telah aku siapkan sebelum pergi dari lembah petir.." Sahran mengalirkan tenaga dalam kedalam cincin ruang tapi yang keluar bukan obat tapi hanya beberapa potong daging yang sahran bawa untuk bekal perjalanan
" Sial... ramuan pembeku darah berada di ruang hampa milik guru..! uhk sakit sekali.. kakek tua itu kenapa tidak memberikan ramuannya dulu sebelum pergi..!" Sahran berusaha berdiri dan berjalan mencari Zhuge Feng untuk meminta ramuan pembeku darah yang Zhuge Feng bawa
" Guru..!! kau dimana..?" Sahran berteriak
" Aku disini..! kemarilah.. aku ingin menunjukan sesuatu yang bagus untukmu.." Zhuge feng menjawab samar dari kejauhan, sementara sahran berusaha berjalan sekuat tenaga dan secepat mungkin ke arah sumber suara
" Dasar guru tak berperasaan kau membiarkan muridmu meronta kesakitan di dalam hutan sendirian, dan kau malah mebawa ramuan pem..be..ku.. da..rah.., ehk guru telur apa yang guru bawa itu, kenapa besar sekali.. apakah itu telur hewan khayangan" Sahran melihat telur yang dibawa zhuge feng sangat besar dan berwarna biru muda seprti telur angsa, telur tersebut berukuran sebesar kepala orang dewasa dan sangat berat
" Ini adalah telur hewan ajaib, telur ini besar kemungkinan barusaja keluar dari perut induknya,.." Zhuge feng menjawab
" Tapi guru..! kenapa sebuah telur bisa di selimuti oleh api sekuat itu..? sejauh yang aku tahu kulit telur sangat rapuh.." Tanya sahran
" Itu karna telur ini sedikit sepsial.., telur ini akan disegel oleh induknya waktu didalam perut, segel tersebut berguna sebagai pengahangat calon bayi setelah keluar dari perut induknya, jadi ledakan yang barusan itu menandakan telur ini sebentar lagi akan menetas,.." Jawab Zhuge Feng
"Aahk.. Begitu ya.! kira-kira menurut guru, ini telur apa..? kenapa guru bilang telur ini sepsial.." Tanya sahran sambil medekat dan mengelus telur di pangkuan Zhuge Feng
__ADS_1
" Aku tidak tahu..? tapi berdasarkan apa yang kita lihat di perjalanan tadi, aku menabak bahwa ini adalah telur harimau bayangan, harimau bayangan adalah hewan ajaib yang sangat langka dan jarang ditemui..! " Jawab Zhuge feng sambil mengangkat telur yang di pangkuannya itu
" Apa...? harimau..? Guru, harimau kan melahirkan bukan bertelur, sejak kapan harimau bertelur..? Apa ini dampak dari elite global'..?" Tanya sahran kebingungan dengan apa yang di ucapkan oleh zhuge feng