LEGENDA SANG DEWA PERANG

LEGENDA SANG DEWA PERANG
Ch.17_Petir bencana


__ADS_3

Saat matahari berada tepat di atas kepala, dai mubai dan sahran melanjutkan perjalanan ke hutan terlarang, di sepanjang perjalanan,.. dai mubai melihat sahran hanya tidur di dalam kereta tanpa ada suara dan tidak bergerak sedikit pun seperti orang mati, tapi nyatanya sahran sedang berlatih bersama zhuge feng di dalam cincin dewa naga


" heh.. bocah ini perkembangan nya memang mengerikan... aku merasa bodoh sebagai guru jika anak ini hanya melatih jurus dasar pedang seperti itu,..." zhuge feng berfikir, jurus pedang yang cocok untuk elemen petir memang jarang ,zhuge feng teringat sesuatu, gurunya dulu pernah memberikan sebuah jurus yang menggabungkan elemen petir dan angin tapi jurus tersebut hanya ada setengah dari isinya, akhirnya zhuge feng memutuskan untuk memberikan nya kepada sahran


" Hey bocah... kau sudah menguasai jurus dasar pedang dan guru akan memberikan mu sebuah jurus.." zhuge feng mengeluarkan sebuah buku yang sudah usang dan rusak


" Ini... buku apa ini guru... buku ini sudah rusak dan sudah tua begini...! apa kau ingin membantumu membuangnya..?" sahran memandang buku di tangan nya


" Ini adalah jurus tinkat langit.... dan sekarang jurus ini hanya tingkat bumi karna isinya hanya setengah dari isi aslinya... ini adalah jurus jurus tingkat langit yang paling kuat dan sekarang hanya tingkat bumi tapi tetap saja jurus ini sangat mematikan,.. sekarang buang saja jika kau ingin... aku tidak akan melarang mu.." ucap zhuge feng


" Ahk...benarkah jurus ini adalah jurus tingkat bumi.. akhirnya aku bisa memenuhi permintaan ayah untuk menjadi yang terkuat.. haha.. tapi sayang sekali ini hanya berisi setengah dan menjadi tingkat bumi.. tapi tidak apa, jurus tingkat bumi di kekaisaran ming hanya beberapa orang yang mampu menguasai nya dan sekarang salah satu nya ada di tangan ku... haha guru kau memang guru yang terbaik... aku mencintai mu..muach..! " sahran kegirangan


" Heyy bocah apa yang kau lakukan.. heyy... ahk.. bocah jangan mencium ku.. aku ini masih belum menikah... Argghh... dasar homo.." zhuge feng berusaha melepaskan sahran yang memeluknya dengan erat


" Aduh....!! guru kau ini kejam sekali... kau tidak mengerti perasaan ku.. aku ini hanya butuh kasih sayang... dari orang lain.. hikz.." sahran memegang kepala nya yang sakit di pukul zhuge feng


" sudah kau jangan berlagak cengeng.. sekarang kau harus seceptnya menemukan tanaman mujarab aku akan meracik ramuan untuk memperkuat pondasi dan tenga dalam mu, setelah itu kau harus belajar membuat ramuan untuk kau jual..." ucap zhuge feng


" Baiklah..."

__ADS_1


Sahran duduk bersila dan memulai bermeditasi mengumpulkan tenaga dalam dan melatih bagian pertama dari buku petir bencana, setelah berlatih kesadaran nya mulai kembali ke tubuh aslinya


cxxxx[];;;;::::::::::::::::>


" Tetua... apakah masih jauh...?" ucap sahran


" Ahk kau sudah bangun..., sekarang sudah hampir sampai tapi hari mulai gelap kita akan beristirahat di depan...dan melanjutkan perjalanan besok pagi"


Dai mubai menghentikan perjalanan untuk beristirahat dan melanjutkan nya besok pagi,.. mereka berhenti dan menurunkan barang bawaan mereka dan beristirahat, di saat makan malam sahran mengeluarkan sepotong daging mentah untuk di panggang dan dia ingat sesuatu dia tidak membawa racikan yang dia buat sebelumnya


" Sahran apakah kau punya minyak yang kemrin... yang itu.. yang..." dai mubai meminta racikan tapi malu untuk mengatakan nya


" Chinberry...! inikan racun tikus.. apa yang mau kau lakukan dengan racun tikus.." ucap dai mubai


" Ya ini adalah chinberry, buah ini mengandung racun yang sangat kuat tapi racun itu hanya dapat bekerja pada hewan pengerat seperti tikus tapi untuk manusia efek buah ini hanya menyebabkan pusing dan tidak berakibat vatal.." sahran menjlaskan


" Lantas.. apa hubungan nya dengan memanggang daging..?" ucap dai mubai


" sebenarnya chinberry mengandung garam mineral yang membuat daging menjadi lebih lembut dan enak... dan untuk racunya, racun itu akan terbakar jika terkena api jadi daging akan lebih matang sempurna..." Sahran menjelaskan

__ADS_1


Sahran menggenggam kemudian meremas buah tersebut hingga mengeluarkan air dan mengoleskan nya ke seluruh bagian daging dan memanggang nya, aroma yang keluar dari daging bukanya aroma menggoda melainkan aroma tidak sedap seperti daging busuk menusuk hidung dai mubai


" uhmm.. aroma busuk apa ini... apa kau benar benar ingin memakan nya.." ucap dai mubai dengan hidung tertutup


Sahran terus memanggang tanpa memedulikan apa yang dikatakan dai mubai dan setelah sekian lama aroma busuk itu berganti dengan aroma semerbak yang sangat menggoda dan membuat air liur mengalir tapi dai mubai dan yang lain masih menutup hidungnya hingga tidak bisa mencium aroma daging tersebut


Sahran memakan daging panggang nya dengan lahap yang membuat dai mubai mual dengan aroma yang busuk dari daging tersebut sebelumnya


" Apakah anak itu adalah siluman yang menjelma menjadi manusia...?? daging busuk seperti itupun dimakan nya.. menjijikan sekali...khoekk..." dai mubai ingin mengeluarkan isi perutnya tapi berusaha menahan nya, tapi dai mubai melihat yang lain tidak tahan dan mulai mual yang membuatnya semakin mual dan akhirnya dia pun ikut mengeluarkan isi perutnya... dia bernafas terengah engah dan merasakan ada sesuatu yang janggal, dia tidak mencium aroma busuk melainkan aroma menggoda yang membuatnya lapar, kemudian dia melihat sahran yang daritadi melahap daging panggang tanpa memedulikan apapun, sahran melirik dai mubai yang sedang memgang perutnya, sahran mengira bahwa dai mubai kelaparan tapi sebenarnya perut dai mubai sangat sakit karna barusaja mengeleurkan isi perutnya


" sahran aroma busuk apa tadi itu.." ucap dai mubai


" Tetua.. maafkan aku... aku tidak memberitahumu tadi, chinberry mempunyai racun yang kuat yang jika terkena api akan terbakar, dan racun yang terbakar dapat mengekuarkan aroma tidak enak dan siapapun yang menciumnya akan merasa mual dan tidak tahan... " jawab sahran


" Tapi kenapa kau bisa tahan saat memanggang daging itu.." dai mubai bertanya


" Karna aku memakan bunga chinberry yang bisa membuat indra penciuman dan pendengaran tidak berfungsi sementara.." jawab sahran


" jadi itu alasan dia tidak menjawab perkataan ku sebelum nya dan bahkan bisa tenang memanggang daging itu karna indra pencium dan pendengaran nya tidak berfungsi.." gumam dai mubai sambil mengambil chinberry dan bunya nya kemudian dia mengoleskan chinberry ke seluruh daging dan mulai memanggang,.. sekarang giliran sahran yang merasa mual karna tidak ada bunga chinberry yang tersisa yang membuatnya hanya bisa menahan nafas dan sesekali menghirup udara untuk mengetahui bau busuk nya sudah menghilang

__ADS_1


__ADS_2