Love Me Now

Love Me Now
On your Wedding Day pt II


__ADS_3

Aku memainkan beberapa instrumen piano klasik romantis selagi upacara pernikahan belum di mulai. Aku memainkan love theme Romeo dan Juliet "Nocturne in flat".


Sementara orang tua Fanfan tampak menyambut tamu undangan, ayah dan ibuku duduk menantikan upacara pemberkatan di mulai. Ketika aku sedang bermain piano, Yang gē tiba-tiba menghampiriku..


"Kau bermain sangat bagus Xiao xi" ujar Yang gē seraya memujiku


"Aku rasa kemampuanmu lebih bagus dibandingkan aku" kataku


"Terimakasih Xioa xi, kau sudah datang di pernikahanku" timpalnya


Entah kenapa ucapannya itu membuat hatiku lega. Aku rasa sekarang aku sudah bisa menyerah dan melepaskan cinta pertamaku untuk bisa bahagia, walaupun pada akhirnya bukan aku yang berjalan di altar bersamanya. Walau demikian aku akan berdiri dibelakangnya sebagai seorang sahabat.


"Yang gē, selamat yah. Aku akan selalu berdoa untuk kebahagianmu" ujarku pada Yang Gē


"Terimakasih" balas Yang gē sambil melontarkan senyumnya padaku


Tak lama setelah itu, upacara pemberkatan pun dimulai. Ketika Hexin jiějie berjalan di altar, aku memainkan instrumen "A day without rain" yang selama ini sudah aku pelajari.



"Mari kita sambut mempelai wanita" seru Dery gē selaku MC.


Aku bisa melihat bagaimana bahagianya mereka berdua. Yang gē tersenyum bahagia meraih tangan mempelainya, sementara Hexin jiějie terlihat cantik dan anggun mengenakan gaun pengantin berwarna putih.


"Baiklah upacara Pernikahan antara Liu YangYang dan Zhou Hexin akan segera di mulai" ujar pendeta yang memimpin acara pemberkatan.


"Liu YangYang, apakah kau bersedia mengambil Zhou Hexin menjadi istrimu, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mencintai, mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kalian" ujar Pendeta


"Aku Liu YangYang bersedia menerima Zhou Hexin sebagai istriku, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mencintai, mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita" balas Yang gē


Yang gē terlihat bahagia dengan seyum di wajahnya seraya menatap Hexin jiějie


"Zhou Hexin, apakah kau bersedia mengambil Liu YangYang menjadi istrimu, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mencintai, mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kalian..."


"Aku bersedia" balas Hexin jiějie


"Aku ucapkan selamat pada kalian. Sekarang kalian resmi menjadi suami istri" ujar pendeta itu


Perlahan Yang gē menatap pengantinnya itu, dan ia pun membuka bridal veil yang menutupi wajah Hexin jiějie. Seperti kebanyakan pengantin baru pada umumnya, ketika pendeta telah meresmikan janji mereka. pengantin pria akan mencium pengantin wanitanya.


Aku tidak tau harus melihat kemana, aku merasa aneh dan canggung harus melihat Yang gē mencium wanita lain. Aku memang berusaha tegar, tapi bukankah hati yang hancur butuh waktu untuk sembuh.


"Xiao Xi, lihat aku saja" ujar Fanfan yang tiba-tiba datang di depanku dan menghalangi pandanganku


"Fanfan."


"Lihatlah aku, jangan lihat kesana" ujar Fanfan sambil terus menatapku


Aku menatap Fanfan, Fanfan bagaikan tembok besar Cina yang menutupi kesedihanku. Ketika menatapnya, aku tidak bisa melihat kemanapun, aku tidak bisa mendengar sorakan tamu-tamu undangan yang hadir. Hati dan pikiranku hanya fokus melihat dan mendengar Fanfan yang berada persis di hadapanku.


Setelah upacara pemberkatan selesai para tamu undangan pun memberikan selamat pada Yang gē dan Hexin jiêjie.



Aku melihat keluargaku berfoto dengan mereka, terlihat Dery gē, ayah dan ibuku memberi selamat pada Yang gē.


"Eh ayo sini.." ujar Fanfan sembari menarik tanganku.


Dia mengajakku maju berfoto. Fanfan merangkulku dan kami pun berfoto bersama Yang gē dan Hexin jiéjie. Fanfan berpose konyol dan membuatku yang melihatnya jadi tertawa terbahak-bahak.


Setelah upacara pernikahan selesai, kami pun pulang ke apartemen, sementara ibu dan ayahku ikut bersama orang tua Fanfan ke rumah keluarga Fanfan.

__ADS_1


*/


*Apartemen*


"Aku istirahat dulu ya" kataku


Aku meninggalkan Dery gē dan Fanfan. Aku masuk ke kamar dan beristirahat. Ketika aku terbangun, aku mendengar suara hujan dari luar apartemen. Karena lapar aku keluar kamar dan memasak mie, apartemen terlihat sepi.


"Dery gē dan Fanfan pasti sedang tidur" ujarku.


Tiba-tiba Fanfan datang mengagetkanku


"Dor! kau sedang masak mie?" Tanya Fanfan


"Oh,apa kau mau juga?" kataku


"Boleh, masakkan untukku juga yah" pintanya



Kami pun makan ramen, saat hujan-hujan begini makan makanan hangat memang sangat enak.


"Wei Xiao Xi, besok ikut aku yah?" ajak Fanfan


""Memangnya mau kemana"


"Kita jalan-jalan" katanya



"Baiklah, aku akan menemanimu..." balasku


♡♡♡♡♡



Agenda pertama kami yaitu pergi taman Xiangshan. Taman Xiangshan merupakan taman kekaisaran di kaki pegunungan barat, Distrik Haidian. Aku ingin kesini karena aku ingin sekali menaiki kereta gantung. Aku ingin menikmati pemandangan daun pohon red smoke dari atas pegunungan.


"Fanfan ayo kita naik itu" ajakku


"Eh, kita pergi ke tempat lain saja yah" ujar Fanfan


"Kau pasti takut ketinggian ya?" ledekku


"Mustahil, mana mungkin aku takut"


Aku pun menarik Fanfan ke loket penjualan tiket, dan membeli 2 tiket


*Di atas kereta gantung*


"Yee, bukankah ini menyenangkan? iya kan Fanfan?"


"Oh" balas Fanfan


Aku benar-benar menikmati pemandangan indah dari atas kereta gantung. Pohon-pohon dengan daun berwarna merah tampak seperti pohon maple yang ada di Amerika.


Sementara Fanfan hanya menutup mata sambil berpengangan erat di lenganku.


"Eh kalau kau menutup mata terus, tidak akan ada yang kau lihat. Buka matamu" ujarku


"Diamlah" balas Fanfan

__ADS_1


Setelah melihat keiindahan tamanbXiangshan dari ketinggian, akhirnya kereta kami pun berhenti.


"Fanfan, ayo turun! apa kau akan terus berdiam disitu"


"Oh" jawab Fanfan dengan suara lemas


Aku sepertinya sudah menemukan kekurangan si jenius Liu Fanfan, dia sepertinya takut ketinggian.


Tidak selesai disitu, kami pun pergi ke Destinasi berikutnya. Berhubung ini adalah hari terakhir kami di Beijing, besok kami harus kembali ke Shanghai, kami akan bersenang-senang hari ini.



Tempat ke 2 yang kami kunjungi yaitu Beijing Botanical Garden yang merupakan taman terbesar di Beijing. Letaknya tidak terlalu jauh dari taman Xiangshan.


"Kenapa sih perempuan suka ke tempat seperti ini? mending ke stadion bird nest yuk" ujar FanFan


"Eh kau jangan begitu, lihatlah disini udaranya sehat sekali. Eh kau foto aku yah?"



FanFan pun memotretku dengan kamera yang ia bawa



"Wah bagus sekali" ujarku sambil melihat hasil jepretan FanFan


"Eh, berdirilah disitu. Aku akan memotretmu..."



Aku memotret Fanfan menggunakan ponselku, dia terlihat keren sekali saat berpose dengan latar taman yang hijau. Dia bahkan terlihat seperti model profesional.


"Fanfan aku senang banget bisa jalan-jalan. Refreshing sebelum menjalani coass" ujarku


"Oh, aku juga senang bisa menghabiskan waktu bersamamu" balas Fanfan


Kami berjalan-jalan di sekitar taman yang Indah ini.


Tak terasa hari berganti malam. Kami berjalan-jalan mengelilingi kota Beijing. Kota tua yang indah, dan penuh dengan cagar budaya.


Malam harinya kami makan pizza, dan pergi ke Beijing National Aquatics Center, arsitektur bangunan ini sangat unik berbentuk seperti kubus dan mirip gelembung air.


Saat malam hari bangunan ini akan sangat indah, nampak dari luar dengan pencahayaan yang unik.


"Terimakasih yah, kau sudah mau menemaniku" kataku


"Sama-sama, aku juga bersenang-senang hari ini" katanya


Aku dan Fanfan menikmati pemandangan malam kota Beijing. Besok pagi kami akan kembali ke Shanghai.


"Beijing, aku akan kembali" teriakku


"Beijing, kami akan kembali" timpal Fanfan seraya berteriak mengikutiku


Kami berencana kembali ke Beijing sebulan kemudian, setelah wisuda kami akan langsung menjalani coass di Rumah Sakit tempat Dery gēge dan Yang gē bekerja.


♡♡♡♡♡


Jangan lupa LIKE 👍 Dan kasih star 5 yah ⭐⭐⭐⭐⭐


Saran dan Kritik juga 😉

__ADS_1


XÌEXÌE 😍


Mohon Dukungannya.


__ADS_2