Love Me Now

Love Me Now
Confession


__ADS_3

Aku kaget karena Yang gē tiba-tiba datang.


"Xiao Xi, kau bisa bantu aku sebentar?" kata Yang gē sambil memapah FanFan dan Dery gē yang tidak kuat berdiri karena mabuk.


"Apa yang terjadi? bukankah FanFan ada shift malam?" tanyaku.


"Aku tidak tau, tadi dr. Yu Tang menyuruhnya pulang karena kondisinya tidak fit. Aku mengajaknya pergi minum-minum bersama Hendery. Eh kau bawa FanFan ke kamarnya, biar aku yang bawa Hendery "


Aku pun memapah FanFan ke kamarnya. FanFan yang sempoyongan tidak berhenti mengoceh padaku.


"Xiao Xi pacarku" ujar FanFan


Aku pun melemparkan FanFan ke tempat tidurnya dan keluar dari kamarnya untuk melihat kakakku. Yang gē bergegas pulang setelah mengantar FanFan dan kakakku. Aku masuk ke kamar kakakku, aku membuka jaket dan kaos kakinya agar dia tidur dengan nyaman. Ketika keluar, aku melihat FanFan di depan pintu kamar kakakku.


"Kau kenapa kau malah kesini? aku susah payah membawamu ke kamarmu" ujarku sambil membawa FanFan kembali ke kamarnya.


FanFan tampak mabuk berat,tubuhnya yang terlihat kurus bahkan terasa sangat berat sekali saat aku menopangnya. Dia terus meracau meminta maaf padaku.


"Xiao Xi, aku benar-benar tidak memeluk dokter Chen, aku tidak melakukannya. Aku bersumpah. Kau jangan marah padaku.." celoteh FanFan.


FanFan akhirnya ambruk dan tergeletak di kasurnya. Aku melihat wajah FanFan yang memerah karena mabuk. Saat mabuk seperti ini, seseorang tidak akan berbohong dan mengatakan semua yang ada di pikirannya. Dan itulah yang aku lihat pada FanFan sekarang.


Aku tau bagaimana tersiksanya dia sekarang. Sama sepertiku saat tidak melihatnya, saat mendiamkannya, semua itu juga menyiksaku. Entah kenapa hatiku menjadi iba dan luluh ketika melihat FanFan yang seperti ini.


Aku membiarkan FanFan untuk beristirahat, dan berniat kembali ke kamarku, tapi tangannya tidak mau melepaskan lenganku. Aku duduk di samping ranjangnya sambil melihat FanFan yang tertidur, tak lama kemudian aku tak sadar dan tertidur di kamar FanFan.


♡♡♡♡♡


Keesokan harinya, aku terbangun dan melihat FanFan berada di sampingku.



"Aku harus bangun duluan, sebelum dia bangun" ujarku


Perlahan aku mulai bangun dari tempat tidur, tapi tiba-tiba…


__ADS_1


"Kau mau kemana? aku sudah bangun dari tadi, aku melihatmu tidur di sampingku, dan aku tidak mau membangunkanmu" ujar FanFan


"Maafkan aku, kau boleh menedangku, mencubitku atau memukulku, tapi tolong jangan diam padaku, aku lebih suka saat kau marah padaku" timpalnya.


Aku berbalik dan menatap FanFan…


"Aku tau, maafkan aku yang bersifat kekanak-kanakan juga" kataku.


FanFan memelukku dengan erat, begitu pula denganku. Aku tau betul FanFan tidak akan melakukan hal seperti itu padaku. Kemarin hatiku masih di butakan oleh kecemburuan yang akhirnya membuatku tersiksa sendiri.


*/


*Beijing United Family Hospital*


"FanFan, kau bisa melepaskan tanganku tidak?bagaimana kalau ada yang liat?" Ujarku pada FanFan yang terus menggenggam tanganku.


"Aku tidak peduli" jawab FanFan


Lift yang kami naiki berhenti di lantai 3 Rumah Sakit, seketika itu pula kami tidak sengaja bertemu dokter Zhang dan Dokter Chen. Aku memaksa FanFan melepaskan tangannya, tapi dia tidak mau.


"Kalian?" tanya dokter Zhang yang keheranan.


Sontak ucapan FanFan itu membuat dokter Chen dan dokter Zhang kaget, terutama dokter Chen. Aku tau, aku tidak akan bisa merahasiakan hal ini selamanya, dengan mereka tau hubungan kami ini, aku yakin mereka tidak akan mengganggu FanFan lagi.


Aku akan bersikap berani dalam menghadapi semua ini,aku tidak perlu takut pada seniorku. Karena hubunganku dan FanFan bukanlah bagian dari tugas kami sebagai coass, jadi aku tidak perlu mengkhawatirkan hal yang tidak perlu aku khawatirkan. Aku akan menjalani hariku seperti biasa, tanpa ada beban yang harus aku sembunyikan lagi.


Sesampainya di ruangan staff..


"Crystal…kau pacaran dengan FanFan sejak awal kan? dan kau tidak mau mengatakannya. Apa kau ingin mempermainkan kami?" bentak dokter Zhang padaku.


Bahkan dia tidak segan-segan menanyaiku di depan FanFan yang juga ikut masuk ke ruangan staff.



"Dokter Zhang" bentak FanFan.


Aku menggenggam tangan FanFan agar dia tidak emosi,aku memberanikan diri untuk bicara dengan dokter Zhang dan dokter Chen. Aku menarik nafasku dan mulai membuka mulutku.

__ADS_1


"Maafkan aku. Awalnya aku ingin merahasiakannya karena aku takut kalian akan merasa tidak nyaman, tapi aku benar-benar tidak tau akan seperti ini dan.."


"dan akhirnya kau hanya mempermalukan dokter Chen kan?" bentak dokter Zhang seraya memotong ucapanku.


Jangan panggil aku Xiao Xi, kalau aku tidak bisa menghadapi perempuan seperti dokter Zhang dan dokter Chen ini.


"Aku hanya tidak ingin mencampur urusan pribadi dan pekerjaan, kalian memang seniorku saat di rumah sakit dan aku menghormati kalian, tapi kalian tidak berhak mengatur kehidupan pribadi junior kalian. Dan satu lagi, terutama anda dokter Chen, tolong perlakukan FanFan seperti seorang junior bukan sebagai laki-laki yang anda sukai. Dan untuk dokter Zhang aku harap kau berhenti mencampuri urusan orang lain" kataku.


Dengan berani aku berbicara seperi itu pada seniorku, aku takut sekali saat mengatakannya, aku takut ini akan berimbas pada nilai coass ku dan FanFan.


"Kau berani karena ada kakakmu disini Crystal..?"ujar dokter Chen.


"Aku masuk kesini bukan karena kakakku, tapi karena kemampuanku" balasku pada dokter Chen.


Aku pun keluar dari ruangan staff, sesampainya di koridor Rumah Sakit kakiku yang gemetaran tidak kuat lagi berdiri, aku duduk sambil tertunduk lemas di bangku Rumah Sakit.


"Wah, kau benar-benar Xiao Xi yang aku kenal" kata FanFan.


"FanFan, aku pasti sudah kerasukan. Apa yang sudah aku lakukan? aku pasti sudah gila" ujarku sambil menepuk-nepuk mulutku yang mulai menyesali perbuatanku tadi.


Aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang sudah aku lakukan tadi, aku berbicara melawan ucapan dua seniorku. Aku sedikit lega, dan juga khawatir ini akan mempengaruhi nilai kami. Tapi FanFan meyakinkanku, dia mengingatkanku pada ucapanku tadi.


"Bukankah kau tadi bilang, ini tidak ada hubungannya dengan pekerjaan dan juga kau bilang kalau kau bisa sampai disini karena kemampuanmu bukan karena kakakmu. Percayalah semuanya akan baik-baik saja" ujar FanFan seraya menenangkanku.


Sedikit, aku sedikit merasa lega mendengar ucapan FanFan. Tentu saja ini tidak akan mudah. Dokter Zhang dan Dokter Chen pasti akan memusuhiku dan FanFan, lebih tepatnya memusuhiku, karena aku yang paling banyak bicara tadi, apalagi dokter Chen, dia akan membenciku sampai akhir.


Aku akan berusaha menghadapi semua tantangan ini. Aku akan berusaha menyelesaikan coass ini dalam waktu singkat. Aku harus bersabar hingga saat itu tiba. Aku yakin karena FanFan ada di sampingku, dan dukungan dari orang-orang yang aku sayangi, aku akan bisa melalui semua ini.


"JiaYou! (bersemangatlah) Xiao Xi" ujarku dengan semangat penuh tekad.


♡♡♡♡♡


Jangan lupa LIKE 👍 Dan kasih star 5 yah ⭐⭐⭐⭐⭐


Saran dan Kritik juga 😉


XÌEXÌE 😍

__ADS_1


Mohon Dukungannya.


__ADS_2