
Hari pertama sebagai co-assistant (coass)
*Beijing United Family Hospital, Beijing*
" FanFan, Crystal, kenalkan ini dr. Chen dan ini dr. Zhang Li Yin, mereka adalah dokter residen tahun pertama, mereka akan membantu kalian" ujar dr.Yu Tang
(Dokter Residen adalah seorang dokter yang sedang menjalani pendidikan untuk menjadi seorang dokter spesialis. )
"Ni hao, mohon bantuannya dokter" sapa aku dan FanFan
Hari adalah hari pertama kami bertugas. Ada 2 stase yang harus dilewati oleh seorang coass, yaitu stase minor dan stase mayor. Di stase mayor inilah kami akan melewati cobaan jaga malam, jaga malam maksudnya bukan horor gitu, kami akan tinggal di rumah sakit mulai dari jam 9 malam sampai siang hari esoknya. Kebayang bagaimana capeknya aku dan FanFan nanti.
Dalam stase mayor ini terbagi ke dalam beberapa sub bagian lagi. Dua diantaranya adalah stase bedah dan anestesi, stase bedah dan anastesi (pembiusan) inilah yang akan menjadi stase pertama kami.
Sebagian besar anak kedokteran itu jarang bisa pacaran. Yang namanya 'pacaran' itu adalah hal yang mewah bagi seorang anak kedokteran. Beruntungnya aku dan FanFan adalah coass yang bertugas di rumah sakit yang sama, dan tinggal serumah, kami jadi punya sedikit keuntungan dibandingkan coass yang lain.
*/
Saat istirahat makan siang, aku dan FanFan pun pergi ke kantin Rumah Sakit, dan tidak sengaja bertemu Dery gē.
"Gēgē" teriakku
Aku berteriak memanggil kakakku, aku lupa aku sekarang berada di Rumah Sakit, aku tidak boleh memanggilnya kakak. Dia berbalik sambil memelototiku.
"Heheheh, maafkan aku dokter Hendery " kataku sambil membungkuk 90°
"Dasar kau, eh bagaimana hari kalian?apa menyenangkan?" Tanya Dery gē
"Lumayan, kami berjaga di IGD dan merawat pasien" balas FanFan
"Kalian harus semangat, ke depannya mungkin kalian tidak akan sesantai ini"
"Nanti malam kami akan mulai jaga malam gē" sahutku
Kami makan siang bersama sambil memgobrol tentang kegiatan kami di Rumah Sakit. Tiba-tiba FanFan harus pergi setelah menerima telpon, sementara aku masih mengobrol bersama Dery gē.
"gē..eh, tidak maksudku doktee Hendery heheh, apa kau nanti malam akan pulang?" Tanyaku
"Aku nanti malam tidak ada shift malam,jadi aku akan pulang beristirahat" katanya sambil melahap mantao yang ia pesan.
"Kalau nanti malam aku tidak pulang, aku sudah menyiapkan makanan, ada di lemari es sisa kau panaskan"
"Makasih yah" kata Dery gē sambil mengelus rambutku.
Dengan pipinya yang mengembang karean mantao yang ada mulutnya, Dery gē pergi meninggalkanku yang masih belum selesai makan.
__ADS_1
Setelah selesai makan siang, aku pergi ke bangsal untuk mengecek pasien. Tiba-tiba datang seorang perawat perempuan menyapaku.
"Halo dokter" sapa perawat itu.
"Halo" aku tersenyum pada perawat itu.
Aku kira dia datang karena dia hanya ingin menyapaku. Aku yang sedang memeriksa pasien pun merasa risih karena dia terus memperhatikanku. Karena merasa tidak nyaman aku pun bertanya padanya.
"Apa ada yang ingin kau sampaikan padaku?" tanyaku seraya tersenyum pada perawat itu
"Emm..aku mau bertanya padamu dokter, kau kan co-assistant baru, tapi kenapa kau bisa mengenal dokter Hendery. Aku melihat kalian di kantin tadi dan kalian begitu akrab. Aku hanya penasaran.." ujar perawat itu
Aku benar-benar tercengang mendengar ucapan perawat itu, kita bahkan tidak saling kenal tapi dia sudah menanyaiku hal-hal seperti ini. Aku sebenarnya tidak mau ambil pusing, aku sudah tau perawat itu pasti salah satu fans kakakku.
"Ah itu, sebenarnya dokter Hendery adalah kakakku"
Mendengar jawabanku raut wajah perawat itu langsung berubah, yang tadinya tampak tak ramah langsung berubah 360 derajat.
"Benarkah?" seru perawat itu dengan mata berbinar-binar.
"Iya, namaku Crystal Wong, dan nama dokter Hendery adalah Hendery Wong. Marga kami sama kan?" balasku sambil menunjukkan id cardku.
"Wah, kau hebat sekali Xiao Xi, belum lama kau bekerja di rumah sakit ini dan kau langsung mempunyai sahabat" cemooh Lu Han.
"Sahabat apanya? dia hanya bertanya-tanya tentang Dery gē" kataku
"Perawat di sini memang seperti itu,makanya kau harus hati-hati" ujar Hexin jiěje yang tiba-tiba datang dan mengampiri kami.
"Apa maksudmu Jìe?" tanyaku
"Xiao xi, kau lihatkan banyak yang menyukai Hendery. Tidak terkecuali Lu Han, pasti banyak yang akan tertarik pada Lu Han, kau harus menjaganya baik-baik" timpal Hexin jiejie
"Kau dengar itu? kau harus menjagaku" ledek Lu Han
Memamg benar sih apa yang di katakan oleh Hexin Jiejie, sejak awal mula kami datang ke Rumah Sakit saja, sudah banyak perempuan yang melirik Lu Han. Apalagi setelah tau bahwa Lu Han adalah calon dokter, mereka pasti akan tambah menyukainya.
"Lu Han, kau juga harus menjaga Crystal, kau kira tidak ada laki-laki yang menyukainya? " timpal Hexin jiejie
"Dasaò (kakak ipar) kau tenang saja walau Crystal tidak terlalu cantik, aku akan tetap setia padanya" ledek Lu Han
"Awas kau yah" aku yang mendengar gurauan Lu Han itu seketika langsung menedangnya.
Saat asyik mengobrol dengan Hexin jiejie, kami mendapat notifikasi di grup WeChat kami. Semua coass dan dokter bedah harus berkumpul di ruangan staff. Aku dan Lu Han pun bergegas menuju ruang staff. Ketika kami masuk, kami melihat para dokter sedang berkumpul.
__ADS_1
"Kalian sudah datang yah" ujar dr.Yu Tang
"Oh jadi ini dua murid kesayangan Profesor Jiang yah? aku Profesor Chen, aku kepala bedah di departemen bedah Toraks dan Kardiovaskular" ujar pria paruh baya berkepala pelontos dengan senyum ramahnya itu.
Aku dan Lu Han pun membungkuk dan menyapa Profesor Chen yang ramah itu. Sekilas aku teringat dengan almarhum kakekku saat melihat Profesor Chen itu. Kepala botaknya yang mengkilat itu sama persis dengan kepala kakekku yang sudah meninggal.
Kami berkumpul karena ingin merapatkan seputar pasien yang akan menjalani operasi bypass.
(Operasi bypass jantung; tindakan untuk mengatasi penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah arteri koroner).
Profesor ingin mengikutkan Aku dan Lu Han, dia ingin kami melihat secara langsung prosedur bedah yang sesungguhnya.
"Bagaimana pendapat kalian? kalian pernah mempelajari hal ini?" Tanya Profesor Chen pada kami
"Saya pernah membaca kalau prosedur ini dilakukan untuk pasien dengan riwayat penyakit jantung koroner, dengan cara memanfaatkan pembuluh darah dari organ-organ tubuh lain sebagai jalan pintas untuk mengalirkan darah ke otot jantung" jawabku
"Dan juga Proses CABG (coronary artery bypass grafting / operasi bypass ) ini memakan waktu kurang lebih 3-6 jam dan bertujuan untuk mengembalikan aliran darah dan oksigen ke jantung" timpal Lu Han
"Sekarang aku tau kenapa Profeseo Jiang mengirim kalian kesini, kalau begitu kalian boleh masuk OR (Operating Room/Ruang Operasi) dan melihat sekaligus mempelajari prosedurnya secara langsung, kalian harus melihat bagaimana asisten handal seperti mereka melakukannya" ujar Profesor Chen sambil menunjuk ke dokter-dokter senior.
Aku dan Lu Han benar-benar merasa beruntung bisa belajar di bawah didikan Profesor Chen. Setelah selesai rapat aku dan Lu Han pun kembali ke IGD berjaga.
*/
*IGD*
Tiba-tiba datang seorang ibu yang membawa anaknya ke IGD,hanya aku dan Lu Han serta beberapa perawat yang bertugas di UGD, kami pun menelpon dr.Zhang untuk menanyakan prosedur yang harus kami lakukan. Karena sebagai coass kami tidak bisa sembarang menangani pasien
"dokter Zhang, ada seorang pasien,anak berusia 8 tahun, ada tulang ikan yang tersangkut di tenggorokannya" belum selesai aku bicara, dokter Zhang langsung memotong perkataanku
"Kalian tangani saja, itu kan hanya masalah kecil. Aku sedang sibuk" ujar dokter Zhang seraya mematikan telponku
Aku dan Lu Han pun berusaha mengeluarkan tulang ikan itu, walau terkesan mudah tapi karena ini pasien pertama kami, kami merasa sedikit gugup. Dan lagi tulang ikan yang tersangkut cukup dalam. Aku berusaha menenangkan anak itu sementara Lu Han berusaha mengeluarkan tulang ikan itu. Alhasil kami pun berhasil.
Hari ini benar-benar hari yang menyenangkan,kami bertugas di bangsal, menangani pasien di IGD, dan yang paling membahagiakan kami di perbolehkan melihat prosedur operasi bypass secara langsung.
"Hari ini kalian akan mulai jaga malam, ini jadwal kalian" ujar senior kami, dr. zhang.
Aku dan Lu Han pun melihat jadwal jaga malam kami. Kami akan berjaga dari jam 9 malam hingga jam 1 siang keesokan harinya. Kami datang ke rumah sakit jam 8 pagi, lalu lanjut jaga malam dari jam 9 hingga jam 1 siang keesokan harinya, kalau di total hampir 30 jam kami berada di rumah sakit. Aku bertanya pada diriku, apa kami akan baik-baik saja?
♡♡♡♡♡
Jangan lupa LIKE 👍 Dan kasih star 5 yah ⭐⭐⭐⭐⭐
Saran dan Kritik juga 😉
XÌEXÌE 😍
Mohon Dukungannya.
__ADS_1