Love Me Now

Love Me Now
Backstreet


__ADS_3

*Apartement*


Setelah tidur cukup lama, aku terbangun karena merasa lapar. Aku tidur tadi pagi tanpa sarapan terlebih dahulu. Aku melihat jam dan tidak terasa sudah jam 2 siang, aku pun keluar untuk mencari makanan. Aku pun memasak ramen pedas kesukaanku.



"Ah, ramen ini terlihat enak sekali,oh iya bukankah masih ada sisa Jiaozi (pangsit) yang di beli Dery gē kemarin kan…"


Lu Han tiba-tiba datang, dengan muka bantalnya dia berjalan ke arahku. Seperti anak anjing yang mencari ibunya, dia menyandarkan kepalanya ke bahuku.


"Kau sudah bangun? apa kau mau makan? kau pasti lapar?" Tanyaku


Dengan manjanya Liu FanFan mengangguk memintaku memasakkan sesuatu untuknya. Setelah membuatkan makanan untuknya, aku membersihkan apartement Dery gē. Mulai dari kamarku sendiri, beruntung kamarku tidak terlalu berantakan.



Sejak tidak tinggal dengan ibu, aku benar-benar sudah dewasa. Aku sekarang mengerti kenapa ibu selalu berteriak-teriak ketika melihat rumah yang kotor.


Kamar FanFan menjadi target selanjutnya. Aku masuk kamarnya,aku melihat kamar FanFan yang berantakan, sprai nya tidak rapi,dan banyak sekali buku yang berserakan, kan juga pakaian kotornya ada di mana-mana.


"Dasar laki-laki" ujarku


Aku yang tidak tahan dengan kondisi kamar FanFan pun mulai membersihkannya,aku mengambil keranjang dan memungut semua pakaian kotornya yang menumpuk di kursi. Aku juga merapikan tempat tidurnya dan membereskan buku-buku yang berserakan.



Kamar kakakku tidaklah jauh berbeda dengan kamar FanFan. Semuanya berantakan seperti kapal pecah.


Aku jmerapikan tempat tidurnya dan membereskan buku-buku yang berserakan. Bukankah seorang dokter harus bersih. Kamus kedokteran, thesis, dan beberapa buku pengobatan tradisional Cina tergeletak di lantai.



Aku membawa semua pakaian kotor dan sprei ke kamar mandi,aku memilah dan memasukkannya ke mesin cuci, setelah selesai aku pun mengeringkannya di teras luar.


Benar-benar pekerjaan yang melelahkan, aku jadi merasa berdosa pada ibuku. Aku sering sekali membuatnya kesusahan.


Aku melemparkan tubuhku ke ranjang setelah menyelesaikan semua pekerjaan rumah.


"Ah lelah sekali, aku sekarang mengerti kenapa ibu sering marah-marah padaku dan Dery gē hehehehe, eh aku rindu ibu,aku telpon dulu deh"


Aku berbicara cukup lama dengan ibuku di telpon,aku bilang padanya kalau aku rindu masakannya, aku juga rindu ayahku. Aku menceritakan hari-hariku sebagai coass di rumah sakit,perkembangan hubunganku dengan FanFan, dan berita penting tentang kesuksesan operasi pertama Dery gē. Ibuku benar-benar bahagia saat mendengarnya.


*/


Suara pintu kamarku yang berderit membuatku menoleh ke arah FanFan yang tiba-tiba datang ke kamarku.


"Kenapa?" tanyaku


"Ayo kita pergi jalan-jalan" ajak FanFan

__ADS_1


Aku senang sekali FanFan mengajakku jalan-jalan, sudah lama sekali aku tidak pergi bersamanya. Karena terlalu sibuk di rumah sakit,aku dan FanFan tidak pernah pergi berkencan.


"Akhirnya aku bisa berjalan-jalan dengan FanFan,sudah lama sekali" kataku dengan riang.


Aku mandi dan bersiap-siap. Aku memakai kemeja merah dengan jeans berwarna light blue. Aku pun siap pergi.



Aku melihat FanFan menungguku diruang keluarga.



Aku menghampirinya perlahan dan menutup matanya dengan tanganku.


"Tebak aku siapa?"gurauku.


"Pacarku" balas FanFan


"Ayo kita pergi" kata FanFan


*/


Kami pergi ke sebuah restoran dekat rumah sakit untuk makan malam. Pelayan restoran pun datang menghampiri kami untuk mencatat pesanan kami. Sementara menunggu makanan siap kami pun bercerita dan mengobrol, aku menceritakan operasi Dery gē padanya.


"Akhir pekan nanti, kita kerumah Yang gē yah, kau bisa kan?" tanya FanFan


Perut kakak ipar FanFan itu sekarang sudah semakin buncit. Seperti ada balon besar yang ia sembunyikan di dalam bajunya. Aku penasaran dan tidak sabar untuk melihat ponakan pertama FanFan lahir ke dunia.


Tak lama kemudian makanan kami pun datang.


"Kau seperti anak kecil saja" aku pun bangkit dari kursiku untuk menyeka saus di wajah FanFan.


"Setelah makan kita mau kemana lagi?" tanya FanFan


"Bagaimana kalau jalan-jalan saja, lalu kita pulang, besok kan kita masuk pagi" ujarku


*/


Setelah selesai makan malam,kami pun pergi berjalan-jalan di taman. Kami berjalan sambil bergandengan tangan menyusuri taman yang penuh dengan lampu tumblr di setiap pohon pohonnya.


"FanFan menurutmu anak Yang gē nanti laki-laki atau perempuan yah? kalau laki-laki dia akan ganteng seperti Yang gē dan kalau perempuan dia akan terlihat cantik seperi Hexin jiejie" kataku


"Tentu saja, lihat dulu calon pamannya. Tampan seperti ini, tentu saja calon keponakanku akan tampan seperti aku dan jika perempuan pun dia masih akan tetap cantik" pamer FanFan.


"FanFan, sebenarnya.."


"Kenapa?" tanya FanFan


"Tidak apa-apa, aku lupa mau bilang apa" kataku

__ADS_1


Sebenarnya aku ingin mengatakan perihal dokter Chen dan dokter Zhang yang selalu bertanya-tanya tentangnya. Aku ingin mengatakan kalau aku sebenarnya terganggu dengan dokter Chen yang berusaha mendekati FanFan. Tapi untuk saat ini aku rasa belum waktunya.


"Ayo kita pulang" Ujar FanFan


Kami hanya makan dan berjalan-jalan sebentar, tapi aku senang. Setidaknya kami masih bisa meluangkan waktu untuk berduaan di tengah-tengah kesibukan kami ini.


♡♡♡♡


*Keesokan Harinya* 🌞


Seperti biasanya, aku dan FanFan berangkat ke rumah sakit bersama. Aku dan FanFan berjalan masuk ke Rumah Sakit dengan bergandengan tangan, tapi tiba-tiba kami berpapasan dengan dr.Chen yang baru saja keluar dari Rumah Sakit. Dokter Chen mengahampiri kami.


"Eh, Crystal, FanFan, kenapa kalian bisa bersama?" tanya dr.Chen


"Ah, mebetulan kami bertemu di jalan tadi" balasku


"Oo begitu. Malau begitu aku duluan yah. Bye, bye"


Aku rasa dia tidak melihatku dan FanFan berpegangan tangan ,aku agak jengkel dan merasa cemburu pada dokter Chen yang berusaha mendekati FanFan. Sikapnya mulai menjadi-jadi selama beberapa minggu terakhir ini. Aku juga tidak bisa berbuat apa-apa, aku hanya berusaha menjaga hubungan baik dengan senior.


"Berhentilah menatapnya seperti itu, ķau terlihat akan memakannya saja" ledek FanFan


Aku pergi ke ruangan staff bersama FanFan, di dalam aku melihat Dery gē dan Yang gē sedang mengobrol, dan kami pun masuk.


"Eh kalian sudah datang?" sapa Yang gē


"Eh kau tau tidak mereka membuatku sesak nafas di rumah. Mereka selalu pamer kemesraan padaku, sementara aku yang jomblo ini bisa apa?" cemooh Dery gē.


Aku dan FanFan tertawa mendengar celotehan kakakku itu. Bukannya tidak laku, kakakku Hendery punya banyak sekali penggemar, tapi sampai sekarang dia belum mau serius. Dia hanya bermain-main dengan perempuan. Dia hanya fokus pada pekerjaannya. Sementara Yang gē sebentar lagi akan memiliki bayi.


"Aku berdoa semoga kalian bahagia dan ingat jangan memprovokasi Hendery" timpal Yang gē


Tiba-tiba dr.Zhang masuk…


"Siapa yang dokter bicarakan?" tanya dr.Zhang yang sepertinya mendengar pembicaraan kami


"Ah itu. Dokter Liu mendoakanku agar aku hidup bahagia...hahahhaah…" balas Dery gē sambil tertawa canggung.


Untung aku sudah memberitahu mereka untuk merahasiakan hubunganku dengan FanFan,kalau tidak kakakku yang bermulut besar ini pasti akan membuat pengumuman.


♡♡♡♡♡


Jangan lupa LIKE 👍 Dan kasih star 5 yah ⭐⭐⭐⭐⭐


Saran dan Kritik juga 😉


XÌEXÌE 😍


Mohon Dukungannya.

__ADS_1


__ADS_2