Love Me Now

Love Me Now
Brother


__ADS_3

Orangtua kami akan segera sampai di Beijing, aku dan kakakku pergi ke bandara untuk menjemputnya. Sudah 1 jam kami menunggu di bandara,tapi mereka belum juga sampai.



"Ge, apa kau yakin mereka terbang dari Shanghai hari ini?"tanyaku


"Ini?" Kakakku menunjukkan layar ponsel berisi bukti pembelian tiket pesawat.


Tak lama berselang, ibu menelponku dan marah-marah. Ibu bilang kenapa kami tidak menjemputnya.


"Ge, ayo pergi"



"Kenapa?" Dery ge heran


Aku diam dan mengabaikan pertanyaan kakakku itu. Wajahku jengkel sampai ingin mengumpat dan marah-marah. Sampai subuh pun kami tidak akan pernah bisa menemukan ayah dan ibu. Mereka keluar dari pintu no 3, sedang aku dan kakakku menunggu di pintu 7 seperti biasa.


"Eh itu mereka.."


Aku melihat ayah dan Ibu sedang duduk menunggu kami


"Pa, ma.." aku berlari dan memeluk ayah dan ibuku,


Kami pulang ke apartemen Dery ge, selama di perjalanan ayah dan ibu tidak mengatakan apa-apa soal kedatangan mereka. Mungkin mereka hanya ingin datang dan menjenguk aku dan kakakku.


Sesampainya di apartemen..


"Wah, apartmen kalian bersih sekali.." seru Ibuku


Aku, "…."


Kakakku"tentu saja ma, kami kan calon dokter"


Kakakku terus membual, beruntung ayah dan ibu tidak datang tanpa kabar. Andai saja aku dan Dery ge tidak membersihkannya tadi, ibuku pasti akan mengoceh semalaman.


"Bukankah FanFan ke Macau. Mamanya sudah memberi tahu, dan kami juga akan mengunjungi Xiao Liu dan istrinya, kami ingin melihat anaknya.." ujar ibuku


Sebelum ibuku berbicara lebih jauh lagi, sebaiknya aku menyuruhnya istirahat. Dia tidak akan berhenti bercerita walau capek sekalipun. Sementara itu Dery ge kembali ke rumah sakit untuk bertugas. Aku sendiri tidur di kamar FanFan karena kamarku ditempati oleh ayah dan ibu.


Jam 11 malam ponselku berdering, nama FanFan tertulis dilayar ponselku. FanFan menceritakannya hari pertamanya di Macau. Katanya dia sibuk sekali hari ini, ada beberapa pelatihan yang harus ia ikuti, dan juga seminar. Aku menyuruhnya untuk beristirahat lebih awal, tapi dia tidak mau dan lebih memilih mengobrol denganku.


Aku juga menceritakan kegiatanku hari ini, mulai dari kejadian di rumah sakit, hingga kedatangan mendadak ayah dan ibuku.


Nada suara FanFan terkejut, "Paman dan bibi datang ke Beijing?"


"Ehm..mereka baru saja sampai dan apa kau tau? Aku sekarang ada di kamarmu,kamarku di pakai mama dan papa.." balasku


Kami mengobrol cukup lama via telpon, dengan suara mulai berbisik aku menyuruh FanFan tidur. Telinga ibuku adalah telinga kelinci, dia akan terbangun saat mendengar suara kecil sekalipun.


FanFan membalas, "Aku belum mengantuk, hmm bagaimana kalau kau bernyanyi untukku?"


"Hmm baiklah. Aku akan bernyanyi sampai kau tertidur"


Aku mulai bernyanyi dngan volume suara yang hampir terdengar seperti bisikan. Menyanyikan satu-satunya lagu yang paling aku hapal dari bait awal hingga akhir, lagu ini berjudul 'I like you so much, you'll know it'


"Wo xi huan ni de yan jing


(aku suka matamu)


Ni de jie mao

__ADS_1


(alismu)


Ni de leng ao


(sikap dinginmu)


Wo xi huan ni de jiu wo


(aku suka dimplesmu)


Ni de zui jiao


(mulutmu)


Ni de wei xiao


(senyumanmu)


Wo xi huan ni quan shi jie dou zhi dao


(aku menyukaimu dan seluruh dunia tahu )


Chao xiao


bercanda


Bie nao


(jangan khawatir)


Wo hui ji xu qing ni zhun bei hao


"FanFan? Apa kau sudah tidur?"


"……"


Dia sudah tidak menyaut panggilanku, berarti FanFan sudah tidur. Aku pun mematikan telponku dan bergegas tidur.


*/


Fajar menyingsing , karena tidur larut malam aku jadi kesingan hari ini. Dengan tergesa-gesa aku bangun untuk membeli sarapan untuk ayah dan ibuku. Tapi sepertinya aku tidak jadi pergi,setelah melihat masakan ibuku di meja. Hidup bersama orangtua memang berbeda, mereka akan selalu memperlakukan anak-anaknya seperti anak kecil bahkan ketika kami sudah dewasa. Masakan rumahan ibuku sudah memenuhi meja, daging dan sebagainya.


"Kau mau kemana pagi-pagi sekali?" tanya Ibuku


"Ah..aku tadi mau membeli sarapan untuk kalian" jawabku


"Duduklah, ibu sudah siapkan sarapan untuk kalian"


Bunyi seseorang menekan password pintu terdengar, itu pasti FanFan yang baru pulang dari rumah sakit. Suasana rumah yang aku rindukan, berkumpul bersama seperti ini, sama seperti saat di Shanghai. Pemandangan yang tidak asing untukku, ayah yang sedang membaca koran, ibu yang sedang memasak, dan kakakku yang usil, sudah lama sekali aku tidak merasakan suasana seperti ini.


Kami sarapan bersama, ibu dan ayah sepertinya sangat senang bisa sarapan bersama kami. Sudah hampir 1 tahun aku tidak ke Shanghai karena coass ini. Selama itu pula, ayah dan ibu hanya sarapan hanya sarapan berdua.


"Wah ma..ini.benar-benar enak!"


Kakakku terharu, matanya berbinar, seketika ia menyahut "Benar sekali, sudah lama sekali aku tidak makan masakan rumah.."


Setelah sarapan bersama, ayah dan ibu memanggil aku dan Dery ge. Mereka menjelaskan kenapa mereka datang ke Beijing secara tiba-tiba. Ternyata biang keroknya adalah Dery ge sendiri. Dia berpura-pura tidak tau agar aku membantunya membersihkan apartemen waktu itu.


"Hendery Wong!"aku membuka jaketku dan memukulkannya ke kakakku.


Ibuku mengomel, "Eh..dia gege, kau tidak boleh begitu. Usia kalian sudah dewasa"

__ADS_1


Membuka jaketku, berarti membuka luka lamaku. Luka bekas jahitan di lenganku terlihat jelas oleh mata tua ayah dan ibu.


Ibuku berseru, "Lenganmu itu, apa yang terjadi?"


Aku pun jujur dan menceritakan kejadian saat pasien PTSD menyerangku dengan pisau.


(PTSD /Post-traumatic stress disorder / gangguan stres pascatrauma )


"Lalu kenapa kau tidak cerita, dan kau Hendery Wong, kau seharusnya memberitahu kami. Kalian bersekongkol ya?" Ibuku tampak marah karena kami menyembunyikan kejadian itu


"Kalian tidak boleh melakukannya lagi" timpal ayahku


"Maafkan kami"


Aku dan Dery ge serentak membungkuk 90° dan meminta maaf pada ayah dan ibu kami. Ibuku bahkan mempertanyakan kenapa aku tidak menuntut pasien itu, lalu aku menjawab…


"Ma..saat itu dia sedang trauma, dia butuh kasih sayang dari orang-orang terdekatnya, yang ia butuhkan adalah perawatan, bukan derita hidup di penjara yang akan semakin memperburuk situasinya" ujarku


"Tapi.." sela ibuku


"Sudahlah, yang penting dia sekarang tidak apa-apa. Hendery, kenapa kau menyuruh kami datang?"


Masalahku segera tertutupi oleh masalah kakakku. Ayah mulai membuka kotak pandora, ibu mulai menanyakan kenapa Dery ge ingin mereka datang ke Beijing. Tidak mungkin hanya karena lukaku yang sudah mengering ini.


Jawaban Dery ge membuat air yang aku minum menyembur keluar. Dery ge menyuruh ayah dan ibu datang jauh-jauh dari Shanghai ke Beijing karena dia ingin memperkenalkan seseorang pada orangtua kami.


"Apa yang kau ingin katakan putraku ?"tanya Ayahku


"Hmm, sebenarnya aku ingin memperkenalkan seseorang kepada kalian. Aku ingin membawa wanita yang aku sukai "ujar Dery ge


Ayah dan ibuku kaget mendengar ucapan kakakku, aku sendiri belum tau kalau Dery ge akan memperkenalkan pacarnya secepat ini.


"Apa kau juga. sama seperti Xiao Liu?"tanya Ibuku


Kakakku mengelak, "Tidak, tidak..aku laki-laki yang baik ma"


Ibuku mengira kakakku telah berbuat hal yang sama seperti yang telah dilakukan kakak FanFan, Yang ge di masa lalu. Ibu mengira Dery ge telah menghamili seseorang.



Kakakku melanjutkan, "Ma..percayalah, mana mungkin aku melakukannya? Aku bahkan sangat sibuk di rumah sakit,aku tidak ada waktu untuk bermain-main dengan perempuan"


Awalnya ibu memang terlihat kaget, sedang ayahku selalu bersikap tenang. Reaksi ibuku benar-benar berubah saat tau Dery ge udah punya pacar. Wajahnya yang awalnya kaget, seketika berubah menjadi bahagia. Melihat orangtua FanFan sudah punya cucu, membuat ibuku juga mau punya cucu secepatnya.


"Kalau begitu bawa dia besok kemari, aku akan memasakkanya makanan enak.."seru Ibuku


"Wah bukankah kita beruntung sekali sebagai orang tua, putri kita akan menjadi dokter dalam waktu dekat, dan putra kita akan segera menikah.."seru Ibuku


Ayah dan Ibu kelihatan senang sekali mendengar kakakku akan membawa calon istrinya. Aku penasaran wanita seperti apa yang mampu menarik perhatian kakakku ini. Apa dia cantik?


♡♡♡♡♡


Jangan lupa LIKE 👍 Dan kasih star 5 yah ⭐⭐⭐⭐⭐


Saran dan Kritik juga 😉


XÌEXÌE 😍 谢谢


Mohon Dukungannya.


SEHAT SELALU READERS 🐰🦁🥰

__ADS_1


__ADS_2