Love Me Now

Love Me Now
Dating


__ADS_3

Aku masih tidak percaya dengan kejadian ditepi sungai HuangPu tadi. Dia tidak mengirimkan chat apa pun setelah kelakuannya tadi.



Aku hanya merasa aneh saja, dia bersikap seolah-olah tak terjadi apa-apa. Tidak mungkin aku memulainya lebih dulu, aku kan perempuan. Tapi ujung-ujungnya karena tidak sabar, aku pun mulai mengetik sesuatu di WeChat. Tiba-tiba ada sebuah pesan masuk di WeChatku.


"FanFan, akhirnya dia sadar juga" ujarku


Aku benar-benar bertingkah bodoh, seperti seorang anak SMA yang sedang di mabuk cinta.


"Xiao Xi apa barang bawaanmu yang akan kau bawa ke Beijing sudah kau kemasi?" Tulis FanFan di pesat WeChat nya


Aku kira dia akan membahas masalah hubungan kami, malah membahas hal lain.



Dengan kesal aku pun membalas pesannya "Oh..sudah", aku membalasnya dengan singkat,jelas, dan padat tanpa bertanya kembali.


"Bukankah dia mengatakan kalau aku tidak peka,dan sekarang lihatlah.Wah dia benar-benar luar biasa" gerutuku sambil memandangi layar ponsel


Tiba-tiba ponselku berbunyi. Aku melihat layar ponselku dan tertulis...


INCOMING VIDEO CALL FROM FANFAN


"Halo? kau kenapa menelponku?" tanyaku dengan suara lembut


"Oh, aku hanya ingin menanyakan buku yang Dery gē berikan padamu, jangan lupa membawanya yah" ujar FanFan di telpon


Dari layar ponselku aku melihat FanFan sedang mengepak barang-barangnya. Aku mengira dia menelponku karena ingin berbicara tentang hubungan kita, ternyata dia menanyakan buku lagi. Aku jadi semakin jengkel padanya.



"Kau bisa tidak berhenti bahas tentang buku. Kau bahkan tidak membicarakan kejadian tadi " kataku


Dari layar ponselku aku melihat FanFan terdiam, tampaknya dia sedang berpikir.


"Maaf, sebenarnya aku menelponmu karena ingin mengajakmu kencan besok. Aku ingin menghabiskan waktuku bersamamu sebelum kita benar-benar sibuk di Beijing nanti" ujar FanFan


"Lalu, kenapa kau tidak mengatakannya langsung? dari tadi kau berbelit-belit"


"Xiao Xi, kau apa kau tidak tau? aku malu lah, aku merasa canggung saja" jawab FanFan malu-malu


Melihat tingkah lucu FanFan ini membuatku tertawa. FanFan yang tadi siang terlihat gagah di atas panggung memberikan pidato, sekarang malah tersipu malu.


"Kau lucu sekali" ujarku


"Jadi, apa kau mau pergi bersamaku besok?" tanya FanFan


Aku mengangguk mengiyakan ajakannya itu, hingga kemudian dia mengakhiri panggilan videonya itu.


Aku sangat senang sekali. Besok adalah hari pertama kami sebagai pasangan, dan besok kami akan kencan untuk pertama kalinya. Momen seperti ini tidak mungkin aku lewatkan begitu saja. Aku benar-benar semangat. Aku membongkar lemariku dan memilih baju yang akan aku kenakan besok.


"Baju yang akan membuatku cantik tapi tetap nyaman ketika di pakai" ujarku


"Aku tidak mau memakai sepatu hak tinggi yang akan membuat kakiku lecet" timpalku

__ADS_1


"Oh iya, hari ini aku akan tidur lebih awal. Eh jangan lupa, pakai masker, biar besok kelihatan cantik. Kok aneh yah?nggak biasanya aku begini?" ujarku sambil mengoleskan masker diseluruh wajahku


Aku merasa aneh melihat diriku sendiri sekarang. Untuk pertama kalinya aku berdandan untuk FanFan. Padahal sebelumnya aku bahkan tidak peduli jika dia melihatku baru bangun tidur atau semacamnya. Aku akan membuat kencan besok menjadi sangat spesial.


♡♡♡♡♡


Keesokan harinya...


Hari ini adalah kencan pertamaku dengan FanFan.


"Xiao Xi, ayo bangun!! apa kau masih mau bermalas-malasan di hari libur?" teriak ibuku


"Aku sudah bangun ma"


"Eits, kau tidak seperti biasanya. Biasanya kan kau sulit dibangunkan dan coba mama lihat" ujar ibuku sambil memperhatikan wajahku


"Wajahmu tampak lebih cerah hari ini" sambung ibuku


Ayahku tertawa mendengar ucapan ibuku. Aku, ayah, dan ibu sarapan bersama. Hari ini ibu memasak makanan kesukaanku,tapi..


"Nasimu kenapa sedikit sekali? biasanya kan kau akan membuat menara?" tanya ibu


"Ma, aku hari ini diet" kataku


"Makanlah putriku, kau jangan menyakiti dirimu sendiri" ujar Ayahku


"Ma, pa, aku kan harus menjaga kesehatanku juga, lagian sebentar lagi aku akan ke Beijing jadi aku harus membiasakan diri"


"Kau harus makan walau sibuk nantinya, kesehatanmu itu jauh lebih penting" ujar ibuku


Setelah sarapan, aku bersiap-siap. Aku sibuk membuat diriku cantik, sesekali ketika menatap cermin. Aku merasa malu, aku malu sendiri melihat kelakuanku ini. Aku baru tau kalau jatuh cinta itu bisa membuat seseorang berubah.


Jam 10


FanFan mengirimkan pesan di WeChatku. Dia bilang, dia sudah ada di depan rumahku. aku pun bergegas keluar untuk menemui FanFan.


"Ma, pa aku pergi yah. Bye bye"


"Eh kau mau kemana? jangan pulang terlalu malam yah" teriak ibuku


Sejujurnya aku belum memberitahu orang tuaku kalau aku sudah berpacaran dengan FanFan. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi orang tuaku, terutama ibuku yang dari awal ingin menjodohkanku dengan FanFan.


Di luar pagar, aku melihat FanFan berdiri menungguku aku pun berjalan kearahnya dengan malu-malu. Ketika melihatnya aku bahkan tidak bisa berhenti tersenyum. Dia tampak keren, memakai hoodie berwarna merah dengan mantel berwarna cream di luarnya.



"Kalau begitu ayo pergi" ajak FanFan sambil mengulurkan tangannya kepadaku


"Ayo.."


Kami berjalan sambil berpegangan tangan. Tangan FanFan terasa hangat, sedangkan aku masih malu ketika dia menatapku. Hari ini dia tidak membawa mobil ayahnya, tapi aku lebih suka, aku jadi bisa menghabiskan waktu dan berjalan berlama-lama bersama FanFan.


Hari ini kami memutuskan pergi sebuah taman bermain terbesar di Shanghai, aku mengajak FanFan bermain di Disneyland Shanghai.


__ADS_1


Awalnya aku hanya mengajak FanFan bermain kereta tambang berlian seperti yang ada di film snow white, tapi dia menolaknya karena terlalu banyak anak kecil. Jadi kami pun pergi ke wahana Stars Wars , kami mampir ke Stars Wars Launch Bay, dan bertemu karakter Star Wars favorit FanFan.



"Wah, lihatlah bukankah ini droid BB-8. Mereka keren sekali" teriak FanFan


Aku memang tidak begitu tau tentang Star Wars, tapi aku senang karena FanFan juga senang.


"FanFan ayo kita bermain roller coaster itu yah..yah..."


"Eh gimana kalau ke situ saja" jawab FanFan seraya mengalihkan pembicaraan



"Eits, kau kan sudah kesini. Sekarang kita naik sebentar yah, yah? " Pintaku


Dengan sedikit rayuan, FanFan yang takut ketinggian pun mau aku ajak menaiki roller coaster itu. Wahana yang kami naiki ini bukan roller coaster biasa, tapi wahana roller coaster yang mengusung tema dari film Tron Legacy. Kita naik motor Tron, lalu kita akan dibawa meluncur melewati gemerlap cahaya luar angkasa ditemani efek suara seperti dalam film. Nuansa Futuristik yang begitu nyata membuatku terkagum-kagum dengan permainan ini.


Setelah menaiki roller coaster...


"FanFan, kau tidak apa apa?"


FanFan tampak sempoyongan setelah menaiki roller coaster itu


"Hah?aku tidak apa-apa" balas FanFan sambil menatapku


Setelah bermain di wahana, kami pun pergi ke salah satu atraksi show. Kebetulan hari itu sedang ada pertunjukan Tarzan : call off the Jungle. Membawa kita ke masa kecil, Tarzan termasuk tokoh legenda dalam dongeng Disney. Ada beberapa adegan humor yang membuat kami tertawa terbahak-bahak.



"FanFan, Sebelum pulang ayo kita menonton pertunjukan kembang api" ajakku


"Baiklah" katanya


Kami pun pergi melihat pertunjukan laser dan kembang api.


"Wah Indah sekali" kataku


"Xiao Xi.."


"Kenapa?" sahutku


“Mulai sekarang aku akan melakukannya tanpa bertanya lagi padamu" ujar FanFan


"Apa maksudmu?" tanyaku



FanFan menatapku, dia menarikku dan menurunkan kepalanya, tanpa bertanya padaku dia menciumku di bawah langit kembang api yang indah. Aku pun melingkarkan tanganku dipinggang FanFan, tidak seperti waktu di sungai HuangPu, aku sekarang sudah tidak canggung seperti saat itu.


♡♡♡♡♡♡


Jangan lupa LIKE 👍 Dan kasih star 5 yah ⭐⭐⭐⭐⭐


Saran dan Kritik juga 😉

__ADS_1


XÌEXÌE 😍


Mohon Dukungannya


__ADS_2