Love Me Now

Love Me Now
First Day in 北京 (Beijing)


__ADS_3

*Apartemen Hendery gegē, Beijing*


(gē ; panggilan untuk kakak laki-laki)


"Eh, kapan kalian datang?" Tanya Dery gēge


"Tadi sore" kataku


"Kalau begitu istirahat yah, besok aku akan menemani kalian ke Rumah Sakit"


Dery gē yang baru pulang dari rumah sakit pun masuk ke kamarnya dan beristirahat. Sementara aku dan FanFan berbenah menyiapkan keperluan besok..


"FanFan, apa kau tidak gugup? kira-kira konsulen kita baik tidak yah?" tanyaku


(Konsulen : dokter yang menjadi pembimbing coass)


"Tenang saja, jangan terlalu dipikirkan. Mending kau memikirkan aku saja" ujar FanFan sembari tidur di pangkuanku


"Dasar kau yah"



Dia memejamkan matanya, saat itu aku melihat dengan jelas bulu matanya yang lentik, dan lesung pipinya yang akan terlihat saat ia tersenyum.


Aku memang agak gugup karena besok, tapi FanFan ada di sampingku, jadi aku pikir tidak akan terlalu menakutkan.


"Terimakasih, kau sudah menghiburku" ujarku


"Xiao Xi, pacar mu ini kan baik dan pintar. Jadi jangan khawatir, okay? " Ujar FanFan


Setelah selesai berbenah, kami pun beristirahat. Aku pun masuk ke kamarku, dan berbaring di ranjang. Aku benar-benar lelah hari ini, terbang dari Shanghai ke Beijing. Di masa depan, aku akan lebih sibuk. Aku memotivasi dan menyemangati diriku sendiri melihat tidak mudahnya tantangan yang akan aku hadapi kedepannya.


"Semoga dokter yang menjadi senior kami besok adalah dokter yang baik.." ujarku


Ada satu lagi hal yang aku takutkan. Aku lupa kalau pacarku tampan, FanFan adalah pusat perhatian dimanapun dia berada, aku jadi agak was-was karenanya.


Di Rumah Sakit pasti banyak sekali dokter-dokter muda yang cantik ditambah perawat-perawat. Tapi aku percaya pada FanFan, dia tidak akan tergoda.


♡♡♡♡♡


Keesokan harinya..


Sebagai satu-satunya perempuan yang tinggal bersama 2 orang laki-laki tentu saja aku tidak bisa mengharapkan apa-apa pada mereka. Aku bangun pagi-pagi sekali dan memasakkan makanan untuk kakakku dan FanFan.


Aku pun mulai memasak di dapur, sambil menunggu bubur yang ku masak matang, aku juga membersihkan apartemen.


"Laki-laki memang seperti ini. Dasar jorok.." ujarku sambil memungut kaos kaki Dery gē yang terselip di sela-sela rak sepatu.


*/


Jam menunjukkan pukul 07:00, aku pun membangunkan FanFan dan kakakku.

__ADS_1


Aku mengetuk kamar FanFan dan membangunkannya. Aku masuk ke kamarnya sambil menutup mataku dengan tanganku.


"Eh, kau kenapa menutup matamu?" tanya FanFan


"Eh, kau pake baju kan?" tanyaku


"Tentu saja, kau anggap aku laki-laki apa?" ujar FanFan


"Ayo bangun, sarapan, lalu bersiap-siaplah"


"Ah..aku masih mengantuk.." ujar FanFan


"Apa kau akan tetap seperti ini? ayo bangun selagi aku masih memintanya dengan baik-baik" kataku


Aku pun menarik selimutnya dan menariknya agar dia mau bangun. Tapi dia malah menarikku dan memelukku.



"Morning Hug" ujar FanFan


Aku dan FanFan bergurau, sampai aku lupa untuk membangunkan Dery gē. Tiba-tiba Dery gē datang..


"Kalian bertengkar lagi? ayo cepatlah" ujar Dery gē


Aku dan FanFan merasa agak canggung karena Dery gē melihat kami. Tapi mendengar ucapannya, dia sepertinya belum tau kalau aku dan FanFan sudah berpacaran. Tumben sekali ibuku tidak bicara apa-apa pada kakakku.


"Eh FanFan, kenapa Dery gē hanya mengatakan itu? apa dia tidak tau kita sekarang berpacaran?" tanyaku


"entah" kata FanFan


"Benar" jawab FanFan.


Aku pun memukul FanFan karena mendengar jawaban pendeknya yang menyebalkan itu. Kami pun keluar dan sarapan bersama. Setelah sarapan, kami bersiap-siap dan bergegas menuju ke Rumah Sakit.


♡♡♡♡♡


*Beijing United family Hospital*



Untuk pertama kalinya aku masuk ke rumah sakit terbaik di Beijing itu. 22 tahun berdiri, Beijing United Family Hospital menjadi rumah sakit berskala Internasional. Mengadaptasi metode pengobatan timur dan barat, bangunan yang mewah serta dokter-dokter terampil yang tidak hanya berasal dari dari Tiongkok, tapi berasal dari 25 negara yang berbeda.


Dery gē membawa kami ke ruangan dokter yang akan membimbing kami.


*Ruangan Staff/dokter*


Kami masuk ke dalam ruangan itu, ada seorang dokter wanita sedang duduk di kursinya, kami pun menyapanya.


"Selamat pagi" sapa aku dan FanFan


"Yu Tang, Kenalkan ini adik YangYang namanya Liu FanFan, dan yang perempuan ini adikku, Crystal Wong. Mereka adalah coass yang akan bertugas di rumah sakit ini." ujar Dery gē

__ADS_1


Aku dan FanFan pun memberi salam kepada Dr. Yu Tang. Dia adalah dokter muda yang cantik, dia juga terlihat ramah.


Setelah mengantar kami Dery gē pun keluar dan kembali bekerja. Sementara aku dan FanFan mengobrol dengan dokter Yu Tang. Dokter Yu Tang menjelaskan tugas-tugas yang akan kami lakukan selama menjalani coass di Rumah Sakit ini.



"Oh iya, namaku Zhong Yu Tang, kalian bisa panggil aku dokter Zhong atau dokter Yu Tang. Aku adalah konsulen kalian. Sebenarnya ada beberapa dokter lagi selain aku, ada 2 residen dan 1 profesor yang memimpin departement ini, tapi mereka sedang sibuk jadi hanya aku. Bersyukurlah Hendery mengenalku, kalau tidak? kalian akan dapat konsulen yang galak" canda dokter Yu Tang


Dengan sabar dr. Yu Tang menjelaskan tugas-tugas kami. Dia bilang ada banyak sekali tugas coass atau dokter muda, selain menjadi seorang asisten dokter, mereka juga harus jaga malam, mengontrol kondisi pasien setiap pagi ,jaga bangsal pasien, banyak deh.


Setelah mengobrol sebentar, dr. Yu Tang pun memberikan kami seragam, jas putih khas dokter, hingga seragam Scrub yang biasa di kenal dengan seragam operasi.


"Oh iya, setoskop dan buku-buku catatan akan sangat kalian butuhkan. Dan ini buku-buku yang harus kalian miliki sebagai pendukung, kalian bisa mencarinya di toko buku atau punya kakak kalian, aku yakin dokter Liu dan dokter Hendery masih memilikinya" imbuh dr. Yu Tang sambil memberikan catatan kecil berisi judul-judul buku yang harus kami miliki.


"Terima kasih dokter Yu Tang"


"Oh iya,kalian bisa mulai bertugas besok pagi, dan jadwal kalian akan di kirim lewat WeChat. Nah sekarang kalian boleh pergi dan melihat-lihat area rumah sakit dan jangan lupa semangat." ujar dr Li Yu yang ramah.


Aku dan FanFan pun berkeliling rumah sakit, kami melihat-lihat area rumah sakit. Dan benar saja, FanFan yang berjalan di sampingku dilihat oleh banyak orang, mulai dari pasien, perawat, maupun dokter banyak yang terpesona dengan FanFan. Dan tentu saja hal itu membuatku cemburu.


"Kau akan menjadi idola baru di sini" ketusku


"Kau cemburu yah?" Tanya FanFan


Aku diamdan meninggalkannya, aku berjalan lebih cepat di depannya.


"Aku tidak peduli mereka melihatku atau tidak, mereka cantik sekalipun itu bukan urusanku. Karena aku hanya melihatmu"ujar FanFan


"Benarkah?" tanyaku


"Oh, kau puas hah?" ledek FanFan sambil menarik hidungku


Saat berkeliling di sekitar rumah sakit, kami tidak sengaja bertemu istri Yang gē, Hexin jiêjie. Perutnya tampak lebih besar dari sebelumnya.


(Jiějie ; panggilan untuk kakak perempuan, dàsǎo ; panggilan untuk kakak ipar perempuan)


"dàsǎo" teriak FanFan.


Aku dan FanFan pun menghampirinya.


"FanFan, Xiao xi, kalian sudah disini? kenapa tidak menelpon?" tanya Hexin jiêjie


"Kami lupa jiê" kataku


Kami pergi ke kantin rumah sakit dan mengobrol di sana. Tiba-tiba Yang gē datang menghampiri kami.


♡♡♡♡♡


Jangan lupa LIKE 👍 Dan kasih star 5 yah ⭐⭐⭐⭐⭐


Saran dan Kritik juga 😉

__ADS_1


XÌEXÌE 😍


Mohon Dukungannya.


__ADS_2