Love Me Now

Love Me Now
Flashback


__ADS_3

(Da Ji Hao readers yang budiman, di bab ini author bakal kasih Flashback khusus ketika Hendery gege tau penyebab putusnya Xiao Xi dan FanFan adalah karena masa lalu FanFan dan Li Yu)


Keep Healthy Readers 🥰


*/


Shanghai


6 Tahun yang lalu


Waktu itu aku masih seorang residen di Shanghai, seorang residen tahun pertama di sebuah rumah sakit besar di Shanghai.


"Ma, aku pulang…"


Aku masuk ke dalam rumah dan melihat Li Yu yang sedang duduk diruang tamu. Mungkin dia datang untuk mempersiapkan pernikahannya dengan kakakku yang akan berlangsung minggu depan. Setelah berpacaran cukup lama, akhirnya keduanya memutuskan untuk menikah. Tentu saja aku sangat senang mendengar berita ini.



"Kau baru pulang?" Tanya Dery ge dengan senyum cerahnya


Aku menjawab dengan nada acuh tak acuh, "Oh, kenapa memangnya? Apa gege tidak bisa liat?"


Dery ge, "Dasar galak"


Aku pergi meninggalkan mereka yang masih mengobrol di ruang tamu. Aku terlalu letih untuk ikut campur urusan orangtua. Tapi tiba-tiba Dery gege mengikutiku dan masuk ke kamarku.


"Masuklah" kataku


"Kenapa? Apa ada sesuatu yang ingin gege bicarakan padaku?" Tanyaku


Dengan senyum tipisnya Hendery gege duduk di kursi yang ada di sudut kamarku. Dia mengambil novel yang ada di atas meja.


"Kau masih menyukai penulis Mo Xiang To Xiu? Sudah berapa kali kau membaca novelnya? Cobalah membaca karya penulis lain, Gu Man atau yang lainnya"


Tidak mungkin kakakku ini datang hanya untuk membicarakan seputar novel yang tidak disukainya. Dia hanya tau beberapa penulis tadi dariku. Wajahnya masih tenang, tapi dia tidak cukup pandai untuk menyembunyikan sesuatu dariku. Kepandaianku dalam berbohong dan berpura-pura jauh diatasnya. Sepertinya ada batu besar yang terselip di hati kakakku ini.


"Gege mau bilang apa? Jangan membuang-buang waktu. Kalau kau mau meminta aku untuk jadi pengiring dihari pernikahanmu tenang saja, aku pasti datang" kataku seolah membuka pembicaraan.


Dia meletakkan novel tebal itu kembali ke meja, matanya mulai serius. Sepertinya dia berniat mengeluarkan batu besar yang ada di hatinya itu.


Dua kata keluar dari bibir tipisnya, "Maafkan aku"


"Ah? "


Hendery gege melanjutkan, " Andai saja aku tau lebih awal. Li Yu sudah menceritakan semuanya padaku. Tentang hubungannya dengan FanFan semasa SMA. Sebagai kakakmu aku merasa bersalah pada kau dan FanFan. Maafkan aku"

__ADS_1


Aku tidak menyangka dia akan berkata seperti itu. Pernikahannya hanya menghitung hari, jadi itu sebabnya ia tampak lesu hari ini. Tidak seperti orang yang akan menikah pada umumnya, wajah tampan kakakku mendung seperti akan terjadi badai.


Aku diam dan menunggunya selesai bicara. Begitu dia selesai, aku mulai membalas ucapannya itu.


"Ge, kau jangan bilang begitu. Maafkan aku karena merahasiakan semua ini padamu. Aku putus dengan FanFan karena aku tidak mau mengganggu studinya di Amerika. Dan juga kau jangan marah pada Li Yu. Sejujurnya akulah yang memaksanya merahasiakan semua ini padamu"


Aku mencoba menenangkan Dery gege yang tertunduk lesu setelah menceritakan kebenaran yang ia ketahui itu. Aku bilang padanya untuk tetap melanjutkan pernikahannya dengan Li Yu.


Aku bangkit dari tempat tidurku, berjalan mendekat ke Dery ge, "Semuanya sudah berakhir, tidak ada gunanya lagi untuk di ungkit. Aku harap kalian bisa bahagia. Jangan mengubah masa depan, kau ditakdirkan bersama Li Yu, jangan coba-coba menghalangi kehendak Tuhan" kataku sembari memeluk Dery ge.


*/


Seminggu berlalu, terlepas dari masalahku tempo hari, pernikahan tetap berlangsung. Pernikahan Hendery gege dan Li Yu akan berlangsung hari ini.


Kami semua pergi ke gedung pernikahan untuk mengantar kakakku, sebelum berangkat aku menyempatkan melihat kakakku di kamarnya.


Kakakku yang awalnya memang terlahir tampan berubah menjadi lebih tampan hari ini. Memakai setelan tuxedo berwarna hitam, dia terlihat bak seorang pangeran.


"Hendery Wong, kau tampan sekali ! Apa benar ini kau? " kataku


Kakakku berbalik, "Eh aku gugup sekali. Aku bahkan lebih gugup ketimbang saat ujian patologi dulu" balas kakakku


"Ge, kau tenang saja, semuanya akan berjalan lancar. Kau sekarang adalah seorang suami yang harus bersikap dewasa, jangan bermain-main lagi" timpalku


"Kau sendiri juga sudah dewasa Xiao Mei Mei" kata Dery ge sambil mencubit pipiku


*Wedding Hall*


Semua keluarga datang. Ada ayah dan Ibu FanFan, ada Yang ge, Hexin jiejie dan Xiao Lu juga. Mereka sengaja datang jauh-jauh dari Beijing untuk melihat kakakku dan Li Yu mengikat janji hari ini. Hanya satu yang kurang, tidak ada FanFan di antara kami.


Sementara menunggu upacara pemberkatan di mulai, aku duduk di depan piano sembari memainkan lnstrumen 'Beautiful In White' milik Shane Fillan. Dari kejauhan aku melihat Shangyan dan Xiao Jing yang juga datang ke pernikahan kakakku, beberapa sahabat Li Yu semasa SMA juga turut datang.


Ketika Yang ge menikah dulu, Dery ge lah yang menjadi MC pernikahan. Sekarang gantian, Yang ge lah yang menjadi MC pernikahan kakakku.


"Kepada tamu undangan di untuk duduk, karena sebentar lagi upacara pernikahan akan segera di mulai" kata Yang Ge selaku MC


Aku menghentikan permainan pianoku sejenak, sementara MC memanggil mempelai wanita. Kakakku yang terlihat nervous tampak sedang menunggu mempelai wanitanya memasuki aula.


"Mari kita sambut mempelai wanita kita"


Diiringi instrument lagu 'A thousand Years' milik Christina Perrie yang aku mainkan, Li Yu berjalan di altar dengan memakai gaun berwarna putih. Tangan rampingnya merangkul tangan ayahnya. Dia terlihat sangat cantik sekali.


Di ujung altar, Dery gege menunggu mempelai wanitanya. Dengan senyum yang hampir tidak pernah memudar dia berdiri seolah bersiap menggantikan posisi ayah Li Yu untuk merangkul tangan calon istrinya.


Tak lama berselang, pemberkatan pun di mulai. Di saksikan oleh semua tamu undangan, kakakku dan Li Yu mengikat janji pernikahan mereka di depan pendeta yang memimpin acara pemberkatan.

__ADS_1


"Selamat, aku nyatakan kalian sudah resmi menjadi suami istri" ujar pendeta


Setelah upacara pemberkatan selesai, mempelai wanita akan melemparkan bucket bunga kepada para wanita yang sudah siap menangkap bucket itu. Konon katanya wanita yang mendapatkan bucket bunga itu akan segera menyusul sang pengantin untuk menikah juga.


"Eh ayo, kau juga harus ikut" ajak Jing yang tiba-tiba menarikku


Aku dan Jing pun bergabung ke dalam kerumunan wanita itu.


"Satu, dua, tiga…" teriak Li Yu seraya melemparkan bucket bunganya


Sekumpulan wanita yang memakai gaun berkerumun untuk mendapatkan bunga itu. Aku yang berada di tengah-tengah kerumunan menjadi terseret kesana-kemari.


"Xiao Xi, kau mendapatkannya!" Teriak Jing yang berada disampingku


Aku tidak pernah menyangka akan mendapat bucket bunga ini, aku bahkan tidak berusaha mendapatkannya. Aku hanya menggapai bucket yang jatuh tepat kearahku.


"Selamat yah, kau akan menjadi calon pengantin selanjutnya" ledek Jing


"Aku tidak percaya mitos" kataku


Jing berbisik, "Eh dunia memang sempit yah, siapa yang menyangka Li Yu yang selalu usil padamu bisa menjadi kakak iparmu sekarang"



Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi kakakku dan Li Yu. Kakakku yang usil dan konyol sekarang sudah menjadi seorang suami. Setelah menikah, dia dan Li Yu akan tinggal di Beijing.


Aku sudah tidak bisa memanggil Li Yu dengan sebutan 'rubah licik' atau 'perempuan ular lagi', bahkan menyebut namanya pun aku tidak akan bisa. Itu di anggap tidak sopan, jadi mulai hari ini aku harus memanggilnya 'Saozi'.


(Saozi \= kakak ipar)


*/


Percaya atau tidak, gara-gara bucket bunga yang aku dapatkan itu, ibu selalu menyanjungku. Orangtua seperti ibuku yang percaya akan mitos sangat senang begitu tau aku mendapatkan bucket bunga pernikahan.


Tapi benar kataku, mitos hanyalah mitos. Bahkan setelah bertahun-tahun aku masih melajang. Nasib seseorang tidak ditentukan oleh sebuah bucket bunga. Dan akulah saksinya.


♡♡♡♡♡


Jangan lupa LIKE 👍 Dan kasih star 5 yah ⭐⭐⭐⭐⭐


Saran dan Kritik juga 😉


XÌEXÌE 😍 谢谢


Mohon Dukungannya.

__ADS_1


SEHAT SELALU READERS 🐰🦁🥰


__ADS_2