
Saat nada bekerja dan meninggalkan anaknya di rumah nadira,nara dan zion sekarang sedang duduk di bangku kelas 2 sd.
Tian ketika pulang sekolah menjemput Zion Pulang sekolah,Karena Nada harus Bekerja,Mereka di titipkan oleh nada pada Tian suaminya tersebut.
"Kamu serius menjaga anak,jangan aku Mendapat pengaduan lagi dari anak-anak
Bahwa kamu tidak memberi mereka makan atau makan terlambat."Nada menasehati suaminya tersebut sebelum berangkat kerja.
"Bawel banget sih luh."Jawab Tian sedang mengambil nasi lalu makan.
"Aku cuman memberi tahu kamu."Ucap Nada pada suaminya tersebut.
Tian fokus makan dan terlihat menikmati Makanan tersebut merupakan masakan
Yang di buat oleh nada.
"Ngomong-ngomong kapan kamu mau cari kerja???."Nada mempertanyakan suaminya mengapa menganggur terus dan mengapa tidak ada niatan untuk mencari kerja.
Tian malas menjawab,jika nada mempertanyakan mengapa dirinya masih menganggur terus.
"Kamu tidak ada pertanyaan lain??."Ucap Tian mulai agak marah,Karena yang Dipertanyakan oleh nada hanya tentang status menganggur suaminya saja.
Nada pun berangkat kerja tanpa berkata apa pun pada suaminya tersebut,Karena sudah Bosan hidup berumah tangga pada tian,Kalau bukan karena anak nada tidak akan mempertahankan Rumah tangga mereka.
"Kamu tidak ada sopan santun lagi,
Kamu berangkat kerja tidak izin padaku."
Tian mulai menggurui istrinya tersebut karena istrinya tersebut tidak meminta izin padanya saat berangkat kerja.
Karena capek berdebat terus pada Suaminya,nada pun mencium tangan suaminya tersebut namun bukan karena rasa cinta namun karena keterpaksaan.
Saat nada berangkat kerja,Tian langsung menelpon seli dan mengajak seli untuk kerumah tersebut.
Baru perdana Tian mengajak selingkuhannya tersebut untuk ke Rumah,supaya tian tidak suntuk di rumah saja mengurus 2 anak kecil yang belum bisa di tinggalkan karena masih kecil-kecil dan takut memegang benda yang Berbahaya.
Tian pun menghubungi kekasih gelapnya tersebut menyuruh seli untuk datang,
Namun Tian menyuruh seli jangan membawa anaknya kerumahnya tersebut,Supaya mereka bisa berduaan dalam rumah tersebut Ketika anaknya sedang tidur.
"Sayang kamu lagi ngapain??."Kata Tian ketika menghubungi seli.
"Aku di Rumah saja sayang,Sedang melihat Anak berenang dan mengawasinya sebentar lagi selesai Renang anak aku ziva."Ucap Seli Ketika mereka sedang telponan.
"Sayang kamu kesini dong,Anak kamu Titip saja dulu sama asisten rumah tangga kamu."Ucap Tian pada seli karena lagi pingin sebuah kehangatan ketika istri tidak lagi ada Waktu di rumah untuk berduaan.
__ADS_1
"Nanti istri kamu gimana!!!Nanti bisa di hajar massa aku jika ketahuan kita berduaan di rumah belum status suami istri."Jawab Seli takut ketahuan istri sah tian.
"Sudah datang saja kesini,Temani aku Disini."Ucap tian pada seli.
Seli tidak peduli dengan nada sebagai istri sahnya,Seli sudah mengetahui bahwa tian adalah suami orang,namun karena cintanya pada tian akhirnya seli memberanikan diri untuk merebut tian dari nada.
"Gue tidak peduli lagi dengan istri sahnya,
Yang penting gue bisa senang-senang dengan tian dan tian mencintai gue,Iya gue gas saja,tidak peduli dengan keadaan nada sekarang."Gumam seli dalam hati lalu Bergegas menuju rumah tian dan menitipkan Anaknya pada Asisten Rumah tangga.
"Bik,Bibi."Panggil seli pada asisten rumah tangga tersebut.
Asisten rumah tangganya pun langsung
Menghadap seli.
"Iya nyonya,Ada yang bisa saya bantu??."
Tanya asisten rumah tangga tersebut.
"Begini Bibi nanti saya mau keluar,Tolong
Jaga anak saya dan tolong mandikan anak saya."Seli sebelum berangkat
Ke Rumah Tian menyuruh apa saja tugas bibi tersebut dalam menjaga anaknya yang masih berumur 3 tahun tersebut.
Tian yang sedang santai sambil bermain game di sofa tersebut,tiba-tiba hp tian Berdering dan ternyata panggilan telpon dari Nada.
Tian pun mengangkat panggilan telpon dari istrinya tersebut.
"Halo pa."Nada memberikan salam.
"Iya ma."Jawab Tian.
"Begini papa aku mau tanya???,Nara dan nadira sudah kamu kasih makan."Nada Menguatirkan anak kandungnya tersebut.
"Sudah mereka lagi tidur karena mau Hujan."Jawab Tian pada istrinya tersebut.
"Baguslah kalau begitu."Nada pun Mematikan Panggilan telpon tersebut.
"Hmm menganggu main game saja."Gerutu Tian dalam hati.
Tian oun melanjutkan bermain game lagi,
Karena sudah siap mengurus anak kedua dan ketiganya tersebut,kini waktunya santai dan tiduran menunggu seli datang kerumah tersebut.
__ADS_1
"Sambil menunggu ayank seli datang."Tian tersenyum dan tidak sabar Ingin bersama Janda cantik tersebut.
Tian tidak ingin bekerja dan kini ada uang seorang perempuan yang bisa tian manfaatkan yaitu uang seli,janda satu anak Tersebut yang kaya raya.
"Hidup tinggal tenang,santai dan woles Saja,masih ada uang mengalir dari seorang perempuan."Tian selama pacaran dengan seli apa pun permintaannya tian,selalu di turutin
Oleh seli.
Tian mau beli gadget seli tinggal kasih,
Tian ingin makan di tempat enak,semua permintaannya seli tinggal menuruti semua keinginan Tian.
Tian mengirim pesan pada seli,supaya
Di belikan makanan enak seperti pizza dan puding.
"Sayang belikan aku pizza dan puding Dong."Tian mengirim pesan tersebut pada seli.
Seli pun membaca pesan singkat tersebut,lalu menuju tempat yang dituju untuk membeli pizza dan puding.
"Hidup begini kan enak,makanan di turuti,
Itu perempuan juga nurut sama Gue."Gumam Tian dalam hati.
Lalu tian melanjutkan gamenya tersebut dan ketiduran,namun nadira pun menangis minta di buatkan susu formula karena sudah haus.
Tian pun terbangun lalu membuatkan susu tersebut untuk anaknya tersebut dan memijit badan anaknya tersebut supaya bisa tidur kembali.
"Hmm sayang tidurlah nak,biar badan kamu ini makin gemuk."Tian pun merapikan Rambut anaknya yang menutup matanya tersebut.
Tian sangat sayang pada kedua anak perempuannya tersebut,namun disisi lain ada faktor yang mempengaruhinya.
Terkadang dengan zion,Tian sering berselisih Paham karena zion lebih membela mamanya dari pada papanya.
Zion selalu menyalahkan papanya,jika mamanya sakit,papanya yang disalahkan oleh zion hingga membuat mereka sering ribut.
Tian pun menyelimuti kedua anaknya tersebut karena cuaca dingin dan mau hujan.
Lalu Tian mengambil baju-baju yang di jemur oleh istrinya di luar dan memasukannya ke dalam keranjang biru besar.
Tian pun menyapu Rumah tersebut dan membersihkan Rumah tersebut,untuk menunggu kedatangan seli Di Rumah tersebut.
Tian ingin menunjukan bahwa Rumah tersebut bersih pada kekasihnya tersebut,
Agar seli memuji ketelatenan nya selama
__ADS_1
Di rumah tersebut dalam mengurus Anak-anaknya.