Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
Nada Kritis Dirumah Sakit


__ADS_3

Seli menjadi makin ngelunjak membahas Hubungan mereka yang telah terjadi.


Seli tetap ngotot meminta di nikahi karena Hubungan mereka sudah melewati batas selama ini.


"Pokoknya aku tetap minta di nikahi."Ucap Seli saat ribut-ribut tersebut.


"Dimana otak kamu,dengar kamu sudah menyakiti hatiku dan menyakiti istri ku sampai kapan pun pernikahan di antara kita Tidak ada."Jawab tian tegas lalu mengendong Istrinya.


Zion keluar dari rumah melihat bahwa mama Nada sudah pingsan,menghampiri mama nya Dengan perasaan sedih karena mama nya sudah mengeluarkan darah banyak sekali.


"Papa mama kenapa??"Tanya zion pada papanya.


Tian tidak menjawab menyembunyikan semua dari anaknya,takut ketahuan oleh zion Lagi bahwa dia masih berhubungan dengan perempuan itu.


Seli yang belum mau pergi mengangkat tangannya dan mengatakan dengan enteng Bahwa dia yang melakukan itu semua terhadap mama yang melahirkan zion.


"Aku yang telah membuat mama kamu terluka."Jawab seli dengan enteng sambil mengangkat tangan.


Tian merasa bahwa seli sudah tidak punya harga diri lagi,langsung menyeret seli untuk pergi,tian memegang tangan seli dengan kuat.


Lalu membawanya kedalam mobil dan menyuruh untuk pergi,tian mengancam akan berteriak minta tolong sama warga jika seli tidak kunjung pergi.


"Kalau kamu tidak mau pergi...Aku akan berteriak memanggil warga dengan mengatakan istri saya terluka karena ulah


Kamu,"Ucap tian mengancam seli yang bebal itu.


"Tian kamu...!!!"Suara seli makin lantang.


Seli tidak bisa berbuat apa-apa lagi,lalu dia pergi meninggalkan kediaman tian,demi tidak Di teriakin oleh tian.


"Kamu memang jahat tian."Ucap seli mengatakan pada tian.

__ADS_1


"Bukan aku yang jahat,tapi kamu,sudah aku katakan habis istri saya melahirkan,aku akan Menepati janji menikahi kamu,namun kamu Sudah berbuat ulah...Maaf janji itu pun tidak bisa saya tepati."ucap tian merasakan kekesalan mendalam pada suami orang tersebut.


"Memang benar kata orang,bertahan sama suami orang itu hanya rasa sakit yang ada." Ucap seli keluar air mata.


"Tapi aku mendoakan istri kamu semoga mati."ucap seli merasakan sakit hatinya.


"Coba kamu Rimang dalam hati,posis siapa yang sakit hati,posisi istri saya atau kamu yang hanya pelakor??"tanya tian pada seli selingkuhan nya tersebut.


Seli terdiam mengakui dalam hati bahwa posisi istri sangat sakit bukan di posisi pelakor yang hanya bermodalkan merebut Suami orang,jika hatinya suka tinggal jalin saja semua.


Seli pun langsung pergi tinggalkan rumah tian,sementara taksi langganan yang biasa mereka naik sudah datang tepat di rumah nada,zion dan tian langsung mengangkat Mamanya ke mobil,sementara zion menjaga


Mamanya sebentar di mobil paling tengah.


Sementara tian meminta pada sopir untuk Menunggu sebentar,mengunci pintu dapur,tengah dan ruangan lain dulu.


Lalu tian mengambil anak yang baru lahir nya tersebut,serta memanggil Nara dan Nadira.


Agar ikut dengan nya ke rumah sakit,posisi saat itu tian tidak bisa tinggalkan anak nya berempat di rumah,begitu pula dengan anak Terakhirnya bahwa abang dan kakak nya belum mahir dalam mengurus adik nya paling kecil.


"Sayang sadar dong,kamu harus kuat demi Aku dan anak-anak."Kata tian sambil menangis.


Tian baru kali ini menangis sekuatnya


di hadapan nada,dia juga marah besar pada selingkuhan nya yang telah mencelakai istrinya tersebut karena kemarahan nya menyuruh seli jangan menggangu hidup nya lagi,cukup sampai segini saja hubungan yang telah mereka jalin tersebut.


"Seli ini tidak ada otak,sudah tahu melihat perut istri gue sudah kempes,berarti sudah Habis lahiran mengapa dia menendang yang Bekas operasi itu."Gumam tian dalam hati."


"Pa...Ada yang pingin zion bilang sama Papa!!"Seru zion pada papa nya tersebut.


"Apa nak??"Tanya tian sudah pasrah bahwa anaknya akan membahas tentang itu pada nya.

__ADS_1


"Kemarin papa sudah janji pada zion,tidak Akan pernah menjalin lagi hubungan dengan Wanita itu,tetapi sekarang mengapa muncul perempuan itu,apa papa tidak bisa jaga perasaan mama lagi!!"Seru zion dengan suara keras.


"Nak maafkan papa karena sudah khilaf kembali."jawab tian merasa bersalah pada anak nya.


"Begini saja lah pa."Ucap zion menghela nafas sebentar,"Kalau tidak bisa papa lagi


menjaga mama,lebih baik papa lepaskan saja mama dan kami pasti akan mengurus mama, tanpa papa mama juga bisa kok."Kata zion sudah menyerah takut mama nya tersiksa lagi.


Zion merasa kasihan pada mama nada karena juga zion melihat darah banyak keluar Dari paha mamanya.Zion takut mama nya kenapa-kenapa.


"Nak mengapa kamu seperti itu,apa kamu tidak ingin punya papa lagi."ucap tian syok dengar omongan zion.


"Aku tidak butuh sosok papa,jika untuk menyakiti hati mama aku."Jawab zion.


Tian seketika langsung tersadar dengan omongan zion.bahwa tidak menganggap dirinya ada lagi,bahkan tian merasa patah hati saat anak pertamanya mengatakan capek punya papa.


"Sayang..."Langsung meminta maaf pada anaknya zion.


Zion menepis langsung tangan papa nya dan Fokus melihat mama nya saja yang sakit, Zion merasa enggan menatap papa nya karena sudah sakit dengan semua kelakuan papanya.


"Nak nanti kita bahas masalah ini,ada adik kamu nara dan nadira,mereka masih terlalu kecil untuk tahu soal ini."Ucap tian.


Zion mengambil keputusan mulai hari ini karena perselingkuhan itu,tidak ingin menganggap tian sebagai papa nya lagi karena tian lebih memilin membela mama nya.


Sebagai anak pertama dan anak laki-laki yang sangat menyanyangi mama nya ketimbang papa,membuat hati anak laki-laki ini hancur dan tidak berdaya berulang kali,entah mau mengatakan apa lagi pada sosok papa nya.


"Mulai hari ini,kamu bukan papa aku lagi."


Ucap zion mengambil keputusan.


"Nak sampai kapan pun,tetap aku ini papa Kamu,tidak akan pernah ada hilang hubungan Darah anak sama ayah."Ujar tian tidak ingin kehilangan kasih sayang anak nya.

__ADS_1


Tian takut jika dewasa nanti anak nya menjauhinya dan menganggap sosok bapak dalam hidup nya tidak ada,bahkan tian takut tidak di akui sebagai seorang bapak oleh anak-anak nya kelak jika telah dewasa nanti.


Ketakutan itulah yang membuat dirinya tidak ingin anaknya melihat keburukan nya sekarang.Kalau bisa keburukan itu di sembunyikan oleh dirinya,agar anak nya tetap menghargainya sebagai seorang bapak yang baik.


__ADS_2