Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
Kesalahan Fatal Hendak Berujung Keperceraian


__ADS_3

Tian sudah melakukan kesalahan fatal hingga Nada bertekad ingin menceraikan tian.kesalahan fatal tersebut sudah membuat Nada berubah pikiran.


Nada merasakan sakit hati yang mendalam. rasa sakit itu tidak bisa di sembunyikan lagi Oleh Nada di benaknya,kali ini memang memutuskan bercerai bagi Nada masih terasa berat.


Jika Nada mengambil jalur perceraian maka Nada harus siap mental anak-anaknya terluka.Namun jika Nada masih bertahan maka Nada harus siap menderita selama menikah dan berumah tangga.


"Aku harus gimana...Rasanya berat banget mengambil jalur perceraian ini."Gumam Nada Menangis sendirian dalam kamar saat anak nya tidur di tengah malam tersebut.


Nada sudah berada di rumah semenjak pulang dari rumah sakit.Namun hati nya masih pilu serta jahitan operasi yang belum sepenuhnya sembuh.Rasa sakit itu semakin Di hajar habis-habisan.


Bahkan saat selesai melahirkan.Nada berat badan nya menurun hingga 5 kilo.Nada semakin mengurus karena tersiksa batin dan banyak pikiran.


Saat selesai melahirkan Nada pun tidak di jenguk oleh sang ibu.Karena ibu Nada juga harus berjuang dengan kanker otak yang di derita nya tersebut.


Ibu Nada Baru 3 bulan di diagnosa menderita Kanker otak.Nada merasakan begitu banyak pikiran,beban yang di tanggung terlalu berat bahkan saat pikiran nya berkecamuk tersebut.


Nada berniat untuk mengakhiri hidup karena hidup nya merasa tidak ada arti lagi.Namun saat terpikir ke arah tersebut.Nada mengingat anaknya dan mama nya yang sedang berjuang sakit itu.


"Huh terasa menyakitkan banget rasanya.


Hidup seperti ini,gue ingin bunuh diri namun Jika aku aku tidak ada anak sama siapa."Ucap Nada dalam hatinya.


Nada menghampiri Tian yang sedang menyendiri juga di ruang tamu.Tian takut juga jika Nada mengambil tindakan menceraikan dia.


Nada menghampiri suami nya tersebut dengan berat hati Nada harus menyampaikan itu pada Tian.Nada Mengambil keputusan yang berat untuk saat ini cerai dari tian.


"Tian.Aku ini bicara tolong kamu simak baik-baik."Ucap Nada sambil menatap wajah Suaminya dengan serius.


Tian diam membisu,namun takut sebenarnya untuk di tinggal.Apa lagi istri nya sudah ingin bicara empat mata dengannya.

__ADS_1


"Ada apa."Tanya Tian sebenarnya merasa bersalah cuman menunggu waktu yang tepat untuk maaf kepada Nada.


Tian pingin menunggu waktu yang tepat untuk bicara kepada Nada.Namun mengingat Nada habis lahiran,Tian tidak ingin membahas ini dulu kepara istri tercinta nya.


"Aku mau bicara.Semenjak perselingkuhan itu Terbongkar,dari lubuk hati ku yang paling dalam,aku ingin cerai sama kamu."Ucap Nada.


Nada tiba-tiba spontan mengucapkan perceraian.Sudah tidak tahan lagi dengan penderitaan yang sudah di rasakan bertahun-tahun,hingga rasa sakit dan hancur dalam hati membuatnya lelah untuk mempertahankan rumah tangganya.


"Apa??"Kata Tian.


"Aku minta cerai."Ucap Nada mengulangi balik semua pembicaraan nya.


"Coba ulangi sekali lagi."Kata Tian.


Tian menjadi ketakutan saat istri nya tersebut mengucapkan kata cerai.Bagi Nada tidak ada hal yang perlu di kuatir kan oleh nya,bagi Nada dia bisa mencari uang sendirian tanpa suami.


"Iya...Aku minta cerai.Semenjak kamu ketahuan selingkuh dengan perempuan itu, semakin aku tahu bahwa kamu seperti ini." Ucap Nada sudah mulai sadar.


"Tidak...Aku tidak sedang bercanda Tian,


Namun untuk sekarang ini,aku lebih memilih kewarasan dalam menjalani hidup ketimbang Memilih bertahan dengan hubungan pernikahan yang tidak ada perubahan ini,pasti Begini-begini."Ucap Nada Menjelaskan kepada tian bahwa dia sudah tidak sanggup lagi.


Tian menangis dan meminta maaf sambil berlutut di bawah kaki istrinya.Tian juga sadar jika kehilangan istri nya Nada,Dia tidak bisa berbuat apa-apa dengan hidup nya.Bahkan Tian belum siap untuk kehilangan waktu dengan anak-anaknya.


Tian juga sangat tidak setuju dengan solusi yang diberikan Nada.Bagi Tian itu bukan sebuah solusi melainkan menjadi masalah baru lagi dalam hidupnya.


"Kamu saja berani selingkuh...Aku juga berani mengambil tindakan meminta pisah."Ucap Nada sambil tersenyum.


Dibalik senyuman Nada sebenarnya tersimpan luka yang mendalam.Untuk membahas perceraian itu sebenarnya Nada tidak sanggup,Nada ingin anak nya menjadi keluarga lengkap namun untuk kali ini Nada tidak bisa memberikan kesempatan berulang kali lagi.

__ADS_1


"Aku mengambil keputusan dan bagi aku tidak ada lagi kesempatan untuk mempertahankan Rumah tangga ini."Jawab Nada mata memerah dan menangis.


"Mengapa...karena aku selingkuh tuh, kamu meminta cerai padaku Nad."Ucap Tian lalu memegang tangan Nada.


"Sudah Tian.Lepaskan tangan aku,jangan seperti anak-anak,kamu pikirkan siapa yang Bertingkah selama berumah tangga!!"Ucap


Nada Semakin marah.


"Sayang tolong berikan aku kesempatan.


Tidak bakal aku ulang lagi sayang."Ucap Tian menangis.


"Selingkuh itu sulit di ubah.Mau kamu ubah sampai kapan pun,pasti hati kamu masih untuk selingkuhan kamu."Ucap Nada menangis.


Tian pasti mempunyai rasa cuman setengah terhadap Nada.Tian sudah membagi cinta nya antara Seli dan Nada,kini bagi Nada waktu nya sadar supaya tidak mempertahankan Hubungan dengan orang seperti Tian.


"Sayang.Tolong kamu ingat,kita ini sudah punya anak,jika kita cerai maka waktu anak bersama kita berdua pun hilang."Ucap Tian meluluhkan hati istri nya tersebut.


"Waktu kita bersama anak tidak bakal hilang. Aku masih bisa memberikan perhatian lebih kepada anak dan begitu pula sebalik nya dengan kamu."Ucap Nada sudah tidak bisa membendung lagi air mata nya.


"Tapi sayang..."Jawab Tian dengan gemetaran.


"Anak-anak akan ku pastikan akan terawat. Mereka akan aku rawat dan anak-anak cuman kehilangan momen bersama orangtuanya,nanti aku bakal bilang sama anak-anak,mereka memilih ikut siapa??Ikut Papa atau Mama nya."Ucap Nada kepada Tian.


Sebenarnya hati nya tidak kuat dan tangan nya gemetaran untuk mengatakan semua itu.Namun gimana lagi jika tetap bertahan,maka Nada akan mengerti dia akan lebih tersakiti.


"Sayang tolong kamu pikirkan lagi,Tolonglah Sayang."Ucap Tian sambil memohon serta berlutut lagi di kaki istri nya.


"Kamu tidak perlu memaksa aku untuk berpikir lagi dengan keputusan ku.Inilah keputusan terbaik ku.Kamu harus bisa menerima keputusan terbaik ku ini."

__ADS_1


Ucap Nada sebenarnya masih cinta dengan suami.


Namun di balik cinta Nada.Dia harus berpikir lebih lagi,jika bertahan terus menerus dengan Tian,maka hidup nya akan lebih jauh tersiksa lagi,apa lagi pelakor tersebut sudah menjalin hubungan dengan tian selama satu tahun lebih.


__ADS_2