Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
Ngancam Nada


__ADS_3

Tian sudah mengoyak kertas tersebut agar Nada tidak menceraikan nya,Tian tidak mau kehilangan sosok Nada.Pria itu sudah merasakan ketulusan hati istri nya yang paling dalam bahkan tidak banyak menuntut selama pernikahan.


"Nad...Kamu tidak bisa menceraikan aku,


Semakin aku berpikir jika kamu menceraikan aku,maka anak-anak akan jatuh ke tangan ku." Ancam Tian terhadap Nada dan tidak sudi kelak istrinya tersebut bersanding di pelaminan dengan orang lain.


"Tian kamu mengapa begitu!!kamu yang bertingkah,kamu pula melarang ku pergi."


Ucap Nada kesal dan tidak tahu mau suaminya apa.


"Aku mau kita bersatu!!"Seru Tian mengajak untuk tetap bersatu dengan istrinya tersebut.


"Tian coba kamu pikir pakai otak kamu deh." Ucap Nada pada suaminya merasa suami nya tersebut sudah bergeser otak nya.


"Maksud kamu apa Nad???Mengapa sekarang kamu tidak sopan lagi ngomong sama suami kamu,apa kamu tidak punya cinta kepadaku lagi."Kata Tian merasakan perubahan istri nya tersebut.


Semenjak Tian ketahuan selingkuh.Nada sudah berubah sikap melihat suaminya tersebut,bahkan tidak ada rasa cinta lagi pada suaminya tersebut,rasa itu mulai memudar sedikit demi sedikit.


"Semenjak aku tahu tahu kamu selingkuh


di situ lah aku tidak cinta lagi dan tersadar." Jawab Nada sambil mengendong Ardian anak nya tersebut.


Nada juga merasakan kasihan terhadap Ardian.Mengapa saat dia baru dilahirkan sudah begitu banyak masalah datang dalam hidup mereka,bahkan Ardian juga kuran cukup perhatian Nada saat Mama nya tersebut di rawat di rumah sakit pada waktu itu karena pendarahan akibat di tendang Nada.


"Nak semoga kamu ke depan nya bisa sukses sesuai dengan harapan Mama."Gumam Nada ingin menangis namun hati nya sakit.


Terus Nada sebenarnya tidak kuat namun harus kuat demi buah hati yang perlu di besarkan dengan cinta dan kasih sayang,bagi Nada bahagia nya minta ampun jika anak nya telah dewasa kelak dan bisa melihat anak nya sampai dewasa.


"Gue bahagia banget kelak jika bisa melihat Anak sampai dewasa."Gumam Nada sambil Membelai rambut anak nya Ardian dengan penuh kasih sayang.


Lalu Nada mencium nya,Aroma Rambut anak bayi yang sangat harum,buat Nada ingin mencium terus rambut Anaknya tersebut lalu membelai rambut anak nya tersebut dengan lembut.


"Aku tetap mau cerai Tian."Ucap Nada.

__ADS_1


Nada sudah merencanakan akan kabur dari Rumah.Saat nanti malam Tian tertidur di situ lah kesempatan Nada untuk kabur dan membawa anaknya pergi mencari kehidupan Baru.


"Lihat saja nanti malam Tian.Gue akan kabur dan menjauhi anak-anak dari kamu."Ucap Nada dalam hati tersebut.


"Nad Jika sudah kayak begini aku akan was-was karena kamu sudah meminta cerai." Gumam Tian dalam hati.


Nada sudah menyiapkan koper untuk di bawa pergi,koper tersebut di sembunyikan


Nada di gudang nya,agar tidak ketahuan oleh Tian.


Jika Tian tahu maka rencana Nada untuk kabur akan gagal.Tian modal nekat bisa menahan atau mengunci istri nya di kamar,jika itu terjadi Tian akan tetap mencari istri nya tersebut dan melacak keberadaan istri nya.


Tian sadar tidak ada yang lebih baik dari istri nya,namun kini dia sadar sudah gagal menjadi suaminya terbaik.


"Gue sudah gagal menjadi suami yang baik."Tian meminta maaf pada Nada.


Nada sama sekali tidak menoleh kepada suaminya tersebut karena sudah benci.


Nada sudah tidak tahu apa yang harus di pertahankan hidup Bersama Tian.


"Terus apa planning ke depan yang bisa loh perbaiki dalam hidup??"Tanya Nada pada suaminya tersebut.


"Planning gue adalah memperbaiki semua dan gue bisa berubah sayang."Jawab Tian kepada Nada.


"Yakin luh bisa berubah!!Mengurus diri sendiri saja tidak bisa,bagaimana mau berubah."Kata Nada menyepelekan suaminya tersebut.


"Sayang.Kasih aku waktu untuk memperbaiki semua hubungan kita ini."Ucap Tian memohon kepada Nada.


"Sudah lah Tian tidak ada yang perlu di perbaiki."Jawab Nada.


Namun jika kembali memikirkan lagi,saat ini Tian ngotot dan memohon untuk jangan cerai, Nada menjadi kasihan melihat suami nya tersebut,namun tidak bisa memaafkan perselingkuhan tersebut dan sampai kapan akan tetap membekas di hati nya,jika terbayang wajah perempuan itu.


"Jika aku membayangkan wajah wanita itu, Selingkuhan Suami ku mungkin aku tidak kuat."Gumam Nada dalam hati tersebut.

__ADS_1


Namun Saat Tian berlutut di kaki nya Nada menjadi iba dan membatalkan Niatnya untuk Bercerai.Nada juga merasa gak sampai hati melihat suami nya bersujud terhadap nya.


"Gue gak sampai hati melihat Suami gue berlutut seperti ini."Ucap Nada akhirnya membatalkan niat nya.


"Gue terpaksa membatalkan niat ini."Ucap Nada dalam hati.


Akhir nya Nada mengambil keputusan.


Demi anak-anak Nada masih mempertahankan rumah tangga ini,bukan karena ada rasa cinta di hati nya lagi,melainkan hanya sebatas ingin mempertahankan saja.


"Baik...Kini aku merasa iba pada mu dan


Aku mengambil keputusan yang baik,


Aku tidak akan mencerai kan kamu namun ada syarat yang harus kamu penuhi atas gagalnya aku mengambil keputusan Cerai."Ucap Nada tidak jadi menceraikan suaminya karena iba.


"Terimakasih sayang."Ucap Tian lalu nyamperin istrinya tersebut memeluk nya.


"Tapi ada syarat nya!!"Seru Nada.


"Apa syarat nya Sayang??"Tanya Tian.


"Jauhi perempuan selingkuhan kamu itu.


Jangan pernah aku dengar kamu berkomunikasi dengan perempuan itu sedikit pun,aku ingin kamu menjadi tulang punggung,mulai lah bekerja dan aku di rumah saja membesarkan anak-anak."Ucap Nada sudah mengambil tindakan tegas.


"Baik sayang sebagai sosok anak manja ini akan berubah.Aku tidak akan manja lagi dan akan mencari pekerjaan."Jawab Tian sebenarnya dalam hati nya tidak setuju dengan syarat itu.


Namun dari pada takut kehilangan istri nya.Tian memaksakan diri untuk melakukan itu walau pun di luar batas kemampuan nya yang penting berusaha dulu dan tetap berusaha.


"Sudahlah gue mulai sekarang gue harus berubah.Istri gue baru lahiran tidak mungkin Dia yang bekerja,aku yang harus mencari pekerjaan."Kata Tian dalam hati.


"Baik sayang...Gue akan mencari pekerjaan dan berusaha membahagiakan kamu."Jawab Tian mengelus tangan istrinya dan meminta untuk sabar.Semua proses sulit akan bisa terlewati seiring berjalan nya waktu kelak.

__ADS_1


"Baik gue akan mendukung mu...Menjadi lebih baik dari sebelum nya."Ucap Nada pada suaminya tersebut.


__ADS_2