Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
Reno Mengantar Seli Pulang


__ADS_3

Dokter Reno merasa kasihan kepada pasiennya tersebut, bahkan merasa iba saja begitu melihat Seli tanpa suami di rumah sakit dan suami akan menunggu di rumah saat Seli sudah balik kerumah.


Walau pun Istri kedua Reno tidak pernah setuju, bahwa Istri kedua juga patut di hargai oleh suami karena pernikahan di antara mereka di lakukan antara dasar suka sama suka.


Nada menghubungi Reno untuk mengajak keluar, suaminya bertingkah semakin pulang larut malam ternyata tanpa sepengatahuan Nada dan Seli diam-diam Reno menemui Bela dan menjalin hubungan dengan diam-diam bersama Bela, sahabat dari Seli tersebut bahkan Seli pun tidak tahu.


"Karena Mbak sudah mulai pulih, saya antar ia kasihan loh Mbak tanpa suami kesini." Ujar Reno berniat mengantarkan pasiennya pulang.


Bayi dalam kandungan Seli masih bisa di selamatkan, bahkan Dokter Reno memperingati Seli agar tidak makan yang pedas lagi kalau tidak akan fatal akibatnya.


"Jangan Dok. Suami saya nanti menunggu di rumah bisa cemburu dia." Jawab Seli segan kepada Dokter Reno dan tidak mau salah paham dengan suaminya Tian.


"Kalau suami Mbak sayang, tidak akan pernah suami Mbak membiarkan Mbak di rumah sakit sendirian." Ujar Reno agak kesal juga melihat sifat pria seperti suami Seli.


"Namanya saya Istri kedua Dok, saya bisa apa kalau suami saya lebih banyak menghabiskan waktu bersama Istri pertama." Jawab Seli air matanya berkaca-kaca.


Seli menghubungi Reno bahwa hari ini masak hendak mengantar makanan Reno, bahwa Nada ingin curhat tentang suaminya semakin menjadi bahkan sering tidak pulang malam sehingga membuat hati Nada resah sebagai Istri.


Nada ingin meminta pendapat kepada mantan kekasihnya tersebut, bagaimana jika Seli mengambil keputusan untuk menceraikan Tian karena Nada tidak sanggup lagi membina rumah tangga.


"Halo Reno, gue mau cerita sama kamu." Ucap Nada sambil menangis menghubungi Dokter Reno.


"Nad...Kamu mengapa menangis seperti itu? Ada masalah apa? Mengapa kamu cerita lah sama mantan kamu ini?" Tanya Reno penasaran.


Dokter Reno tidak bisa melihat mantan kekasihnya tersiksa, bahkan dalam hati ada perasaan iba Dokter Reno namun bagaimana lagi Nada yang mengambil pilihan akan hidupnya sendiri.


Andai saja dulu Nada bisa sabar menunggu Dokter Reno, mungkin hidup Nada akan lebih bahagia sekarang namun terlena oleh seorang pria kaya yang tidak bisa apa-apa.

__ADS_1


"Ren gue mau curhat sama kamu! Aku sudah tidak sanggup lagi." Kata Nada menceritakan semua rasanya pingin bunuh diri.


"Nad...Kamu jangan seperti itu nanti kita selesaikan, soalnya aku lagi mengurus pasienku setelah selesai bekerja baru aku akan datang menjumpai kamu." Ujar Dokter Reno tersebut.


Seli tidak asing dengan nama itu, seperti nama Istri pertama Reno namun Seli malas bertanya, dalam pikirannya tidak mungkin Dokter Reno mengenal Nada.


"Nada seperti nama Istri pertama suamiku?" Gumam Seli dalam hati.


"Tetapi tidak mungkin lah."


"Tidak apa-apa saya akan mengantarkan kamu, kalau suami kamu sayang sepatutnya suami kamu ada dampingi kamu." Kata Dokter Reno.


Selama Dokter Reno memeriksa pasien baru kali ini menemui pasien tidak di dampingi oleh suami, saat istrinya sakit tersebut bahkan ada yang menjadi Istri kedua pun sering di dampingi oleh suami walau menjadi Istri kedua, merasa kasihan banget melihat kondisi pasien seperti ini.


"Baiklah Dokter." Akhirnya Seli pasrah saja di antar oleh Reno.


Bahkan tidak tahu pergi kemana, suka menghilang dan sesukanya untuk kembali ke Seli, pada hal di posisi mereka berdua antara Nada dan Seli sama- sama sakit.


Nada sebagai istri pertama bahkan tidak tahu bahwa suaminya menikah lagi dengan perempuan itu, bahkan sering membohongi Nada mengenai mau keluar dan Seli tidak ada waktu dari Tian bahkan pria itu sering menghilang.


"Sakit banget iya jadi Istri kedua?" Ucap Reno kepada pasiennya ketika sedang di dalam mobil tersebut.


"Sakit banget dong, bahkan waktu suami pun tidak ada untuk istrinya." Jawab Seli kepada Dokter Reno.


"Semoga kamu kuat dalam menjalani hidup ia Seli." Ujar Dokter Reno tersebut.


Tian menunggu Seli di rumah, bahkan Tian tidak ada permisi dengan Istri hendak pergi kemana, menunggu di ruang tamu namun Tian saja seperti tidak ada beban apa pun.

__ADS_1


"Dokter sudah punya pacar? Dokter sangat baik kepada siapa pun bahkan kepada aku hanya cuma pasien Dokter." Jawab Seli sedih bahkan matanya berkaca-kaca.


Mata Seli berkaca-kaca, kali ini Seli di sadarkan oleh pernyataan Reno sebagai Istri kedua memang harus bisa menahan sakit karena waktu harus terbagi.


"Kamu harus kuat menjadi Istri kedua, memang sakit namun perasaan Istri pertama lebih sakit melihat ini semua." Ujar Dokter Reno tidak memihak kepada siapa pun.


"Terima kasih Dokter."


Sampailah mereka di rumah Seli tersebut, melihat ada mobil berhenti Tian menduga bahwa mobil tersebut adalah mobil Istri keduanya.


Seli keluar dari mobil namun Dokter Reno masih di dalam mobil, tidak keluar dari mobil tersebut karena sibuk menyiapkan obat-obat untuk Seli.


"Sayang sudah pulang?" Tian langsung memeluk istri keduanya tersebut.


"Sudah sayang." Jawab Seli rindu perhatian dari Tian, rasanya selama di rumah sakit Seli ingin sekali di perhatikan oleh Tian tersebut.


Dokter Reno seperti nya mengenal suara tersebut, lalu menoleh dari kaca jendela betapa terkejutnya Dokter Reno mendapati bahwa suami pasiennya tersebut ternyata suami dari mantan kekasihnya tersebut.


Dokter Reno syok banget, mengapa bisa secara kebetulan mereka di pertemukan seperti ini saat Nada hendak curhat dengan suaminya, bahkan Dokter Reno bingung juga akan pernyataan Nada bahwa suaminya berapa hari ini sering tidak pulang kerumah.


Sedangkan Tian tidak pernah menjenguk Seli di rumah sakit, selama satu minggu pasien di rawat tidak pernah nampak sedikit pun wujud suami di rumah sakit tersebut.


"Sayang aku mau ngenalin Dokter yang telah membantu aku, bahwa Dokter itu ikut mengantar aku demi menjaga pasien nya tetap aman." Kata Seli ingin memperkenalkan Dokter Reno.


Sebagai wujud terima kasihnya Seli memanggil Dokter Reno, meminta kepada Dokter Reno agar turun dari mobil tersebut namun Reno malas menampakan diri kepada Tian.


Namun pasrah akhirnya Reno turun dari mobil tersebut, suami Seli tersebut langsung terkejut ternyata sosok suami mantan kekasihnya Nada.

__ADS_1


Bahkan terkejut saja melihat Dokter tersebut takut memberitahu kepada Istrinya Nada, bahwa Tian sudah mempunyai Istri kedua.


__ADS_2