
Karena merasa putranya belum percaya,berbagai cara di lakukan supaya putranya percaya bahwa mereka tidak memiliki hubungan spesial,berbagai cara bujuk rayu diberikan tian untuk mengelabui
Zion,namun zion tetap tidak percaya pada papanya tersebut.
"Sayang kamu masih kurang percaya sama Papa,bahwa papa tidak memiliki hubungan Spesial dengan teman papa ini."Ucap tian berlutut memohon kepada zion supaya mempercayai tian sebagai seorang papa.
Tian tidak ingin anaknya memberikan pandangan buruk padanya sebagai seorang papa,tian tidak mau anaknya menganggap Bahwa papanya adalah pria yang tidak berotak serta berselingkuh dengan perempuan lain.
"Sekarang jawab pa??? Ini perempuan selingkuhan papa,teman papa atau teman mama??"tanya zion memandang papanya tidak tahu mau ngomong apa lagi.
"Sayang...Perempuan ini adalah teman papa sama mama."jawab tian pada anak pertamanya tersebut.
"Apa benar perempuan ini teman mama juga,
Mengapa lancang sekali datang kerumah kita saat mama tidak ada dan bermesraan berdua Dengan papa,apa itu yang dinamakan teman mama."ucap zion pada papanya.
Kali ini tian hanya bisa diam saja,sudah beribu cara di lakukan tian untuk memberikan jawaban yang tepat pada anaknya tersebut namun zion belum percaya juga.
Tian menatap seli dan menyuruh seli untuk segera pergi karena takut kemarahan anaknya tersebut semakin memuncak pada perempuan tersebut,demi melindungi seli dari kemarahan anak pertamanya tersebut serta melindungi seli itulah cara yang dilakukan
Tian agar seli terlindung dari serangan kemarahan anak pertamanya tersebut.
"Seli tolonglah pergi dari rumah ini,biarkan aku yang berbicara pada anak pertamaku ini,
Agar kamu terlindung juga dari masalah ini."
Ucap tian sambil menggenggam tangan seli.
"Apa??? Kamu mengusirku dari sini."Ucap Seli
Tak habis pikir dengan ucapan tian yang rela mengusirnya tersebut.
"Seli ayolah ini semua juga demi kebaikan kamu,supaya terlindung dari masalah ini."
__ADS_1
Ucap tian melepaskan genggaman tangganya dari tangan seli.
"Tega kamu sayang."Jawab seli merasa tidak suka dengan cara tian mengusirnya dari rumah tersebut.
"Tolonglah aku juga melindungi kamu dari masalah ini."Ucap tian pada seli dan memohon dengan kedua tangannya namun seli tetap tidak pergi.
"Aku tidak suka dengan cara kamu,mengusir
Aku dari rumah ini,kamu akui saja pada putra pertama kamu ini,bahwa kita memang sudah berselingkuh diam-diam tanpa sepengatahuan mamanya."ucap seli emosinya tidak terbendung lagi dan mengatakan apa yang terjadi bahwa perselingkuhan tersebut benar terjadi.
"Papa...Papa mengatakan padaku bahwa tidak berselingkuh dengan perempuan ini."
Ucap zion masih menangis dan tidak suka dengan cara papanya yang tega bermain belakang dari mamanya tersebut.
Zion sebagai anak pertama,serta sangat menyanyangi mamanya ketimbang papanya dan menjadi pembela mamanya ketika
Di sakiti,akan berdiri terus menjadi pembela garda terdepan saat hati mamanya di hancur
"Papa dengan perselingkuhan ini!!! Apa papa pernah berpikir bahwa sudah menyakiti hati mama dan menghancurkan perasaan mama."
Ucap tian menangis dan merasa kecewa dengan sikap papanya yang tidak jujur.
Walau pun zion masih kecil,namun otaknya cerdas bisa membedakan mana yang jujur atau bohong tentang perselingkuhan ini pun,
Zion sudah mencurigai sejak lama bahwa papanya berselingkuh dengan perempuan tersebut dan merasa bahwa tidak mungkin dua orang yang berteman berduaan di rumah
mengakui hanya sebatas teman saja.
"Papa begini loh pa,logika menurut kita saja Bahwa ada ia jika berteman saja datang kerumah tanpa sepengatahuan mama,apa itu yang dinamakan hanya sekedar teman saja."
Kata Zion pada papanya karena tidak merasa masuk akal saja bahwa seli hanya sebatas teman tetapi mengapa di bahwa ke rumah dan romantis lagi dirumah mereka.
"Nak kalau kerumah,papa kamu ini tidak ada ngapain-ngapain dengan perempuan ini."Ucap
__ADS_1
Tian pada putranya.
"Sudahlah kamu jangan berbohong pada putra kamu,akui saja bahwa kita ini memiliki hubungan spesial."seli mengangkat tangannya dan menyarankan tian untuk jujur tentang hubungan mereka berdua.
"Seli aku mohon pergilah dari rumah ini."
Tian memegang tangan seli dan menyuruhnya untuk pergi.
"Sayang jangan seret aku seperti sama dorong aku,tidak suka aku dengan cara kamu seperti ini,baiklah kalau kamu memang mengusirku dari rumah ini demi membela segalanya pada putranya ini,aku minta pisah dari kamu mulai hari ini!!!"seru seli lalu pergi merasa kecewa saat hubungan mereka berdua merasa tidak di hargai serta tidak
Di akui di depan anaknya tersebut.
"Seli...kalau kamu mau pergi sanalah dan jangan mengancam aku untuk pergi,kamu merasa juga kan bahwa kita ini tidak memiliki Hubungan spesial."Ucap tian taktiknya demi mengelabui putranya tersebut.
"Baiklah aku akan pergi dan jangan pernah meminta bantuan padaku dan jumpa aku lagi dan kali ini aku merasa sangat kecewa pada kamu,tadi juga kamu menamparku selama satu tahun kita pacaran diam-diam kamu tidak pernah keras padaku dan hari ini aku Mendapat perlakuan kasar dari kamu."Ucap
Seli sambil menangis lalu pergi.
Ketika seli melangkah dan keluar pintu,lalu seli menatap zion dengan perasaan marah karena tidak bisa di ajak kerja sama untuk menyembunyikan hubungan mereka berdua dari nada.
"Hy kamu anak kecil."Ucap seli menunjukan tangannya dengan enteng ke arah seli.
"Kamu jangan menjadi sosok pembela deh
Di depan mama kamu,terima saja kenyataan
Bahwa papa kamu berselingkuh dengan Saya."Ucap seli menatap tajam dengan perasaan marah pada zion karena anak tersebut menjadi sosok pembela mamanya.
"Sudah pergi kamu tante tante,jangan pernah Nampak kan wajah kamu di depan kami,
Kenapa memangnya saya menjadi pembela mama saya,sampai kapan pun saya akan tetap menjadi pembela mama saya,karena saya terlahir dari sosok seorang mama yang baik,bukan terlahir dari rahim kamu,makanya sampai kapan pun saya tidak akan membela kamu dan merestui hubungan kamu dengan papa saya,kamu tidak cocok untuk menjadi pengganti mama saya karena beda jauh dari mama saya,sangat jauh karena seratus persen mama saya lah yang terbaik buat saya bukan kamu."ucap tian terus terang mengatakan pada perempuan pelakor tersebut bahwa mamanya lah seratus persen menjadi pelindung terbaik dalam hidupnya dan tidak akan pernah ada seorang pun yang akan mengantikan sosok mama nya dalam hati zion tersebut.
"Seli sudahlah pergilah,kalau kamu tidak pergi apa aku perlu menyeret kamu pergi dari Sini??"Ucap Tian merasa risih bahwa seli harus kah mengeluarkan kata-kata kasar pada anaknya tersebut dan tian merasa tidak suka jika putranya di kasari.
__ADS_1