
Kepergian Mama untuk selama nya hampir membuat Nada gila.Nada merasa tidak bakal Ada untuk menjadi teman curhat selamanya.Orang tercinta sudah pergi untuk selama nya namun nyesek di hati bagi Nada Belum pulih.
Saat Nada Di malam hari sedang menangis di ruang tamu,kebetulan Hp Tian terletak di Meja sofa ruang tamu.
Tian pada jam 8 Malam tersebut sedang mandi,sedangkan Anak-anak sudah tidur,Nada terasa sangat capek dan penat,sehabis pulang dari Kampung untuk melihat pemakaman Mama nya untuk terakhir kali.
Namun ada nomor baru yang tiba-tiba menghubungi Hp Tian.Nada pun mengambil Hp tersebut namun nomor baru,awalnya Nada tidak mengangkat namun saat tiga kali hp itu terus berdering,akhirnya mengangkat Nomor Baru tersebut.
"Halo ini dengan siapa??"Tanya Nada pada nomor baru yang menghubungi suaminya.
"Ternyata kamu yang mengangkat nomor Tian,aku kasih tahu sama kamu ia karena akibat Tian terlalu membela kamu sebagai istri,sedangkan aku sebagai selingkuhan hanya di hempas kapan saja kalau dia mau."
Bentak Seli.
Ternyata yang menghubungi Nada tersebut Adalah Seli.Perempuan itu memarahi Nada hingga membuat Nada semakin naik pitam dan Memarahi Seli.
"Kamu dengar selingkuhan.Kamu itu sudah di blokir nomor nya dan suami aku sudah menjauh dari kamu,mengapa kamu menghubungi suami saya."Jawab Nada merasa tidak pantas seorang selingkuhan yang sudah di blokir menghubungi kembali Tian.
"Aku memang sudah di blokir,namun aku mencoba untuk menghubungi dia,aku tidak suka cara dia seperti ini,sampai kapan pun aku tidak dengan cara dia!!!"Seru Seli kepada Nada.
"Dengar penjelasan aku baik-baik,aku ini istri sah nya dan aku berhak untuk bahagia bersama suami ku."Jawab
Nada terhadap suaminya tersebut.
"Terus aku tidak berhak bahagia gitu sebagai selingkuhan nya."Ucap Seli merasa kesal dengan pembicaraan Nada.
"Itu konsekuensi yang harus kamu terima,
Tian sudah punya istri mengapa kamu mendekati nya."Jawab Seli dengan ketus.
"Kalau tidak cowok yang lebih duluan memulai tidak bakal ada seperti ini"Jawab Seli kepada Nada.
"Terus kalau tidak kamu yang mau juga Pasti Suami aku mundur.Kamu karena mau dengan suami saya tanpa memikirkan anak dan istri."Ucap Nada tidak peduli lagi dengan kata kasar nya.
"Kamu dengar iya pokok nya semua di mulai karena suami kamu."Ucap Seli masih tetap tidak terima.
__ADS_1
Tian selesai Mandi,Nada yang melihat Tian keluar dari kamar mandi buru-buru langsung memblokir nomor perempuan selingkuhan Tian itu dan mematikan telpon nya.
Langsung meletakan hp Tian tersebut di meja,supaya suami nya tidak tahu bahwa Nada sedang telponan dengan Seli tersebut.
Belum lagi hilang kesedihannya karena di tinggal oleh Mama nya,sudah datang masalah lagi dalam hidupnya,perempuan selingkuhan Tian,walaupun Tian sudah menjauh namun masih nekat untuk menghubungi suaminya dan tidak pernah mengakui salah atas perbuatan nya kepada Nada.
Nada yang melihat Tian habis mandi itu,masih memikirkan Seli melamun masih takut membayangkan jika Nanti Tian masih memulai lagi hubungan dengan Seli bagaimana.
Ada rasa ketakutan tersendiri di hati Nada,suami Nada kini membuka bisnis bangunan.Ada ketakutan tersendiri bagi Nada jika suaminya nanti kelak menghubungi diam-diam Seli.
"Gue takut dengan suami gue memulai komunikasi lagi dengan Seli."Gumam Nada dalam hati.
"Sayang mengapa melamun,apa yang sedang Di pikirkan.Kamu masih sedih iya atas kepergian Mama."Ucap Suaminya tersebut.
"Iya aku masih sedih."Jawab Nada.
Nada sudah merasa lega sedikit bahwa suaminya sudah berubah,Walau pun kini sudah tidak keluar lagi,lebih banyak menghabiskan waktu dengan Nada dan Anak-anaknya.
Menikmati Uang Seli yang masih sisa 150 juta dengan membuka usaha bangunan tersebut,Dalam hati Tian semoga usaha tersebut berjalan lancar.
"Sayang kamu dapat modal usaha dari mana??"Tanya Nada pada suaminya tersebut.
"Aku minjam dari sahabat aku sayang."Jawab Tian kepada istri nya tersebut.
"Kami minjam berapa sayang??"Tanya Nada pada suaminya.
"Adalah sayang tidak perlu tahu."Jawab Tian kepada Nada.
"Baiklah sayang semoga usaha kamu berhasil Ia."Ucap Nada menepuk bahu suaminya tersebut
"Terimakasih sayang."Ucap Tian kepada Nada.
Akhirnya ada perubahan dalam diri suami Nada.Semenjak kebobrokan nya terbongkar ternyata ada hikmah yang di ambil membuat suami makin berubah dan menyanyangi istri ny tersebut.
Suami Nada mulai menyanyangi diri nya,
__ADS_1
Namun kini ada kegundahan luar biasa bagi Hatinya.Bawa sekarang untuk menceritakan semua masalah nya pun dia tidak tahu kepada siapa?karena merasakan sendiri dalam hidup nya sekarang.
Dulu Mama nya yang menjadi teman curhat bagi dirinya,Namun kini hanya kesepian,seandainya suaminya pergi untuk meninggalkan Nada,dia tidak tahu mau cerita sama siapa lagi.
Bahkan sosok suami pun belum bisa menjadi teman curhat sepenuhnya terhadap Nada. Walau pun suami,Nada masih merasakan sering sendiri tidak ada teman walau sudah punya suami.
Terhadap teman Nada hanya menceritakan hal sewajarnya saja,tanpa memberitahu semua yang ada dalam dirinya berkaitan dengan masalah dan hidupnya.
"Aku punya suami tapi merasa kesepian Terus."Ucap Nada dalam hati tersebut.
"Sayang doakan saja usaha kita akan sukses dan aku berjanji akan membahagiakan kamu sampai kapan pun."Ucap Tian kepada Nada.
"Serius kamu,jangan-jangan nanti kamu selingkuh lagi,tidak cukup satu perempuan di hati kamu."Ucap Nada merasa was-was.
"Sayang aku akan bertahan dengan satu perempuan hanya dengan kamu saja."Jawab Tian terhadap Nada.
Tian lalu mencium kening sang istri dan memeluk sang istri dengan erat.Menandakan dirinya begitu cinta pada perempuan itu dan sangat berarti istri nya tersebut dalam hidup nya.
"Sayang terimakasih ia telah menjadi ibu bagi Anak-anakku."Ucap Tian pada istrinya tersebut.
"Terima Kasih mengapa??"Tanya Nada pada Tian.
"Terima kasih sudah menemani selama hampir 12 tahun pernikahan ini,bahkan kamu sudah tahu keburukan ku di awal menikah dulu,namun awal menikah bahkan kamu masih mempertahankan aku dan sampai sekarang."Ucap Tian menjelaskan semua pada istri nya tersebut.
"Aku juga menyanyangi diri kamu sayang."Jawab Nada Akhirnya luluh juga terhadap Tian.
"Ah sayang jadi terharu dengan kamu."Ucap Tian merasakan kesabaran istrinya tersebut.
"Sayang kamu harus berubah total iya."Ucap Nada menginginkan perubahan pada suaminya tersebut.
"Sayang aku yakin ingin berubah,tolong kamu suport ia sayang."Ucap Tian meminta suport dari istri nya tersebut.
"Baiklah sayang kita akan sama-sama untuk bersama."Jawab Nada juga bucin pada suaminya tersebut.
Tian sudah memesan bahan-bahan bangunan kepada langganan nya untuk di jual lagi,barang tersebut belum semua sampai di toko Tian.
__ADS_1