
Setelah mendengar penjelasan dari tian yang akan menikahinya,barulah seli mempercayai
Tian dan memeluk tian.
"Terimakasih sayang,semoga sayang segera
Menepati janjinya untuk menikahi diriku."
Seli pun lalu memeluk tian dan mereka kembali bermesraan setelah kesalahpahaman tersebut.
"Aku pasti akan menepati janjiku,namun sabar dulu iya sayang."Tian menciumi seli mulai dari kening,pipi dan bibir.
"Aku juga mengucapkan terimakasih padamu,
Karena telah memberikan kepuasan padaku."
Seli memuji serta bangga pada suami orang tersebut,karena selalu ada buat seli di saat kesepian dan hampa.
Hujan datang dan deras di siang hari tersebut,
Menambah kesan dan kehangatan bagi kedua sejoli tersebut di dalam Rumah.
Karena cuaca dingin dan turun hujan...
Mereka pun pelukan saat duduk di sofa tersebut dan menambah kesan keharmonisan bagi mereka berdua.
Tian pun mengecek anaknya yang sedang tidur tersebut karena hujan turun dan cuaca dingin,anaknya terlelap dalam tidur,Tian melihat anaknya tersebut memasukan tangan kedalam mulut tahu persis bahwa anak ketiganya tersebut nadira sedang kehausan.
"Tunggu dulu bentar,Aku mau buatin susu formula sama aku nadira yang umur 4 tahun itu,dari pada nanti menangis menganggu kita berduaan,tunggu bentar sayang!!."Tian lalu
Ke dapur memasakan air hangat untuk membuat susu untuk anaknya tersebut.
Tian mengambil dodotan anaknya,lalu membuatkan susu tersebut dan memberikan pada anaknya nadira.
Nadira yang tadi memasukan tangan tersebut,
Tian pun melepaskan tangan anaknya tersebut dari mulut lalu memasukan dodotan tersebut dan nadira pun meminumnya.
Tian memegang dodotan tersebut selama anaknya meminumkan susu tersebut,selesai
Minum anaknya pun langsung tenang dan tidur nyenyak,tian mencium kening kedua anaknya tersebut dan mengusap rambut anaknya karena sayang.
Selesai memberikan minum anaknya tian pun menghampiri seli,Namun seli sudah lebih duluan berdiri di pintu kamar tersebut dan melihat tian memberikan susu formula tersebut pada anaknya.
"Sayang kamu sudah berdiri di pintu itu!!!."
Ucap Tian lalu menyuruh seli untuk duduk saja dulu.
"Kamu telaten juga dalam mengurus anak."
Seli memperhatikan ada jiwa kebapakan pada tian.
"Aku memang telaten dalam mengurus anak."
Tian memuji diri sendiri lalu meletakan dodotan tersebut di meja.
"Bagus dong...Biar nanti kita punya anak kamu telaten juga dalam mengurus,nanti kalau aku sayang jadikan istri kedua,kita mau
__ADS_1
Punya berapa anak."Seli memberikan pertanyaan tersebut karena sudah ngebet banget ingin menikah dengan tian.
Karena ketampanan dan kegantengan tian lah,yang membuat seli terpesona dan cinta mati padanya.
"Kamu ganteng banget sih sayang."Ucap Seli yang menatap tian dengan serius saat menyelimuti anak-anaknya karena dingin.
Seli pun duduk di sofa ruang tamu tapi tian langsung mengajaknya untuk mengobrol
Dalam kamar.
"Mengapa duduk di sana."Tian yang sudah tidak tahan lagi ingin bermesraan dengan seli
Yang memakai baju seksi dan cantik itu.
"Aku hanya ingin bersantai saja,terus aku mau duduk dimana."Jawab seli yang mengeluh mengapa dirinya di komplain duduk di sofa tersebut.
"Sini ikut aku,masuk dalam kamar saja,
Mengobrol dalam kamar saja kita."Tian mengajak seli lalu memegang tangan seli supaya bisa mengikuti ajakan Tian ke dalam kamar.
"Mau kemana kita??."Tanya seli pada tian.
"Ke dalam kamar,kemana lagi kalau tidak Kedalam kamar."Jawab tian pada kekasihnya tersebut.
"Hmm akan ku ikuti kamu masuk kedalam kamar."Seli mulau kegirangan ketika dirinya tahu akan berduaan dengan tian.
Ini yang di tunggu-tunggu olehnya,ingin
Berduaan dalam kamar bersama tian,
Untuk tamu datang saja,seli membandingkan kamar yang ada
Di Rumahnya.
Dalam kamar seli ruangan kamar sangat Besar,serta lengkap dengan kamar mandi
Di dalam,namun dalam kamar tian kamar mandi tidak ada dan kamar tersebut kecil sekali.
Dalam kamar seli ada ruangan untuk make up,lemari besar pajangan untuk
Tas brandednya,parfum serta koleksi-koleksi mahalnya.
Dalam kamar di rumah tian tersebut terdapat kasur yang harga standar untuk tamu,berbeda dengan kasur di kamar seli Yang di beli oleh suaminya dulu pada saat mereka menikah harganya sangat mahal.
Tian pun menyuruh nada untuk duduk,
Namun seli agak sungkan untuk baringan Di tempat tidur tersebut.
"Sayang sini baringan."Tian mengajak seli untuk baringan di kamar tersebut namun seli masih canggung untuk baringan karena kulitnya sensitif.
"Sayang mengapa kamu diam,kamu sensitif ia kulitnya di kasur ini,karena jauh
Beda dengan kasur kamu di rumah.
Seli pun akhirnya baringan di kasur tersebut,karena tidak enakan pada tian yang menyinggung masalah kulitnya yang sensitif,karena takut tian tersinggung akhirnya dirinya mau baringan dalam kamar tersebut
Tian pun langsung memegang tangan seli menciumnya,mencium pipi,mencium
__ADS_1
Bibir membuat seli tidak berdaya.
Di cium oleh suami orang tersebut membuat seli senang saja,karena dengan cara begitulah seli memikat hati suami orang.
Ketika tian mencium bibir seli,perempuan
Tersebut membalasnya dengan ciuman spektakuler dan hot,membuat hasrat Bercinta tian pun semakin tinggi.
Tian lalu mencium leher gadis tersebut dan seli pun mencium balik tian,membuat
Keduanya semakin romantis selama
dalam ranjang tersebut.
Mereka pun menikmati cuaca dingin dan
Turun hujan tersebut,saling memeluk satu sama lain,hingga baringan bersama.
"Anak kamu pulang jam berapa."Tanya seli pada tian.
"Biasa jam tengah satu mereka pulang."
Jawab tian lalu mencium lagi kening seli
Dan menciumi tubuh seli yang harum tersebut.
"Jadi nanti kamu jemput anak kamu."
Ucap seli pada tian tersebut.
Karena melihat kondisi masih hujan dan cuaca dingin semakin menambah momen mesra mereka,mereka saling berpelukan.
Baru kali ini seli di ajak untuk ke rumah tian,
Jam menunjukan jam 12 siang,karena kondisi sedang hujan tersebut tian ingin menjemput anaknya zion,namun tidak bisa karena lebatnya hujan.
Seli melarang tian untuk menjemput zion karena masih hujan,namun tian nekat ingin
Menjemput tian sekitar jam satu nanti,
Karena kondisi tidak bisa naik motor,Tian pun
Meminjam mobil seli,namun seli tidak menyetujuinya karena tidak suka dengan anaknya tian.
"Sudah tidak perlu kamu jemput anak kamu."
Seli melerainya karena ketidaksukaannya terhadap anaknya tian.
Seli tidak menyukai anak-anak tian,namun
Di depan tian seli berpura-pura menyukai.
"Sayang,Aku mohon berikan aku kunci mobilnya aku boleh meminjam mobil kamu,
Aku mau menjemput anak aku."Ucap Tian
Sambil memohon pada seli,karena takut anaknya nanti di larikan oleh penjahat karena zion masih terlalu kecil untuk pulang sendiri.
__ADS_1