Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
Lahiran Semakin Dekat


__ADS_3

Usia kandungan nada sudah mendekati 9 bulan,namun biaya lahiran belum terkumpul karena ujian datang bertubi-tubi terhadap nada.


Tabungan untuk biaya lahiran nanti sudah terpakai untuk kebutuhan mereka saat anak ketiganya sakit,uang tersebut terpakai semua.


Sedangkan nada hanya bekerja seorang diri dan membiayai kebutuhan rumah seorang diri karena suaminya tidak bisa di harapkan untuk bekerja.


Lahiran yang sudah dekat tersebut nada hanya bisa mengelus dada karena keadaan yang tidak membaik datang menghampiri nada,saat hendak mau lahiran biaya belum terkumpul nada pusing memikirkan biaya tersebut dan sedang memilah otak hendak meminjam pada siapa lagi untuk biaya persalinan nanti.


"Aku meminjam uang pada siapa lagi nanti,


Diri ini mau lahiran namun biaya untuk persalinan nanti tidak ada."Nada termenung


di depan pojok rumahnya di hari minggu saat nada libur kerja.


Suaminya tian melihat istrinya sedang melamun dari tadi seperti banyak beban pikiran dalam pikiran nada,tian pun mencoba menanyakan tentang masalah istri mengapa melamun dari tadi.

__ADS_1


"Sayang kamu kenapa,dari tadi aku perhatikan kamu melamun saja sepertinya beban pikiran kamu sedang banyak istriku."Tian menepuk pundak istrinya dari belakang.


Nada tidak menjawab pertanyaan suaminya tersebut karena sekarang otaknya sedang buntu memikirkan tentang uang.


"Suamiku andai kita menjadi orang kaya,


mungkin beban pikiran aku tidak sebanyak ini."ucap nada tiba-tiba mengeluarkan spekulasi seperti itu yang membuat tian terkaget karena selama mereka menikah baru kali ini tian melihat istrinya mengeluh seperti ini.


"Istriku...Kamu lagi banyak pikiran masalah apa yang sedang kamu hadapi sekarang."


Ucap tian memeluk istrinya tersebut.


di ambil suami istri ini,mereka kembali romantis lagi serta memperbaiki hubungan suami istri agar komunikasi tetap berjalan lancar seperti awalnya.


"Sayang,aku lagi memikirkan tentang biaya persalinan,aku sebentar lagi mau lahiran namun uang tabungan sudah tidak ada untuk persalinan nanti."Nada menangis di hadapan Tian karena sakitnya merasa tidak ada uang.

__ADS_1


"Sayang kamu menangis,kamu dalam tidak baik saja."Ucap tian lalu memeluk nada dan menenangkan nada di saat sudah menangis.


"Bagaimana aku tidak menangis,aku sedang memikirkan biaya persalinan anak kita,


sedangkan kamu tidak bekerja."nada menangis lagi.


Tian inisiatif jika nanti nada lahiran maka tian akan meminta uang pada seli,sehingga tian menyuruh nada untuk santai saja,tian menawarkan akan mencari bantuan kepada temannya untuk biaya persalinan nanti.


"Sayang kamu tenang saja,aku akan mencari uang untuk biaya persalinan nanti,jadi kamu Tenang saja."Tian menenangkan sang istri supaya tidak banyak pikiran,tian takut anak yang di dalam kenapa-kenapa jika nada banyak pikiran.


"Kamu mau cari biaya persalinan dari teman Kamu yang mana sayang???"Tanya Nada kepada suaminya.


Nada bingung berapa minggu ini suaminya berubah menjadi lebih perhatian semenjak anaknya nadira sakit,nada pun merasa heran yang biasanya suaminya tidak mau tahu tentang biaya persalinan kini menjadi lebih peduli kepada nada.


"Sayang kamu serius akan mencari biaya persalinan untukku."nada kegirangan karena tian membantu biaya persalinan nanti dengan cara meminjam uang pada teman-temannya.

__ADS_1


"Serius sayang aku akan membantu biaya persalinan nanti,tetapi dukung aku dulu untuk mendapatkan biaya persalinan itu nanti."ucap


Tian pada istrinya tersebut.


__ADS_2