Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
Seli Sembuh


__ADS_3

Seli mulai pulih dari keguguran tersebut mulai bisa bertemu dengan anaknya, selama Seli sakit tidak boleh bertemu dengan anaknya untuk sementara waktu.


..."Seli kamu sudah bisa bertemu dengan anak kamu, Kan sudah siuman dan membaik."Kata Dokter Reno....


"Serius Dok saya sudah bisa bertemu dengan anak saya! Begitu rindu saya dengan si kecil ku."Seli gembira tidak sabar ingin bertemu putri kecilnya.


"Nanti akan aku temani bertemu Olive di ruangannya."Ucap Dokter Reno turut membantu Seli.


"Terima kasih Dokter, Sudah banyak menolongku dalam situasi genting seperti ini melebihi peran dari suamiku Tian."Seli bercanda.


"Suami kamu kan manusia tidak berotak! masih sanggup menyalahkan kamu tidak bisa mempertahankan anak yang ada dalam kandungan."Kata Dokter Reno.


"Bagaimana Dokter saya juga menyesali pernikahan saya ini."Jawab Seli.


"Hmm banyak bersabar saja semua akan lebih mudah seiring berjalannya waktu pasti sanggup menghadapi semua."Ucap Dokter Reno.


"Dokter temani saya bertemu anak."Kata Seli meminta di temani.


"Baik saya akan temani."


Dokter Reno lalu memapah Seli menuju kamar anaknya Olive yang sudah rindu dengan Mamanya, ingin di peluk terus dengan Mamanya.


Sampailah mereka di kamar Olive dan anak tersebut dengan infus terpasang gembira ketika Mamanya datang melihatnya, selama ini Olive mengira bahwa Mamanya pergi tinggalkan dia di rumah sakit serta tidak akan kembali lagi.


"Mama...Olive rindu."Olive Rindu samping membentangkan tangannya untuk di peluk Mamanya.


Seli berlari menghampiri anaknya yang sudah membentangkan kedua tangannya, begitu rindu dengan putri kecilnya sudah satu minggu mereka tidak bertatap muka.


"Nak ibu juga rindu."Seli memeluk Olive dengan erat.


Seli lalu mencium pipi anaknya dengan penuh kasih sayang, berharap anaknya bisa sembuh dari sakit walau pun harta kelak akan habis yang penting anaknya bisa sembuh.


Seli tidak ingin kehilangan kedua kalinya,masih berat memang mengikhlaskan anaknya yang keguguran dalam kandungan tersebut namun semua sudah takdir selain mengikhlaskan.


"Mama kemana saja?"Tanya Olive.


Lalu Olive memperhatikan badan Mamanya,ketika Olive melihat perut Mamanya kempes tidak besar lagi bertanya mengapa perut Mamanya kecil dan kemana adiknya dalam perut tersebut.

__ADS_1


"Mama adik dalam perut mana? Mengapa perut Mama tidak besar lagi?"Tanya Olive.


Pertanyaan dari Olive makin membuat Seli down tidak sanggup untuk menjawabnya,jika Seli menjawab Olive akan menangis ketika adiknya dalam perut tidak ada lagi bisa membuat Olive down.


"Mama baik-baik saja kan?"Tanya Olive.


"Baik-baik saja Nak."


"Adek mana Mama?"Olive mulai menangis.


Seli menatap ke arah Dokter Reno bingung untuk menjawab pertanyaan dari putri kecilnya tersebut, kali ini Seli ingin menjawab yang tidak membuat anaknya down.


"Adik sudah lahir Nak."Ucap Seli harus berbohong demi kesehatan Olive.


Olive merasa bahagia ketika mendengar bahwa adiknya telah lahir, ingin langsung melihat adiknya yang sudah lahir tersebut tidak sabar ingin bermain bersama dengan adik kecilnya.


"Yee adik telah lahir, bolehkan Olive bertemu dengan adik Mama?"Tanya Olive kepada Mamanya.


"Bisa Nak, tetapi dengan syarat anak Mama sembuh dulu biar bisa sembuh lihat adik."Jawab Seli dengan hancur.


"Yaaa mengapa harus sembuh dulu Mama?Padahal Olive pingin jumpa adik."Olive menangis tidak di pertemukan dengan adiknya.


"Baiklah Mama...Biar Olive bisa jumpa adek,Olive janji sama Mama akan sembuh seutuhnya dan gak mau buat Mama makin down."Olive memeluk Mamanya.


"Baik sayang...Berjanjilah pada Mama untuk sembuh biar kita bisa kumpul sama Mama dan adek."Kata Seli memeluk anaknya tersebut.


"Baik Mama, sebenarnya Olive bosan disini pingin pulang pingin main-main sama teman dan adek."Olive menangis.


"Sayang jangan menangis dong! Harus kuat Nak jalani berapa operasi semua operasi yang anak Mama jalani semua demi kesembuhan anak Mama."Seli menghibur anaknya tersebut.


"Menurut Mama...Olive ini masih bisa sembuh?"Tanya Olive kepada Mamanya.


"Maksud kamu Nak?"Tanya Seli dibuat bingung.


"Seli sebenarnya merasakan sakit terus menjalani operasi ini Mama! Namun demi Mama dan adik...Olive harus jadi anak yang kuat." Ucap Olive menangis.


^^^"Iya dong sayang kamu harus kuat! Mama akan selalu di rumah sakit bersama kamu."Ucap Seli memeluk lagi anaknya tersebut.^^^

__ADS_1


"Mama di rumah siapa teman adik?"Tanya Olive.


"Bibi Sari yang menemani adik Nak."Jawab Seli.


Seli akhirnya menemani anaknya di kamar Olive di rawat di rumah sakit tersebut, ketika suster sedang memeriksa kesehatan Olive.


...Dokter Reno mengajak Seli untuk mengobrol sejenak, bahwa Dokter Reno ingin memberikan nasehat masalah keguguran jangan diberitahu dulu pada Olive supaya jangan membuat Olive down....


"Seli...Sebaiknya jangan kamu bongkar dulu hal apa pun terjadi pada anak kamu! Tidak baik untuk sekarang demi kesehatan mental anak kamu juga."Saran Dokter Reno ketika mereka berbicara di luar kamar Olive di rawat.


"Itulah Reno, saya juga tidak tega untuk memberitahu semua pada putri kecil saya."Jawab Seli bibirnya bergetar terasa sakit.


"Sebaiknya kamu diam dulu! Tunggu Olive sembuh barulah semua diberitahu dengan pelan-pelan agar dia mengerti."Kata Dokter Reno.


Seli yang belum sepenuhnya sembuh dari keguguran tersebut, masih merasakan nyeri di perutnya tersebut masih tidak sanggup untuk berdiri lama-lama.


"Dokter kita duduk saja! Seli tidak sanggup berdiri."Kata Seli sejenak mendudukkan diri di lantai.


"Seli mengapa duduk di lantai?"Tanya Dokter Reno lalu dengan sigap mengambil kursi.


"Seli duduk di sini saja jangan di lantai."Dokter Reno memberikan bangku pada Seli.


"Terima kasih Dokter."Ucap Seli.


Seli mulai merasakan getaran cinta ketika melihat wajah Dokter Reno tersebut, begitu tampan ternyata pria itu ketika di lihat.


Seli semakin kagum melihat kebaikan Dokter Reno terhadapnya, mempunyai hati yang mulia serta tidak pernah membedakan pasien selalu memberikan terbaik buat pasiennya.


"Dokter kamu itu baik menurut saya."Seli menunjukan perhatiannya.


"Masa?"Tanya Dokter Reno geer.


"Iya Dokter! Selain Dokter cakep ternyata mempunyai hati yang sangat mulia terhadap pasiennya."Jawab Seli.


"Kamu bisa saja Seli membuat saya jadi bangga."Kata Dokter Reno.


"Aduh Dokter, saya ngomong fakta terhadap semuanya."Seli tersenyum.

__ADS_1


"Terima kasih Seli."


"Dokter boleh tidak? Temani saya ke rumah Mbak Nada besok? Untuk meminta maaf kepada anak-anaknya,saya juga ingin membawakan makanan serta mainan pada anak Mbak Nada."Ucap Seli tulus ingin minta maaf pada Nada perempuan yang telah disakiti hatinya tersebut.


__ADS_2