Mama Kuat Dan Tangguh

Mama Kuat Dan Tangguh
Mama Hebatku


__ADS_3

Belakangan ini Tian sering keluar rumah sampai pulang larut malam, membuat Nada bertanya dalam hati kemana suaminya pergi tidak mungkin jumpa dengan klaim terus menerus.


Bahkan Tian sering sekali tidak makan malam di rumah karena Tian sudah makan malam di luar, hingga di rumah tidak ada nafsu untuk makan lagi, merasa setiap hari masak namun Tian tidak pernah makan malam di rumah Nada mempertanyakan hal itu kepada suaminya tersebut.


"Papa, mengapa sih setiap Mama masak makan malam tidak pernah di makan?" Kata Nada kepada suaminya tersebut.


"Mama, setiap Papa keluar pasti sudah makan bersama teman bisnis Papa." Jawab Tian kepada istrinya tersebut.


"Kebanyakan jumpa teman bisnis, mama tidak percaya papa jumpa teman bisnis terus sampai tidak ada waktu makan malam di rumah!" Kata Nada merasa tidak bisa lagi suaminya menghargainya sebagai istri.


"Sayang papa ini jumpa teman bisnis bukannya jumpa yang lain." Ujar Tian kepada Nada.


"Ya elah masih saja bohong! Jumpa teman bisnis mulu." Jawab Nada seakan tidak percaya.


"Sayang kamu tidak bisa lagi mempercayai aku sebagai suami." Kata Tian kepada Nada.


"Jangan karena Papa terus jumpa kawan bisnis Papa, kita jadi sering ribut seperti ini apa yang di bahas di luar sana dari pagi sampai larut malam??" Tanya Nada.


Nada menjadi marah melihat suaminya sering pulang larut malam, bahkan Tian saat berubah dulu tidak ada sama sekali pulang larut malam sangat menghargai Nada.


Kini Tian kembali ke sifat aslinya tersebut karena terkena pengaruh dari Seli istri simpanannya tersebut, bahkan Seli sering sekali mempengaruhi Tian supaya jangan pulang kerumah.


Namun Tian tidak mau walau pun pulang larut malam, masih tahu jalan untuk pulang kerumahnya.


Tian masih menyanyangi Nada sepenuhnya dan tidak bakal ada yang bisa mengantikan posisi Nada sebagai seorang ibu dari anak-anak Tian.


Bahkan sosok Seli pun sering sekali menghasut Tian untuk membenci Nada dan anak-anak, namun Tian tetap tidak terpengaruh dengan hasutan tersebut.


Tian diam saja saat Seli menjelekan istri pertama Tian, namun bukan berarti Tian sepenuhnya membela Seli cuman untuk sekedar menghargai wanita itu.

__ADS_1


" Sayang sudah lah!! Janganlah kita bertengkar lagi seperti awal-awal membentuk rumah tangga, capek banget rasanya!" Kata Tian capek bertengkar.


"Capek kamu bilang??? Dengar Tian dari dulu aku yang capek berdebat dengan kamu." Ucap Nada marah-marah tidak percaya dengan suami.


"Kalau kamu tidak percaya aku bisa menunjukan dengan siapa aku nongkrong kalau kepercayaan itu sekarang sudah tipis sekali." Kata Tian ingin menunjukan foto saat bersama teman-temannya.


Foto bersama teman itu adalah foto di masa lalu saat suka mabuk, namun demi membuat istri percaya Tian tetap menunjukan foto tersebut.


"Tunggu dulu!! Ini baju dua tahun yang lalu bukan nya setiap kamu keluar aku tidak pernah melihat baju tersebut tetapi saya tahu baju ini bukannya sudah rusak." Kata Nada tidak percaya.


"Hmmm baju ini masih ada, masih aku simpan sayang." Kata Tian dengan alibinya.


"Jangan bohong kamu!! Ini foto yang kamu tunjuk padaku foto dua tahun yang lalu." Kata Nada semakin penasaran dengan segala pertanyaan menjebak di ajukan ke Jefri.


"Sayang bukan ini tidak foto lama ini foto baru loh sayang." Tian menggeleng kepala.


"Serius kamu!! Aku tahu banget loh sayang baju yang sekarang sering di pakai sama baju yang sudah mulai rusak." Kata Nada tahu banget kalau baju tersebut sudah koyak bahkan tidak layak di pakai lagi.


"Bodoh banget sih aku! Mengapa tidak cari alasan lain saja sudah tahu istri pintar banget lagi saat mengamati foto suaminya." Kata Tian dalam hati.


"Masih pandai berbohong lagi sayang." Ujar Nada mencubit suami nya untuk jujur kepada dirinya.


"Sayang itu serius foto baru."


"Kita lihat Cctv selama kamu keluar apakah pernah memakai baju tersebut." Nada semakin pintar untuk menjebak.


Tian akhirnya diam saja sama sekali tidak berkutik dengan jebakan serta banyak nya pertanyaan yang di berikan oleh istrinya tersebut mengenai foto tersebut.


"Kamu tidak bisa menjawab sayang karena kamu tidak berkutik lagi!" Kata Nada mendekat ke suaminya tersebut.

__ADS_1


"Sayang oke papa jujur, sebenarnya Papa pergi minum-minum sama kawan." Kata Jefri pura-pura jujur pada hal waktunya lebih banyak habis bersama Seli.


Seketika itu Nada langsung syok banget,selama ini Nada berpikir suaminya sudah berubah banget namun hari ini Nada di buat kecewa dengan pengakuan suami.


"Astaga!! Selama ini aku mengira kamu sudah berubah namun tidak ada perubahan sama sekali dari hidup kamu."


Nada menggeleng kepala serasa bodoh sekali mempercayai suami seratus persen sudah berubah, namun yang di dapat dengan pengakuan tersebut hanya sebuah rasa kecewa yang besar.


"Sayang kamu meminta aku untuk jujur sama sekali ,aku tidak ingin menyakiti hati kamu sayang." Kata Tian berlutut di kaki istrinya.


Tian memohon maaf kepada istrinya tersebut bahwa atas pengakuannya telah menyakiti hati Nada bahkan sudah melukai hatinya tersebut.


Atas pengakuan tersebut membuat Nada sakit hati tidak percaya lagi atas semua perkataan suami, kali ini Nada merasakan Tian sudah kembali seperti dulu lagi.


Tian tidak kembali ke hal negatif tersebut cuman Tian lebih banyak menghabiskan waktu di rumah Seli, setiap hari istri simpanan nya tersebut selalu mengajak ketemu.


"Oh minum sama teman, tolong kamu pikirkan lagi kamu bisa saja minum bareng bersama teman kamu, tetapi jika aku tidak sanggup lagi maka aku tidak akan bertahan maka aku akan memutuskan untuk bercerai sama kamu." Kata Nada terhadap suami.


Nada masih memaklumi untuk hari ini namun tidak untuk berulang-ulang, perempuan itu masih memberikan kesempatan namun jika sudah fatal Nada akan mengambil keputusan untuk bercerai.


"Jika aku sudah mengambil keputusan maka aku akan meminta cerai sama kamu."


" Sayangggggggggg." Kata Tian membujuk Nada.


"Tidak perlu memanggil aku sayang, kamu ubah sifat kamu!" Jawab Nada gondok.


"Oke sayang...Aku akan berubah namun kemarin Papa ini untuk buang suntuk saja bersama teman-teman." Kata Tian.


Pura-pura dengan alibinya kumpul bareng teman, ada urusan bisnis bersama klaimnya tersebut namun faktanya Tian satu harian di rumah istri simpanannya tersebut.

__ADS_1


Seli meminta pada Tian untuk selalu datang kerumah nya setiap hari, istri simpanan sudah mengancam jika tidak datang kerumah sehari sekali Tian harus ceraikan dia sebagai ancaman dari Seli.


__ADS_2