
Tian hanya berjanji saja namun tetap pulang larut malam, demi menemui istri simpanannya tersebut, perempuan itu bisa membuat pria empat anak ini berubah.
Melihat suaminya belum pulang juga pada hal jam sudah menunjukan jam setengah satu malam tersebut, perempuan itu menyuruh pembantu untuk menjaga anak-anaknya.
Nada ingin memberikan efek jera kepada Tian suaminya tersebut, perempuan ini juga ingin mengetahui reaksi suami ketika Nada pulang malam.
Dengan mengendarai mobil pajero hitam Nada pergi menyetir sendirian, tanpa ngomong sama suami bahwa Nada meluangkan kepenatan dirinya di sebuah taman.
Namun pada saat di tengah taman tersebut tampak pria berjas hitam sedang mampir ketaman tersebut, akibat suntuk nya di antara mereka tersebut.
Ternyata pria itu adalah Reno karena suasana sepi, serta lampu terdapat lampion saja mereka sama-sama kurang jelas mengenal pada hal mereka sama-sama saling mengenal.
"Renoooooooo." Panggil Nada.
Nada yang sedang duduk di bangku taman tersebut, menoleh ke arah Reno karena pria itu sangat di kena olehnya, ternyata mantan Nada di masa lalu.
"Nadddd mengapa kamu di tengah malam sendirian begini??" Tanya Reno menghampiri Nada.
Reno syok banget ketika melihat mantan kekasihnya duduk di tepi taman sambil termenung, untung Reno bisa menemukan Nada di tepi jalan kalau tidak Nada bisa bahaya sendiri di taman sepi tersebut.
"Dulu waktu gadis gue suka sekali kesini Reno, namun pertama kali lagi aku kesini untuk menghibur diri." Jawab Nada nampak seperti tertekan batin.
"Nad u are okay?" Tanya Reno menghampiri Nada.
__ADS_1
"Gue baik-baik saja Reno, hmm sekarang sudah jadi dokter kamu! Oh iya btw boleh nanya adik kamu sudah di mana sekarang?" Tanya Nada kepada Reno.
"Adik aku sudah jadi pebisnis muda sekarang sudah punyai 20 butik dan kuliner 4." Jawab Reno.
"Hmmm bangga banget aku melihat kalian berdua sudah sukses." Kata Nada merasa bangga.
Nada bangga pria yang pernah masuk dalam hidupnya tersebut, kini sudah sukses bahkan bukan Reno saja yang sukses melainkan adiknya Reno ikut mencapai cita-citanya.
"Tetapi dia sekarang tidak serumah dengan aku! Bentar lagi adik aku akan menikah juga sudah punya rumah sendiri dia." Jawab Reno.
Nada berlinang air mata merasa bersalah sudah meninggalkan Reno, bahkan karena terpikat cinta Tian, perempuan itu rela meninggalkan Reno yang belum sukses tersebut.
"Kamu ngomong-ngomong mengapa di taman sendirian Nad? Kalau ada orang jahat yang ingin melukai kamu gimana?" Kata Reno kepada Nada.
"Gue suntuk di rumah Reno." Jawab Nada.
"Nad kamu di rumah tidak ada masalahkan dengan suami??" Tanya Reno.
Soalny Reno hampir setiap hari ketempat tersebut, taman tersebut merupakan tempat favorit Reno untuk singgah tempat tersebut memberikan seribu kenangan saat bersama Nada sewaktu pacaran dulu.
"Kamu mengapa di sini Reno?" Tanya Nada balik lagi.
"Tempat ini kan tempat favorit aku Nad!" Jawab Reno.
__ADS_1
"Oh iya sampai aku lupa dengan semua tempat favorit kamu." Kata Nada.
"Hmmm beginilah jika menikah bahkan mantan kekasih pun sudah ikut di lupakan dari dalam hati." Kata Reno sambil bercanda.
Tian pulang habis menemui Seli, namun saat Tian masuk dalam kamar tidak menemui Nada, sedangkan anak-anaknya sudah pada tidur semua biasanya Nada sudah tidur dengan anaknya atau menunggu Tian pulang.
Namun Tian kebingungan tidak di temui olehnya istri di rumah, bahkan sudah semua ruangan di hampiri Tian namun tidak menemui Nada.
"Sayangggggggggggg." Panggil Tian memanggil nama Nada.
Lalu Tian bertanya kepada pembantu kemana istrinya pergi, pria itu tahu banget istrinya bukan tipe suka keluar malam, mengingat lagi perkataan Nada sewaktu mereka berantam kemarin.
"Pasti dia marah sama aku, makanya istriku mencoba untuk keluar malam! Pasti istriku nongkrong bareng temannya." Kata Tian dalam hati.
Nada pun pulang setelah melihat jam karena seperti biasa Tian pulang jam segitu, perempuan itu langsung menyetir Mobilnya sebelum pergi minta izin pamit kepada Reno.
"Reno gue pamit pulang dulu." Ucap Nada kepada Reno.
"Iya Nad, hati-hati di jalan...Bye." Jawab Reno sambil tersenyum.
Sampai lah Nada di rumah sedangkan Tian sudah menunggu Nada di ruang tamu dalam hati Tian kecewa dengan aksi nekat Nada.
"Gue kecewa banget sama loh!! Bisa kamu keluar sampai jam setengah 3 pagi." Ucap Tian lalu berdiri ngomel sama istrinya.
__ADS_1
"Apa bedanya sama kamu!" Jawab Nada santai namun rasanya sakit banget sebenarnya keluar malam sendiri untuk menenangkan pikiran.
"Aku ini cowok! Kamu itu cewek kalau ada apa-apa di jalan siapa yang tahu coba, siapa yang mau menolong kalau ada yang mau berbuat jahat sama kamu gimana?? Jawab Tian kuatir jika istrinya pulang malam.